Berita Terkini
Trending Tags

Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 150
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi tengah berjalan, baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Menurutnya, sejumlah daerah telah menerapkan kebijakan serupa, namun hasil dan respons masyarakat berbeda-beda.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bojonegoro, Pacitan, dan Madiun. Polanya tidak sama. Menteri juga sudah menyatakan bahwa proses stikerisasi diserahkan ke daerah. Kami masih perlu koordinasi yang lebih intens,” ujarnya.

Parminto menilai bahwa secara prinsip, stikerisasi berpotensi menjadi alat kontrol efektif agar bansos tepat sasaran. Namun ia menegaskan bahwa pemerintah harus cermat membaca kondisi psikologis masyarakat.

“Ada nilai positif sebagai kontrol sosial. Tapi kami juga mempertimbangkan apakah mudaratnya lebih besar atau tidak. Beberapa laporan menunjukkan dampak psikis, terutama pada anak-anak, ketika rumah mereka ditempeli label keluarga miskin. Ada kasus indikasi bullying di sekolah,” tambahnya.

Dinsos Magetan memastikan belum melakukan sosialisasi karena kebijakan belum difinalkan. Pihaknya menunggu hasil rapat internal bersama pimpinan, termasuk Bupati dan OPD terkait, sebelum mengambil langkah lebih jauh.

“Belum berani sosialisasi sebelum merapatkan barisan. Kami terus mencari masukan, termasuk dari desa, lurah, dan pihak eksternal. Jangan sampai kami gegabah,” tegas Parminto.

Meski demikian, ia mengungkapkan adanya informasi bahwa beberapa desa telah mulai menerapkan stikerisasi atas kebijakan internal masing-masing. Namun Dinsos belum menerima laporan resmi mengenai desa mana saja yang sudah berjalan.

Dari data yang disampaikan Kadinsos, jumlah penerima bansos di Magetan mencapai 341 ribu jiwa, dengan sekitar 289 ribu Kepala Keluarga (KK) masuk kategori KPM. Jika kebijakan stikerisasi disetujui, maka jumlah rumah yang harus diberi tanda diperkirakan berada pada kisaran yang sama.

Pemkab Magetan menargetkan keputusan final dapat dibahas pada Perubahan Anggaran 2026. Kadinsos menegaskan bahwa stikerisasi membutuhkan anggaran khusus, sehingga mekanisme penganggarannya harus jelas.

“Kalau nanti dalam rapat disepakati dan tidak banyak menimbulkan masalah, kami jalan. Tapi semua tetap harus terukur, termasuk tulisannya jangan terlalu menuduh atau memberikan stigma,” tutup Parminto.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan selama libur Idul Adha 1446 H yang berlangsung sejak Kamis (05/06/2025) sore hingga Senin (09/06/2025). Total kendaraan yang melintasi ruas tol JNK dalam periode tersebut tembus 103.742 unit — naik 36,75 persen dibandingkan hari biasa. Direktur Teknik […]

    Bagikan
  • Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 643
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar enam ribu santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipulangkan ke daerah asal masing-masing pada Sabtu (7/3/2026). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan puluhan armada bus. Sejak pagi hari, para santri tampak bersiap meninggalkan kompleks pondok. Mereka mengemas pakaian serta buku ke dalam tas […]

    Bagikan
  • Rumah Warga Sidorejo Magetan Roboh, Diduga Akibat Lapuk dan Cuaca Ekstrem

    Rumah Warga Sidorejo Magetan Roboh, Diduga Akibat Lapuk dan Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah rumah milik Misran (46), warga Dukuh Balipanjang, Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, roboh pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, Misran diketahui tengah berada di dapur. Tiba-tiba, bagian kuda-kuda atap rumah patah dan menyebabkan bangunan ambruk. Diduga kuat, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Buka Pendaftaran Balik Gratis 2025, Kuota 400 Kursi

    Pemkab Madiun Buka Pendaftaran Balik Gratis 2025, Kuota 400 Kursi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) membuka program Balik Gratis 2025 bagi warganya. Pendaftaran dibuka mulai 17 Maret 2025 hingga kuota terpenuhi. Sekretaris Dishub Kabupaten Madiun, Ali Chakim, mengungkapkan bahwa delapan armada bus telah disiapkan untuk program ini, dengan masing-masing bus berkapasitas 50 kursi. Dengan demikian, total kuota yang […]

    Bagikan
  • Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Sekolah Dasar Negeri SDN Mruwak 03 di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun diteror ribuan ulat bulu. Sejumlah siswa yang baru masuk sekolah, mengeluh gatal-gatal dibeberapa bagian tubuhnya. Bahkan ada beberapa siswa yang harus pulang lebih awal karena gatal-gatal di sekujur tubuh. Kepala SDN Mruwak 03, Ana Lisdyowati mengungkapkan siswa dan guru di lingkungan […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden kebakaran menimpa sebuah mobil pikap pengangkut pipa PVC dan lem di ruas Tol Ngawi, tepatnya KM 558+900 A, wilayah Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan itu hangus terbakar hingga muatannya tak tersisa. Pengemudi pick up, Atep Jaka (21) asal Bandung, bersama seorang penumpang […]

    Bagikan
expand_less