Berita Terkini
Trending Tags

Ketum PSHT M. Taufiq Bicara Soal Parluh 2026 hingga Hak Merek Kelas 41

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 46 menit yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketum PSHT M. Taufiq tegaskan Parluh 2026 tetap digelar. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Rencana Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Padepokan Agung Madiun (PAM) di Jalan Merak Nomor 10 Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun diklaim tetap dilaksanakan. Hal itu ditegaskan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PSHT, M. Taufiq dalam konferensi pers yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Madiun pada Selasa (8/9/2026). Tidak hanya soal Parluh, M. Taufiq juga membeberkan soal Hak Merek PSHT.

“Alhamdulillah, persiapan sudah kita lakukan dengan baik, termasuk semua materi alhamdulillah sudah selesai. Mudah-mudahan Parapatan Luhur nanti bisa mengakrabkan, merukunkan kembali sedulur-sedulur kita yang selama ini masih berseberangan,” jelasnya dihadapan awak media.

Terkait ramainya penolakan baik secara langsung di lingkungan padepokan hingga media sosial, Taufiq mengklaim hal itu dilakukan oleh beberapa oknum. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang terkait rencana Parluh pada 25-27 September mendatang.

“Terkait dengan penolakan itu, ya karena beberapa oknum saja, Mas, itu. Itu bertentangan dengan ajaran kita, makanya ya kita abaikan. Jadi, kita tetap berkeyakinan, aparat pun ngerti mana yang benar, mana yang salah. Dan atas keyakinan itu, kita akan melaksanakan Parapatan Luhur di Jalan Merak Nomor 10,” imbuh Taufiq.

Meski begitu, terkat perizinan hingga kini diakuinya belum ada izin tertulis yang dikeluarkan. Namun, pihaknya tetap yakin terkait proses perizinan tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi mulai dari kepada Bapak Wakapolri, Kabaintelkam, segala macam sudah kita koordinasi, termasuk Polda, Kapolres, dan ya sudah kita selesaikan. Memang untuk memberikan izin tertulis belum dikeluarkan. Tapi saya yakin mereka akan ngerti apa yang harus dilakukan oleh aparat penegak hukum untuk menyikapi sedulur-sedulur kita ini,” jelasnya.

Image Not Found
PSHT resmi kantongi Hak Merek Kelas 41 atas nama organisasi. Foto : Kris-Sinergia

PSHT Terima Sertifikat Merek Kelas 41 Atas Nama Organisasi Dari Kemenkumham RI

Sementara itu, M. Taufiq juga menyampaikan soal Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) merek dan logo PSHT.  Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) secara resmi menerbitkan Sertifikat Merek Kelas 41 dengan Nomor Registrasi IDM001503116 tertanggal 4 September 2026, yang menetapkan PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE sebagai pemilik sah atas nama badan hukum/organisasi, bukan atas nama perorangan.

Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate menegaskan bahwa diterbitkannya HAKI Kelas 41 atas nama organisasi ini bukan untuk memukul atau membalas dendam kepada pihak mana pun. Hal itu melainkan murni langkah konstitusional demi memayungi, mengamankan, dan menyelamatkan hak seluruh warga SH Terate dari ancaman privatisasi aset ajaran.

“Syukur alhamdulillah, semua perangkat legalitas hukum tentang PSHT ini nyaris selesai. Yang terakhir tadi, Hak Merek kelas 41 yang selama ini jadi sumber kegaduhan sudah dimiliki kembali oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate. Mudah-mudahan dengan Hak Merek kelas 41 oleh organisasi PSHT ini, tidak ada lagi kegaduhan, sehingga peluang untuk kembali nyawiji, guyub rukun,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang. Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 […]

    Bagikan
  • Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyambut positif rencana pembangunan rest area di kawasan Saradan, tepatnya di sekitar ring road Pajajaran. Rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) itu dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercantik wajah daerah sekaligus menghapus stigma negatif kawasan tersebut. Ketua Komisi C DPRD […]

    Bagikan
  • Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    Pertamina dan Pemkot Madiun Cek Kualitas BBM di SPBU Yos Sudarso

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Akhir-akhir ini jagad media sosial, khususnya di Jawa Timur digegerkan dengan kasus kerusakan sepeda motor usai pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Keluhan terjadi di beberapa daerah seperti Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo hingga Lamongan. Warga mengeluh motornya brebet, tarikan berat hingga harus ganti onderdil. Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Sindikat Pencuri Sepeda Gunung Antarprovinsi Dibekuk Polres Magetan

    Sindikat Pencuri Sepeda Gunung Antarprovinsi Dibekuk Polres Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi sindikat pencurian sepeda gunung yang meresahkan warga Kabupaten Magetan akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Magetan. Dua pelaku yang dikenal sebagai spesialis pencurian sepeda gunung lintas provinsi berhasil ditangkap setelah sempat beraksi di sejumlah lokasi dan menggasak beberapa sepeda bernilai puluhan juta rupiah. Aksi para pelaku sebelumnya terekam kamera pengawas (CCTV) […]

    Bagikan
  • Sengketa Lahan TK Masyitoh Madiun Berakhir, PN Kota Madiun Jelaskan Runtutan Sidang hingga Eksekusi

    Sengketa Lahan TK Masyitoh Madiun Berakhir, PN Kota Madiun Jelaskan Runtutan Sidang hingga Eksekusi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 672
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengadilan Negeri Kota Madiun akhirnya melaksanakan eksekusi terhadap tanah dan bangunan RA/TK Islam Masyitoh yang berada di Jalan Alun-Alun Barat Nomor 6, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Eksekusi pada Selasa (12/5/2026) dilakukan setelah perkara sengketa lahan tersebut melalui rangkaian proses hukum panjang hingga berkekuatan hukum tetap. Juru Bicara Pengadilan Negeri Kota […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
expand_less