Berita Terkini
Trending Tags

Warga Bendo Magetan Diresahkan Isu Peredaran Uang Palsu Sasar UMKM

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Desa Setren dan Kleco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan diresahkan dengan beredarnya uang palsu, (18/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Keresahan melanda warga Desa Setren dan Kleco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyusul informasi dugaan peredaran uang palsu di lingkungan mereka. Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial hingga grup percakapan warga dalam beberapa hari terakhir.

Informasi yang beredar menyebutkan uang pecahan Rp100 ribu diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi di sejumlah usaha kecil, seperti warung, toko kelontong, hingga layanan BRILink. Sasaran utamanya adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan transaksi bernilai kecil yang umumnya tidak melalui pengecekan ketat.

Sejumlah warga mengaku nyaris menjadi korban. Salah satunya menceritakan pengalaman menerima uang yang belakangan tidak dapat digunakan saat hendak disetor maupun dipakai bertransaksi.

“Awalnya saya kira uang hasil penjualan biasa. Tapi saat mau disetor lewat ATM tidak bisa, lalu ketika dicoba untuk pembayaran di SPBU, baru diketahui uang itu diduga tidak asli,” ungkap seorang warga, Rabu (18/3/2026).

Kekhawatiran juga disampaikan warga lain yang mengingatkan pelaku UMKM agar lebih teliti dalam menerima pembayaran tunai, terutama dari pembeli yang belum dikenal. Menurutnya, transaksi sederhana justru kerap dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku usaha kecil harus lebih waspada. Jangan sampai ada korban berikutnya karena kelengahan saat menerima uang,” ujarnya.

Meski kabar tersebut telah menyebar luas, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari aparat berwenang terkait kebenaran dugaan peredaran uang palsu tersebut. Namun masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan menerapkan metode 3D (dilihat, diraba, dan diterawang) untuk memastikan keaslian uang.

Selain itu, warga diminta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan indikasi uang palsu agar dapat segera ditindaklanjuti. Situasi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di tingkat desa, untuk lebih cermat dalam setiap transaksi tunai. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlintasan KA Di Magetan Dibuka Usai Kecelakaan Maut, Polisi Perketat Penjagaan

    Perlintasan KA Di Magetan Dibuka Usai Kecelakaan Maut, Polisi Perketat Penjagaan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api berpintu di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali dibuka secara normal pada Senin (19/05/2025) petang setelah sempat ditutup akibat kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh pemotor. Kecelakaan pada Senin siang saat KA Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang menabrak tujuh pengendara sepeda motor […]

    Bagikan
  • LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Selama 3 minggu di tahun 2025, Kodam V/Brawijaya berhasil mencatatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jawa Timur seluas 217.711 hektare. Dari angka itu, jajaran Korem 081/DSJ menyumbangkan sekitar 30 persen atay 63.491 hektare.  Pasi Wanwil Korem 081/DSJ Mayor Inf Suwandi mengungkapkan target LTT di bulan Januari 2025 seluas 70.320 Hektare. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Matangkan Aturan Pemilihan Wakil Bupati Jika Bupati Sudah Definitif

    DPRD Ponorogo Matangkan Aturan Pemilihan Wakil Bupati Jika Bupati Sudah Definitif

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo mulai menyiapkan perangkat aturan sebagai antisipasi apabila jabatan Wakil Bupati Ponorogo nantinya kosong. Persiapan tersebut dilakukan melalui penyusunan rancangan tata tertib (tatib) pemilihan wakil bupati untuk sisa masa jabatan 2021–2026, sehingga proses pengisian jabatan dapat segera dilaksanakan ketika seluruh persyaratan hukum telah terpenuhi. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) […]

    Bagikan
  • Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    Geledah Kantor DPMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Dokumen hingga Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian penggeledahan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu di Kota Madiun. Titik penggeledahan dilakukan di rumah tersangka diantaranya rumah Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, rumah Rochim Ruhdiyanto pada Rabu (21/01/2026) serta rumah Thariq Megah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Kamis (22/01/2026). Selain di rumah […]

    Bagikan
  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.833
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
  • Ekskul Tari SDN Balerejo 01 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

    Ekskul Tari SDN Balerejo 01 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pesatnya arus informasi dan masuknya budaya asing di era globalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan budaya lokal. Dunia pendidikan pun dituntut menghadirkan ruang yang mampu menanamkan nilai-nilai budaya daerah kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari. Upaya tersebut dilakukan SDN Balerejo 01, Kabupaten Madiun, yang menjadikan kegiatan ekstrakurikuler […]

    Bagikan
expand_less