Berita Terkini
Trending Tags

Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
AIF seorang remaja 15 tahun beserta barang bukti 1 unit sepeda motor berhasil diamankan petugas, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus Maospati pada Selasa (30/12/2025) lalu. Dari rekaman CCTV memperlihatkan AIF masuk ke area penyimpanan, mengambil uang sekitar Rp. 70 ribu dari toples kas, kemudian membawa kabur Honda Beat milik pemilik toko, Sutikno Sigit (64).

Sutikno mengaku tak pernah menyangka remaja yang sering ia sambut layaknya keluarga itu menjadi pelaku pencurian.

“Anak itu saya anggap seperti anak sendiri. Biasa main ke rumah. Tapi waktu itu, saya ke belakang sebentar, kuncinya hilang. Saya curiga, langsung buka CCTV, ternyata memang dia,” ungkap Sutikno.

Ia menuturkan, AIF memanfaatkan momen ketika situasi di rumah sedang sepi. “Di dalam kaleng ada sekitar tujuh puluh ribu, dia ambil. Motor saya juga langsung dibawa,” ujarnya.

Unit Reskrim Polsek Maospati berhasil mengamankan pelaku pada Selasa (6/1/2026) dini hari. AIF ditemukan tertidur kelelahan di pinggir jalan setelah menempuh perjalanan lebih dari 200 kilometer dari Magetan menuju Sidoarjo dengan motor curian tersebut.

“Dari identifikasi dan hasil pencarian titik koordinat, pelaku kami temukan di daerah Krian, Sidoarjo,” ujar Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih.

Dalam pemeriksaan, remaja itu mengaku mengambil motor karena rindu ibunya yang tinggal bersama kerabat di Surabaya.

“Motifnya karena ingin menemui ibunya. Itu yang disampaikan pelaku,” kata Kapolsek.

Polisi menyita motor dan uang sebagai barang bukti. AIF dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian. Namun karena masih di bawah umur, kasus ditangani melalui Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Untuk sementara, pelaku dikenai wajib lapor setiap Senin di Polsek Maospati. Sementara proses diversi tengah disiapkan agar penyelesaian dapat mengedepankan pendekatan keadilan restoratif.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial membuka penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra. Pengumpulan bantuan dimulai sejak Senin (01/12/2025) hingga Kamis (04/12/2025) sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap masyarakat terdampak di wilayah barat Indonesia. Dinas Sosial Kota Madiun mendirikan posko tanggap darurat di halaman kantor dinas sebagai […]

    Bagikan
  • Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir Sungai Bengawan Madiun, Senin (25/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di aliran sungai kawasan desa setempat. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta Seleksi PPPK Meninggal Sehari Sebelum Hari Ujian

    Seorang Peserta Seleksi PPPK Meninggal Sehari Sebelum Hari Ujian

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 di Kabupaten Madiun dilaporkan meninggal dunia sehari sebelum pelaksanaan ujian kompetensi dimulai. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan bahwa total peserta yang terdaftar mengikuti seleksi tahap dua ini mencapai 1.067 orang, dengan […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sebuah aksi pencurian di toko kelontong yang berada di kawasan Pasar Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Rabu (14/05/2025). Dalam rekaman berdurasi 1 menit 20 detik itu, tampak seorang perempuan mengenakan hijab biru tua dan masker mengambil sejumlah barang tanpa melakukan pembayaran. Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut terlihat […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
  • Dorong Peningkatan Hasil, Bupati Ajak Petani Pakai Pupuk Organik

    Dorong Peningkatan Hasil, Bupati Ajak Petani Pakai Pupuk Organik

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Dalam rangka mewujudkan pertanian sehat dan berkelanjutan, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengajak petani di wilayahnya untuk mulai beralih menggunakan pupuk organik. Langkah ini tidak hanya dianggap lebih ekonomis tetapi juga lebih ramah lingkungan serta meningkatkan kualitas hasil panen. Hal itu diungkapkan Sugiri saat tatap muka dengan kelompok tani di Kelurahan […]

    Bagikan
expand_less