Berita Terkini
Trending Tags

Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polsek Sukorejo amankan balon udara, selongsong petasan berbagai ukuran, petasan siap ledak, serta bahan peledak, (18/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul untuk membuat petasan dan balon udara, meski telah berulang kali diperingatkan.

Tiga anak diamankan di Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, setelah kedapatan membuat puluhan petasan berbagai ukuran. Aktivitas tersebut dilakukan di rumah milik Malikah, warga Dukuh Sawahan RT 02 RW 02.

Sementara itu, empat anak lainnya diamankan di Desa Gandukepuh, tepatnya di rumah milik Moh. Indrik, Dukuh Tempuran RT 02 RW 02. Di lokasi ini, petugas menemukan balon udara berukuran besar dengan panjang sekitar 8,4 meter dan diameter 4 meter.

Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, mengatakan para anak tersebut membuat petasan secara otodidak dengan belajar dari media sosial. Bahan-bahan seperti serbuk peledak dibeli secara patungan, baik dari toko maupun secara daring.

“Anak-anak ini belajar dari media sosial, kemudian membeli bahan secara patungan. Bahkan untuk kertas, mereka menggunakan buku pelajaran sekolah,” ujarnya.

Image Not Found
Ketujuh anak dibawah umur pelaku pembuat petasan meminta maaf ke orang tua masing masing, Foto : Ega-Sinergia

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara, selongsong petasan berbagai ukuran, petasan siap ledak, serta bahan peledak seperti serbuk belerang dan booster.

Meski demikian, mengingat para pelaku masih di bawah umur, polisi tidak melakukan proses hukum lebih lanjut. Ketujuh anak tersebut hanya diberikan pembinaan, peringatan, serta diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan yang kerap diwarnai dengan penggunaan petasan dan balon udara.

“Ke depan, kami akan meningkatkan langkah preventif dan penegakan hukum agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parluh PSHT Pusat Madiun 2026, R. Moerdjoko Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2031

    Parluh PSHT Pusat Madiun 2026, R. Moerdjoko Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 3.407
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Agung Madiun telah dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. Agenda sidang berlangsung di dua lokasi, yakni Jalan Merak No. 10 dan Jalan Merak No. 17, Kota Madiun. Rapat pleno hari kedua dibagi ke dalam dua komisi. Komisi A […]

    Bagikan
  • Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya pencarian terhadap Rizuka Putra Ramadhan (4), bocah yang dilaporkan hilang di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga Selasa (14/4/2026) siang masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, hingga Brimob terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Kapolsek Saradan, AKP Sukoco, mengatakan pencarian dilakukan […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dilakukan Polres Magetan. Melalui Unit Kamsel Satlantas, program Police Goes to School dengan konsep Polisi Sahabat Anak digelar di RA Roudhotul Jannah dan TK PGRI Panekan, Kecamatan Panekan. Kegiatan edukatif itu dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan, Ipda Anjas Wisudarto, bersama anggotanya. […]

    Bagikan
  • TKD Dipotong Rp. 261 M, DPRD Ponorogo Soroti Defisit APBD 2026

    TKD Dipotong Rp. 261 M, DPRD Ponorogo Soroti Defisit APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti kondisi keuangan daerah yang diproyeksikan defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna dengan agenda pembacaan nota pengantar Rancangan APBD 2026 oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Gedung DPRD pada Rabu (19/11/2025). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno,  menegaskan bahwa […]

    Bagikan
  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
expand_less