Berita Terkini
Trending Tags

Terminal Purabaya Madiun Wajibkan Semua Armada Bus Masuk Terminal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi terminal Tipe A Purabaya Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purabaya Madiun mulai memberlakukan aturan wajib masuk terminal bagi seluruh armada bus dan kendaraan penumpang lainnya, terhitung sejak 26 April 2025. Kebijakan ini diterapkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 24 Tahun 2001.

Dengan diberlakukannya aturan ini, seluruh bus tidak lagi diperkenankan menaikkan atau menurunkan penumpang di luar area terminal, termasuk di depan gerbang terminal.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Purabaya Madiun, Ali Imron, menjelaskan bahwa penerapan aturan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar pada 23 April 2025. Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati 13 poin aturan baru melalui forum sosialisasi dan diskusi terbuka yang melibatkan perwakilan agen bus, pemilik kios, pedagang asongan, ojek, dan stakeholder lainnya.

“Salah satu poin penting yang disepakati adalah kewajiban seluruh armada bus untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam area terminal,” ujar Ali Imron saat di konfirmasi, Selasa (29/04/2025)

Penerapan aturan ini menunjukkan hasil positif. Pada Sabtu, 27 April 2025, tercatat sebanyak 597 armada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) masuk ke Terminal Purabaya. Selain itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 9.266 orang, meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.051 penumpang. Data ini diperoleh dari pemantauan CCTV dan aplikasi pemantauan strategi terminal.

“Untuk memastikan kelancaran penerapan aturan, petugas terminal disiagakan selama 24 jam di depan terminal. Selama tiga hari penerapan, tercatat satu armada bus sudah dikenakan sanksi tilang karena melanggar kewajiban masuk terminal,” ungkapnya

Ali Imron menambahkan, dampak lain dari penerapan aturan ini adalah mulai menggeliatnya perekonomian di dalam area Terminal Purabaya.

“Aktivitas kios, pedagang, serta layanan transportasi dalam terminal menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya jumlah penumpang yang beraktivitas di area tersebut,” tambahnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras Akibatkan Pohon Tumbang hingga Banjir Rendam Rumah warga

    Hujan Deras Akibatkan Pohon Tumbang hingga Banjir Rendam Rumah warga

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Luapan Sungai Mancaan di Desa/Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa malam (14/1/2025) mengakibatkan puluhan rumah terdampak banjir. Bahkan air masuk ke sebagian rumah warga setempat. Kondisi ini berdampak pada aktivitas warga setempat lumpuh total. “Tadi sore hujan lumayan deras sekitar 3 jam. Ya akibatnya luapan air dari sungai Mancaan” […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kenaikan tercatat sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total penumpang mencapai 26.417 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 13.846 penumpang […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Melonjak, Proyek Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda

    Harga Aspal Melonjak, Proyek Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah proyek perbaikan jalan di Kota Madiun terpaksa ditunda akibat lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak langsung pada kenaikan harga aspal. Pemerintah daerah kini masih melakukan penyesuaian anggaran dan menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat terkait Standar Harga Satuan (SHS). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, […]

    Bagikan
  • Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kota, Wali Kota Madiun, Maidi, memimpin langsung apel kebersihan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun pada Jumat (01/08/2025). Usai memberikan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal di kawasan tengah kota, khususnya sepanjang Jalan Pahlawan dan sekitarnya. Aksi […]

    Bagikan
  • Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    Diterjang Luapan Bengawan Madiun, Rumah Lansia di Balerejo Ambles 2 Meter

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ambles sedalam dua meter. Hal itu akibat diterjang luapan Sungai Bengawan Madiun pada pertengahan Maret lalu. Insiden ini terjadi bersamaan dengan pertengahan bulan Ramadan. Pemilik rumah, Kasidin (62) dan Sri Fatonah (61), menyebut amblesnya tanah menyebabkan […]

    Bagikan
  • Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemkab Magetan tampaknya masih kedodoran dalam urusan memperbaiki infrastruktur irigasi. Ribuan kilometer saluran membentang, tetapi sebagian besar hanya bisa menunggu giliran perbaikan. Ironisnya, sekitar Rp. 2,1 miliar yang sudah dialokasikan justru ditarik kembali pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres). Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, […]

    Bagikan
expand_less