
SInergia | Magetan – Upaya memperkuat ketahanan pangan digencarkan Polres Magetan. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di lahan pertanian Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
Agenda nasional ini merupakan bagian dari program percepatan swasembada pangan 2026. Pelaksanaan panen digelar serentak di seluruh Indonesia dan dipantau melalui zoom meeting yang diikuti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto).
Kegiatan di Magetan turut dihadiri Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo, para pejabat utama Polres Magetan, Kepala Dinas Pertanian Magetan Ir. Uswatul Hasanah, Kepala BPS Magetan, jajaran Forkopimca Kawedanan, perwakilan Bulog Sub Divre Ponorogo, Pemerintah Desa Ngunut, hingga kelompok tani setempat.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penegasan komitmen pemerintah pusat hingga daerah dalam mendorong kemandirian pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu fokus swasembada pada 2026.
Dalam sambutannya, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengungkapkan penghargaan kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya panen raya tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat sehingga panen raya ini bisa berjalan baik. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden,” ujar Kapolres, Kamis (8/1/2026).
Kapolres menegaskan bahwa Polri tidak mengambil alih peran petani, namun berfungsi memastikan setiap tahapan program berjalan aman dan lancar.
“Polri berada pada posisi sebagai pendamping dan penggerak, sementara petani tetap menjadi pelaksana utamanya. Kami memastikan seluruh kegiatan berlangsung dengan aman,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga berharap Kabupaten Magetan dapat terus memperkuat posisinya sebagai daerah penghasil pangan yang mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.
“Harapan kami, Magetan bisa semakin mandiri dan menjadi salah satu penopang lumbung pangan nasional. Semoga kegiatan ini membawa peningkatan kesejahteraan bagi para petani,” ungkapnya.
Panen raya jagung serentak 2026 ini dipantau langsung oleh pemerintah pusat melalui zoom meeting untuk melihat progres di seluruh kabupaten/kota. Program swasembada pangan tidak hanya menyasar padi, tetapi juga komoditas strategis lain seperti jagung, singkong, kedelai, dan tebu.
Keterlibatan seluruh instansi pemerintah serta masyarakat menjadi kunci percepatan target swasembada pangan nasional tahun 2026. (Nan/Krs).