Berita Terkini
Trending Tags

Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali kota madiun melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Pro JKK-JKM, Foto : Krs/Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madiun mencatat telah membayarkan manfaat program jaminan sosial ketenaga kerjaan (Jamsostek) kepada peserta dengan total nilai sebesar Rp. 58,8 Miliar rupiah. Angka tersebut dari total TK klaim sebanyak 4.168 kasus klaim periode Januari hingga November 2025. Sementara data per 26 Desember 2025, tercatat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Madiun sebanyak 51.293 peserta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun, Zefriansyah mengungkapkan dari 51.293 peserta, 17.484 tenaga kerja merupakan kepesertaan aktif dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) Pemerintah Kota Madiun. Total iuran penerimaan yang dibayarkan mencapai Rp. 3 miliar rupiah.

“Klaim manfaat Pro JKK-JKM Kota Madiun periode Januari-November 2025 ini tercatat Rp. 6,2 miliar rupiah. Jadi klaim rationya mencapai 206 persen. Jadi program ini memiliki nilai manfaat lebih bagi penerimanya,” terang Zefriansyah saat dikonfirmasi pada Senin (29/12/2025).

Dari klaim manfaat Rp. 58,8 miliar yang disalurkan, Rp. 656 juta merupakan beasiswa bagi anak yang orang tuanya meninggal dunia saat bekerja. Total penerima beasiswa tercatat sebanyak 130 anak.

“Jadi anaknya itu akan dibiayai mulai dari TK sampai dengan kuliah itu mendapatkan beasiswa untuk 2 orang anak. Kalau anaknya belum sekolah, tetap diberikan saat nanti dia masuk sekolah. Jadi anak-anak ini nantinya tetap terjamin pendidikannya,” imbuhnya.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun mencatatkan 44.800 tenaga kerja di Kota Madiun belum tercover Jamsostek. Untuk itu, BPJS bersama Pemkot Madiun akan menindaklanjuti serta mengevaluasi terkait langkah kepesertaan Jamsostek kedepannya.

“Kedepannya, sesuai dengan komitmen Wali Kota Madiun tadi, dari 44 ribu yang belum mendapatkan Jamsostek akan coba dikroscek lagi, data mana yang bisa masuk dalam Pro JKK-JKM. Harapan kita adalah seluruh masyarakat di Kota Madiun ini terlindungi secara jaminan sosial yang menyeluruh,” pungkas Zefriansyah.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi usai penandatanganan kesepakatan bersama dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Pro JKK-JKM mengungkapkan jaminan sosial itu bagian program Pemkot Madiun untuk melindungi warganya. Pro JKK-JKM Kota Madiun diberikan untuk melindungi tenaga kerja (terutama rentan/informal) dari risiko kecelakaan dan kematian saat bekerja. Selain itu, juga mencegah beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan serta meningkatkan kesejahteraan melalui jaminan sosial, sekaligus menargetkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

“Kalau yang meninggal itu tulang punggung keluarga itu akan meninggalkan beban ekonomi yang ditinggalkan. Kita tidak maulah hal seperti itu, maka ini kita berikan asuransi BPJS. Jadi yang ditinggalkan atau ahli warisnya itu semuanya sudah terjamin, baik jaminan kematian atau beasiswa bagi anak,” ujar Maidi.

Maidi menambahkan kedepan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Madiun akan ditingkatkan. Hal itu merujuk pada pekerja yang belum tercover sekitar 40 ribu lebih. “Ini jaminan akan kita tambah dan perluas. 40 ribu itu kan yang bisa masuk Pro JKK-JKM kan desil 1-5. Maka akan kita cek lagi. Termasuk soal pembayaran, jika tidak bisa dicover APBD, maka akan kita coba lewat CSR dari perusahaan-perusahaan besar di Kota Madiun,” pungkas Maidi.

BPJS Ketenagakerjaan mengimbau seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal, untuk memastikan kepesertaan tetap aktif. Hal itu demi mendapatkan perlindungan menyeluruh dari risiko kerja dan sosial ekonomi di masa depan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kepala Kantah ATR/BPN Kota Madiun Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

    Mantan Kepala Kantah ATR/BPN Kota Madiun Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan putusan perkara tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Pembangunan Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun atas nama Terdakwa Sudarmadi pada Rabu (18/06/2025). Sidang digelar secara hybrid (online) dimana Terdakwa berada di Rutan Kelas I Medaeng, sedangkan Jaksa Penuntut […]

    Bagikan
  • Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Madiun kini tidak hanya fokus pada distribusi beras. Namun, mulai Januari 2026 ini, Bulog juga mendapatkan tugas untuk mendistribusikan Minyakita dari produsen ke pengecer. Ini bagian langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng bagi masyarakat. Agung Sarianto, Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun mengatakan skema distribusi Minyakita ini […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
  • Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kios Pasar Burung Srijaya yang Terbakar

    Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kios Pasar Burung Srijaya yang Terbakar

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pasar Burung Srijaya Kota Madiun pada Rabu (28/01/2026). Bersama tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota dan Polsek Kartoharjo, tim Labfor menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi pada Senin (26/01/2026) lalu tersebut. Kompol Mujo Prajoko, Kapolsek Kartoharjo mengatakan […]

    Bagikan
  • Komplotan Pencuri Satroni Toko, Gasak 3 HP

    Komplotan Pencuri Satroni Toko, Gasak 3 HP

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian yang dilakukan tiga orang komplotan terekam kamera pengawas (CCTV) di dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Para pelaku terdiri dari dua pria dan satu wanita, beraksi dengan tenang sebelum menggondol sejumlah barang berharga milik karyawan dan pemilik toko. Rekaman CCTV berdurasi sekitar 27 detik yang beredar […]

    Bagikan
  • Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    Razia Warung Esek-Esek,  Satpol PP Amankan 6 Wanita Gemoy, Satu Positif HIV 

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Praktik prostitusi terselubung di wilayah Kabupaten Madiun kembali terbongkar. Operasi gabungan digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) dan Dinas Sosial di tiga wilayah. Petugas mendapati sebanyak enam pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Mejayan, Pilangkenceng dan Saradan pada Selasa dinihari (27/05/2025). Hasil pemeriksaan […]

    Bagikan
expand_less