Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Ngawi, Puluhan Rumah Terendam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 365
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
banjir terjang puluhan rumah di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ngawi pada Selasa siang hingga sore (20/1/2026) memicu serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Banjir, tanah longsor, hingga robohnya tiang listrik dilaporkan terjadi hampir bersamaan. Daerah paling terdampak berada di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar.

Sungai setempat tak mampu menahan debit air dan meluap, merendam sedikitnya 50 rumah warga. Ketinggian air di dalam permukiman mencapai setengah meter. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Air yang masuk dengan arus kuat bahkan mengakibatkan tembok rumah jebol dan menyeret perabotan keluar. Satu unit truk milik warga yang diparkir di pinggir jalan terbawa arus hingga terseret ke area perkebunan.

Seorang warga, Darni, menuturkan bahwa banjir terjadi begitu cepat. “Air datangnya tiba-tiba. Sejak siang hujan tidak berhenti, tembok rumah saya ambruk dan banyak barang terhanyut,” ungkapnya.

Image Not Found
banjir terjang puluhan rumah di Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar. Foto : Kus-Sinergia

Di Kecamatan Ngrambe, tepatnya Desa Wakah, hujan deras menyebabkan tebing setinggi sekitar empat meter longsor. Material tanah menutup separuh badan Jalan Raya Ngrambe sehingga arus lalu lintas tersendat. Untuk sementara, jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Kerusakan juga terjadi di Desa Ketanghung, Kecamatan Sine. Hujan deras dan angin kencang merobohkan beberapa pohon serta tiang listrik. Salah satu tiang dilaporkan menimpa sepeda motor warga, namun tidak ada laporan korban jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yudha Putra, menyebut hujan intensitas tinggi menjadi pemicu utama berbagai peristiwa tersebut. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, perangkat desa, dan warga masih melakukan pembersihan di lokasi-lokasi terdampak.

“Curah hujan yang sangat tinggi memicu banjir besar di Kedunggalar, kemudian longsor dan tumbangnya tiang listrik di wilayah Sine. Saat ini pembersihan material terus dilakukan,” jelas Prila.

BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan, terutama warga yang bermukim di daerah rawan seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut. Pengelola Program dan Keuangan […]

    Bagikan
  • Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026). Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. […]

    Bagikan
  • Gadis Disabilitas Hilang di Magetan, Ditemukan Tewas Tenggelam di Bojonegoro

    Gadis Disabilitas Hilang di Magetan, Ditemukan Tewas Tenggelam di Bojonegoro

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ilut Apriliani (15) gadis penyandang disabilitas intelektual asal Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, yang sebelumnya dilaporkan hilang di hutan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Solo, wilayah Bojonegoro, pada Minggu (11/5/2025). Kabar penemuan jasad korban diperkuat dengan beredarnya video amatir yang menunjukkan sejumlah petugas Badan Penanggulangan […]

    Bagikan
  • Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun, Kamis (27/8/2026). Massa mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Dalam aksinya, buruh mengecam maraknya kasus korupsi yang terungkap dalam beberapa waktu terakhir. […]

    Bagikan
  • Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    Hutan Gunung Bancak Terbakar, Warga Khawatir Api Merembet ke Permukiman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Bancak di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026). Api sempat bergerak dari kawasan atas menuju bagian bawah hingga mendekati permukiman dan sejumlah jaringan utilitas warga. Titik api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Melihat kobaran yang berpotensi meluas, sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Idul Adha 1446 H, Disnakan Magetan Catat 132 Ekor Sapi Disembelih di RPH Magetan

    Idul Adha 1446 H, Disnakan Magetan Catat 132 Ekor Sapi Disembelih di RPH Magetan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Rumah Penyembelihan Hewan (RPH) milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan ramai dikunjungi warga pada hari pertama Iduladha, Jumat (06/06/2025). Banyak masyarakat memilih memanfaatkan fasilitas ini karena dianggap lebih aman dan sesuai syariat. Salah satu pengguna jasa RPH, Yuli Budiono, mengungkapkan alasan dirinya mempercayakan proses penyembelihan di fasilitas milik pemerintah […]

    Bagikan
expand_less