Berita Terkini
Trending Tags

Museum Transit di Ponorogo, Pamerkan Artefak Cagar Budaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
artefak-artefak yang tersimpan di balai penyelamatan yang berada di bekas Gedung SDN Patihan Kidul,
Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ponorogo sangat kental akan sejarah dan kebudayaan. Jadi tidak heran jika banyak ditemukan benda-benda atau artefak peninggalan sejarah di Kota Reog ini. Seperti artefak-artefak yang tersimpan di balai penyelamatan yang berada di bekas Gedung SDN Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Ponorogo.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat sekitar 50 artefak yang telah dikumpulkan. Koleksinya beragam, mulai dari Yoni, patung-patung, hingga kepingan uang koin kuno dari masa lampau.

Nah, sebagai upaya untuk melakukan inventaris benda-benda bersejarah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat, yang bekerja sama dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bakal mendirikan museum transit. Museum ini direncanakan berlokasi di kawasan Pemkab Ponorogo, tepatnya di Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Nantinya, seluruh koleksi akan dipindahkan ke Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) yang berlokasi di atas bukit kapur di Kecamatan Sampung.

“Jadi sebelum dipindahkan ke MRMP, artefak-artefak yang sudah diinventarisasi akan terlebih dahulu dipamerkan di museum transit. Museum ini kami dirikan untuk menampung dan menampilkan koleksi sementara,” jelas Kabid Kebudayaan Disbudparpora Ponorogo, Oki Widyanarko, Senin (14/04/2025).

Sementara itu, tim dari Disbudparpora bersama TACB terus melakukan inventarisasi artefak di berbagai wilayah di Ponorogo. Salah satu temuan terbaru adalah Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) berupa struktur batuan kapur di Desa Pandak, Kecamatan Balong.

“Museum transit ini ibarat miniatur museum. Di sinilah kami mulai belajar tata kelola museum sebelum semuanya dipamerkan secara penuh di MRMP,” tegas Oki.

Ia menjelaskan, meskipun bersifat sementara, museum transit akan tetap memiliki sistem kurasi. Artefak akan dikelompokkan berdasarkan periodisasi sejarah, mulai dari era pra-sejarah, Hindu-Buddha, Islam, kemerdekaan, hingga era reformasi.

“Fungsinya memang sementara, tapi museum ini menjadi tempat penampungan koleksi sebelum siap dipamerkan di MRMP. Kami juga membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki koleksi artefak untuk menitipkan atau bahkan menghibahkannya ke museum,” jelasnya.

Warga yang merasa memiliki atau menemukan artefak cagar budaya dapat melapor ke Disbudparpora. Selanjutnya, artefak akan didaftarkan dan dikaji oleh TACB sebelum ditetapkan secara resmi.

“Nanti akan dikaji dan dilaporkan ke tim ahli. Mereka yang berwenang menentukan apakah benda tersebut layak menjadi koleksi museum,” tambahnya.

Museum transit ini juga direncanakan akan dilaunching oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Dalam pengembangannya, museum tidak hanya akan menampilkan benda purbakala, tetapi juga akan memutar film-film sejarah untuk edukasi pengunjung.

“Jadi, sambil melihat artefak, pengunjung juga bisa menonton film sejarah. Museum ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut retribusi,” pungkas Oki.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Bentuk Forum EIGERIAN, Eiger Wadahi Kolaborasi Antar Komunitas Petualang Madiun 

    Bentuk Forum EIGERIAN, Eiger Wadahi Kolaborasi Antar Komunitas Petualang Madiun 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan anggota dari berbagai komunitas pecinta alam di Madiun Raya berkumpul dalam sebuah gathering bersama salah satu merek perlengkapan petualangan terbesar di Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi momen peresmian forum EIGERIAN Madiun, wadah bagi para penggiat alam terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi. EIGER Tropical Adventure, merek lokal yang telah berdiri […]

    Bagikan
  • Pengurus KONI Terbentuk, Bupati Madiun Ingin Ada Ivent Olahraga Setiap Bulan

    Pengurus KONI Terbentuk, Bupati Madiun Ingin Ada Ivent Olahraga Setiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengatakan meskipun mendapat anggaran 1.8 M, geliat dunia olahraga di bumi kampung pesilat harus mendunia. Sebab itu berbagai macam ivent dari cabang olahraga wajib dihelat setiap bulan. Hal itu dikatakan Hari Wuryanto ketika menerima audensi pengurus KONI Kab Madiun masa bahkti 2025-2029. ” Ya meski ditengah […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal. “Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para […]

    Bagikan
  • Dugaan Serangan Jantung, Lansia Ditemukan Tewas di Area Persawahan

    Dugaan Serangan Jantung, Lansia Ditemukan Tewas di Area Persawahan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Baluk, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, digegerkan oleh penemuan sesosok pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di tepi pematang sawah, Senin malam (30/06/2025). Korban diketahui bernama Mohammad Hasim (75), warga Desa Sumursongo, Kecamatan Karas. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi kaku dengan pakaian lengkap. Di lokasi kejadian juga […]

    Bagikan
expand_less