Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Taman Wisata Tawun Ngawi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 79
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Seorang bocah berusia 9 tahun, Rasa Dwi Alhafis, meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di kolam renang Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026) pagi.
Korban diduga tenggelam setelah berpindah dari kolam renang anak-anak ke kolam renang dewasa yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter. Saat kejadian, korban tengah berwisata bersama ibunya dan seorang tetangga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban awalnya berenang di kolam khusus anak-anak. Namun, ketika ibunya meninggalkan lokasi untuk membeli makanan, korban diduga berpindah ke kolam dewasa.
Beberapa saat kemudian, korban ditemukan dalam kondisi tenggelam. Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Kasreman. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Nur Kholida, tetangga korban yang turut mengetahui kejadian tersebut, mengatakan korban sebelumnya berenang bersama rombongan. Saat ibunya pergi membeli makanan, korban kemudian ditemukan telah tenggelam.
“Ditinggal ibunya beli Pop Mie, ditemukan sudah tewas tenggelam. Anak ini tidak mempunyai riwayat epilepsi, sehat, murni karena tenggelam,” kata Nur Kholida.
Korban merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Kabar duka tersebut membuat kedua orang tua korban terpukul. Sang ibu, Sukati, 45 tahun, warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, terlihat menangis saat menunggu proses pemeriksaan jenazah di Puskesmas Kasreman.
Ayah korban, Katimun, 50 tahun, juga datang ke puskesmas. Ia tampak tak kuasa menahan tangis ketika melihat dan mencium putranya untuk terakhir kali.

Kepala Subsektor Kasreman, IPTU Taufik Kasana, membenarkan adanya kejadian bocah tenggelam di kolam renang Taman Wisata Tawun.
“Telah terjadi anak tenggelam di kolam renang akibat tidak bisa berenang. Kita datang ke lokasi dan mengevakuasi korban ke puskesmas, tetapi sudah meninggal dunia. Saat kejadian ditinggal ibunya membeli jajan. Kedalaman kolam sekitar 1,5 meter,” ujar Taufik.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban di Puskesmas Kasreman. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal akibat tenggelam.
Petugas kepolisian juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan terkait kronologi peristiwa.
Selanjutnya, polisi berencana meminta keterangan dari pihak pengelola Taman Wisata Tawun untuk mengetahui kondisi dan sistem pengawasan di area kolam renang saat kejadian. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





