Berita Terkini
Trending Tags

Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengecekan PVMBG di lokasi longsor desa Talun, kecamatan Ngebel, Ponorogo. Foto : BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan dua desa sebagai zona merah rawan tanah longsor. Dua wilayah tersebut yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel.

Penetapan status tersebut dilakukan setelah adanya identifikasi dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kondisi geografis kedua desa berada di kawasan rawan longsor di lereng Pegunungan Wilis.

Sekretaris BPBD Ponorogo, Ismoyo, mengatakan karakteristik longsor di dua desa tersebut berbeda. Di Desa Banaran, material longsoran didominasi tanah dan lumpur akibat kondisi tanah yang masih aktif bergerak dan dipenuhi retakan.

“Yang di Banaran itu kondisi tanahnya masih aktif bergerak, bahkan sampai sekarang masih ada retakan. Kalau longsor terjadi, material yang turun berupa lumpur,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya pepohonan di kawasan perbukitan membuat tanah semakin mudah tergerus air hujan. Akar pohon yang seharusnya menahan tanah kini sudah banyak berkurang sehingga meningkatkan risiko longsor saat hujan deras turun dalam durasi lama.

BPBD mencatat sedikitnya tiga rumah warga di Desa Banaran berada dalam ancaman longsor. Bahkan akses jalan menuju rumah warga tersebut sudah terputus akibat longsor yang terjadi sebelumnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Di wilayah tersebut, potensi longsor didominasi material batuan besar yang dinilai lebih berbahaya.

Ismoyo menjelaskan, struktur tanah di Desa Talun telah banyak terkikis akibat longsor yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Saat ini, bagian lereng didominasi batuan yang sewaktu-waktu dapat runtuh apabila hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Karakteristik di Talun itu batuan, sehingga lebih berbahaya kalau longsor. Saat ini batuan masih tertahan oleh pohon salak,” katanya.

BPBD mencatat sekitar empat rumah dengan belasan jiwa di Desa Talun berada di kawasan rawan longsor. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai suara gemuruh dari arah perbukitan.

Selain itu, masyarakat diimbau segera menutup retakan tanah di area bukit agar air hujan tidak masuk dan memperparah pergerakan tanah. BPBD juga meminta warga segera mengungsi apabila muncul tanda-tanda longsor demi menghindari korban jiwa. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (28/3/2026). Longsor dari tebing setinggi sekitar 10 meter menimpa bagian rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan. Material tanah dan batu menghantam tembok rumah milik Murtini, warga Dusun Sempu, Desa Padas. Akibatnya, dinding […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Magetan kembali bertambah. Tambahan kuota ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Hal itu di tengah tingginya tingkat serapan pupuk yang sudah mencapai 85 persen per November. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Edy […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Ponorogo, Beras dan Minyak Goreng Diburu Warga

    Pasar Murah Polres Ponorogo, Beras dan Minyak Goreng Diburu Warga

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana halaman Mapolres Ponorogo, Jumat (08/08/2025) pagi, mendadak berubah layaknya pasar rakyat. Sejak matahari baru merangkak naik, ratusan warga sudah berdatangan membawa kantong belanja demi mendapatkan sembako dengan harga miring. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digagas pemerintah pusat melalui Bulog, dan kali ini digelar oleh Polres Ponorogo. […]

    Bagikan
  • Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan hidup lebih baik tampaknya akan segera menyapa seorang bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/4/2025) lalu. Sejak kabar penemuan bayi tersebut beredar, antusiasme masyarakat untuk mengadopsi bocah malang itu langsung mengalir. Hingga Rabu (16/4/2025), tercatat sudah ada 45 […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    Satlantas Polres Madiun Kota Angkat Bicara terkait Video Viral Bus Restu Tabrak Pemotor

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jagat media sosial di Kota Madiun diramaikan dengan viralnya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Restu Panda jurusan Ponorogo-Surabaya dengan pemotor di Simpang Empat Klegen Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Peristiwa tersebut rupanya terjadi pada Rabu 15 Januari 2025 lalu. Dalam rekaman video yang beredar diduga bus Restu Panda yang belum […]

    Bagikan
expand_less