Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 367
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
 Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang, Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang berdampak pada perjalanan KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun. Akibat banjir yang makin meluas, PT KAI melakukan sejumlah pembatalan dan rekayasa perjalanan sejumlah KA jarak jauh. Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 4 KA terpaksa dilakukan pembatalan demi keselamatan penumpang.

“Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api,” ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari dalam siaran pers Minggu (18/01/2026).

Dampak rekayasa pola operasi tersebut,  sejumlah KA jarak jauh yang berangkat dari maupun melintasi wilayah Daop 7 Madiun dibatalkan. Diantaranya KA 151 Brantas relasi Blitar–Pasarsenen, KA 152 Brantas relasi Pasarsenen–Blitar, KA 269 Matarmaja relasi Malang–Pasarsenen dan KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen–Malang. 

“Atas pembatalan itu, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Image Not Found
 Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang, Foto : Kris-Sinergia

Tohari menambahkan selain pembatalan, sejumlah KA jarak jauh juga mengalami keterlambatan signifikan. Berdasarkan data KAI hingga Minggu (18/1/2026) pukul 06.00 WIB, keterlambatan KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun diantaranya KA Matarmaja (KA 270) relasi Pasarsenen–Malang terlambat 648 menit dan berada di Karangsono, KA Brantas (KA PLB 152) relasi Pasarsenen–Blitar terlambat 678 menit dan berada di Pemalang. Selain itu, juga KA Brawijaya (KA 38) relasi Gambir–Malang terlambat 622 menit dan berada di Petarukan dan KA Majapahit (KA PLB 246B) relasi Pasarsenen–Malang terlambat 499 menit dan berada di Pemalang.

“KAI berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi terkini seiring perkembangan penanganan di lapangan,” pungkas Tohari.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, komunitas musik Rock MRC menggelar event kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Acara ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan musik rock tanah air, khususnya dalam upaya regenerasi musisi muda. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Founder Rock MRC, […]

    Bagikan
  • Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    Penusukan di Depan Pasar Ngale, Pemilik Angkringan Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi penusukan terjadi di depan Pasar Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis (28/08/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang pria tak dikenal menikam seorang pemilik angkringan hingga meninggal dunia. Pelaku disebut datang lebih dulu ke salah satu angkringan dan memesan kopi. Beberapa waktu kemudian korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, lalu […]

    Bagikan
  • Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, Empat Pekerja Diamankan

    Polres Madiun Kota Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, Empat Pekerja Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Madiun Kota berhasil mengungkap dugaan praktik peredaran rokok ilegal. Kasus ini terkuak saat petugas Sat Narkoba mendapati mobil yang dicurigai membawa narkotika di wilayah Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun pada Sabtu (06/12/2025). Dari hasil penggeledahan, petugas malah mendapati paket rokok illegal hendak dikirim melalui jasa […]

    Bagikan
  • Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet. Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu […]

    Bagikan
  • Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    Jelang Hari Raya, Sejumlah Bumbu Dapur Terus Alami Kenaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh pembeli maupun pedagang yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Pantauan di Pasar Legi, Rabu (26/3), menunjukkan cabai rawit yang sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram kini melonjak […]

    Bagikan
expand_less