Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses evakuasi korban oleh kepolisian dan BPBD Magetan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, ia mengira benda yang mengapung di tepi sungai itu hanyalah boneka. Namun setelah didekati, Sunaryo terkejut karena yang dilihatnya ternyata tubuh seorang perempuan dalam kondisi tak bernyawa dan telah berbau busuk.

“Saya mau mancing, lihat ada yang ngambang. Saya kira boneka, ternyata jenazah. Langsung saya lapor ke warga,” ujar Sunaryo.

Laporan tersebut segera diteruskan ke perangkat desa dan aparat kepolisian. Petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, serta dibantu warga sekitar kemudian melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jenazah sempat mengalami kendala karena lokasi berada di tepi sungai yang cukup dalam dan tertutup rumpun bambu.

Kapolsek Takeran, AKP Agus Sumariyono, menjelaskan bahwa identitas korban diketahui bernama Sutinah (85), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. “Dari informasi keluarga, korban mengalami pikun. Beliau pergi dari rumah dengan berjalan kaki dan sempat dicari keluarga selama satu hari, namun belum sempat dilaporkan ke pihak kepolisian,” terang AKP Agus.

Ia menambahkan, korban diduga terpeleset saat mencari rambanan atau pakan ternak, aktivitas yang biasa dilakukan semasa hidupnya. Kondisi sungai saat ditemukan tidak dalam keadaan banjir dan aliran air relatif tenang.

Sementara itu, Anwar, warga sekitar lokasi, mengatakan bahwa kabar hilangnya korban sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa hari sebelumnya. “Katanya sudah dicari sejak Jumat siang sampai malam, tapi baru ketemu di sini hari ini. Korbannya bukan warga sini, dari desa lain,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dolopo untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian belum dapat memastikan ada tidaknya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun peristiwa ini diduga kuat sebagai musibah akibat korban yang terpeleset.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Puja Bhakti Waisak 2569 BE, Momentum Tingkatkan Perbuatan Baik

    Upacara Puja Bhakti Waisak 2569 BE, Momentum Tingkatkan Perbuatan Baik

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upacara puja bakti dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak ke-2569 BE tahun 2025 digelar khidmat di Cetiya Giri Bhanda Sukhawati, Jalan Anggrek, Kota Madiun pada Senin 12 Mei 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Kebijaksanaan Dasar Keluhuran Bangsa”. Ini guna mengajak umat Buddha untuk merefleksikan dan memperbarui diri dalam menjalani kehidupan […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    DKPP Kota Madiun Galakkan Gemarikan, Tebar 42.000 Benih Ikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Salah satu kegiatannya yakni tebar 42.000 benih ikan lele dan nila di kawasan kolam milik pemerintah kota pada Selasa (23/04/2025). Kegiatan ini juga diisi dengan aksi tangkap ikan oleh anak-anak sekolah dasar yang tampak antusias karena […]

    Bagikan
  • Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    Telan Korban, Pengawasan Tambang Tradisional di Maospati Diperketat

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kecamatan Maospati bersama Polsek Maospati memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian tanah tradisional. Hal itu setelah temuan sejumlah titik galian dinilai berpotensi memicu bencana longsor. Penguatan koordinasi dilakukan melalui rapat bersama Forkopimcam Maospati. Rakor dipimpin Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih, dan Sekcam Maospati Hadi Wasono Rohmad, serta dihadiri para Kanit […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Perpanjang Masa Tahanan Enam Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan, Berkas Perkara Belum Rampung

    Kejaksaan Perpanjang Masa Tahanan Enam Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan, Berkas Perkara Belum Rampung

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Masa penahanan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024 yang semula berakhir pada Selasa (12/5/2026), resmi diperpanjang. Keputusan ini diambil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan lantaran proses pemberkasan perkara masih berjalan dan belum dinyatakan lengkap. Perpanjangan penahanan dilakukan untuk memberi waktu kepada jaksa peneliti […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu. Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
expand_less