
Sinergia | Kota Madiun – Ribuan penumpang turun dan berangkat dari Terminal Tipe A Purboyo Madiun dalam masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sesuai data, puncak kedatangan penumpang tercatat pada Kamis (25/12/2025) atau hari H Natal dengan jumlah armada bus masuk terminal sekitar 900 unit. Angka tersebut melonjak dibandingkan momentum Natal tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan tahun lalu itu naik sekitar 57 persen. Tahun lalu puncak arus mudik itu hanya sekitar 500 unit armada yang masuk ke terminal. Itu seiring kebijakan yang kami perketat bahwa armada bus harus masuk ke terminal ini,” terang Kasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali lmron Sabtu (27/12/2025).
Termina Purboyo telah memperketat pengawasan terhadap bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk masuk ke terminal. Pasalnya, sebelumnya mereka kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal.
“Usai kebijakan itu kami berlakukan itu berdampak pada jumlah bus yang masuk ke terminal. Baik AKDP dan AKAP meningkat sampai 203 persen. Tentunya itu terlihat juga pada jumlah penumpang yang naik signifikan,” uajrnya.
Kenaikan jumlah penumpang pada puncak arus mudik Nataru tercatat 70-80 persen dibandingkan hari biasa. Sesuai data, penumang melonjak 6-7 ribu per hari di momen Natal tahun ini. “Kalau hari biasa itu hanya 2-3 penumpang per hari. Kedatangan didominasi dari daerah Jakarta, Jogjakarta dan Surabaya,” kata Ali.
Terminal Purboyo bersama TNI-Polri dan instansi terkait meningkatkan keamanan dan pengawasan selama masa angkutan Nataru ini. Termasuk pengoperasian 18 titik CCTV guna memantau pergerakan armada bus maupun penumpang di terminal.
“Posko siaga 24 jam bersama TNI-Polri dan instansi terkait. Fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, toilet sampai akses jumput penumpang kami siapkan dengan baik,” imbuhnya.
Disisi lain, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang, petugas juga rutin melakukan pengecekan terhadap armada bus. Termasuk pengecekan kesehatan awak bus yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun.
“Ramp cek kami lakukan rutin terhadap armada bus yang masuk terminal. Juga kondisi kesehatan sopir dan kernetnya juga kami pantau. Karena mereka ini membawa penumpang banyak. Jadi harus dipastikan kondisinya layak jalan selama momen Nataru ini,” tegas Ali Imron. Terminal Purboyo Madiun juga tengah mempersiapan guna arus balik mendatang. Bahkan, opsi penambahan armada dengan tujuan Jakarta dan kota-kota besar lainnya. “Arus balik diperkirakan pada 3-4 Januari nanti. Jika diperlukan, kami akan menyiapkan armada tambahan. Tetapi itu menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan nantinya,” pungkasnya. (Krs).