Berita Terkini
Trending Tags

Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 245
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun serahkan KTP El kepada warga seusai mengurus layanan Adminduk saat Bhakti Harmoni Bersahaja berlangsung. (22/1/2026). Foto : Tova Pradana

Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa.

Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana Bersahaja yang digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kamis (22/1/2026). Melalui skema tersebut, petugas registrasi desa diberi kewenangan dan akses untuk mengajukan layanan adminduk melalui sistem terintegrasi milik Dispendukcapil.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, mengatakan Sarapan Pecel dirancang untuk memangkas jarak dan waktu layanan yang selama ini harus ditempuh warga hingga ke Mall Pelayanan Publik (MPP) atau kantor kecamatan.

“Kami ingin layanan adminduk benar-benar dekat dengan masyarakat. Setiap desa diberikan kewenangan melayani administrasi kependudukan melalui inovasi Sarapan Pecel. Pelayanannya efektif, cepat, dan langsung,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, sistem ini terhubung langsung dengan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) melalui perangkat dan aplikasi pendukung yang digunakan oleh petugas desa. Meski demikian, proses verifikasi dan validasi akhir tetap dilakukan oleh Dispendukcapil untuk menjaga kualitas dan keabsahan dokumen.

“Petugas registrasi desa sudah kami fasilitasi akses ke SIAK. Pengajuan bisa dilakukan di desa, sementara verifikasi tetap di Dukcapil. Jadi, standar dan keamanannya tetap terjaga,” jelasnya.

Melalui Sarapan Pecel, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan, mulai dari Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), akta pencatatan sipil, hingga Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI). Untuk KTP-el, setelah dicetak di kantor Dispendukcapil, dokumen akan dikirimkan langsung ke alamat pemohon melalui layanan pos secara gratis.

Selain layanan tatap muka di desa, Dispendukcapil Kabupaten Madiun juga mengoptimalkan layanan digital melalui SENOPATI Web Mobile, sebagai pengganti layanan berbasis WhatsApp yang sebelumnya digunakan.

Dampak langsung inovasi ini dirasakan oleh warga. Hanita, salah satu warga Desa Karangrejo, mengaku terbantu dengan kemudahan layanan adminduk di desanya.

“Tadi bikin KTP cepat dan lancar. Datang sekitar setengah sepuluh, 15 menit kemudian sudah selesai. KTP lama saya rusak, gambarnya dan tulisannya sudah tidak jelas,” katanya.

Ia menilai kehadiran layanan pemerintah melalui kegiatan Bahana Bersahaja dan Sarapan Pecel sangat membantu masyarakat desa.

“Kami tidak perlu lagi jauh-jauh ke MPP atau ke pusat pemerintahan di Caruban. Pelayanan seperti ini sangat meringankan warga,” ujarnya.

Dengan inovasi Sarapan Pecel, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap layanan administrasi kependudukan dapat semakin inklusif, merata, dan mudah diakses hingga ke tingkat desa. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan tinggi hingga lebih dari 10 jam akibat gangguan operasional di lintas Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dampak insiden tersebut merembet ke berbagai daerah operasi, termasuk wilayah Daop 7 Madiun. Gangguan operasional KA itu juga menyebabkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta. Manager Humas KAI […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memperingati hari jadi ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas insan KAI. Melalui donor darah, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial, baik di lingkungan internal maupun dengan […]

    Bagikan
  • Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    Komitmen KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan KA Sebidang

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keselamatan berlalu lintas merupakan hal utama. Termasuk saat melintas di perlintasan kereta api (KA) sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga. Meski begitu, tersiar kabar burung jika bakal ada pengurangan personil untuk yang berjaga di perlintasan KA sebidang. Menyikapi hal itu, PT KAI Daop 7 Madiun memastikan seluruh pintu perlintasan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas usai Terjatuh dan Terlindas Truk Dump

    Pengendara Motor Tewas usai Terjatuh dan Terlindas Truk Dump

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pengendara sepeda motor Mu’alim (66) tewas usai terlindas truk di Jalan Raya Madiun – Ponorogo, tepatya masuk Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (24/7/2025). Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara, Sumilan warga Desa Sendangrejo Kecamatan/Kabupaten Madiun turut diamankan beserta truk nopol AE 9215 J. Ardiansyah, […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
expand_less