Berita Terkini
Trending Tags

Terminal Purabaya Madiun Wajibkan Semua Armada Bus Masuk Terminal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi terminal Tipe A Purabaya Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purabaya Madiun mulai memberlakukan aturan wajib masuk terminal bagi seluruh armada bus dan kendaraan penumpang lainnya, terhitung sejak 26 April 2025. Kebijakan ini diterapkan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 24 Tahun 2001.

Dengan diberlakukannya aturan ini, seluruh bus tidak lagi diperkenankan menaikkan atau menurunkan penumpang di luar area terminal, termasuk di depan gerbang terminal.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Purabaya Madiun, Ali Imron, menjelaskan bahwa penerapan aturan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar pada 23 April 2025. Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati 13 poin aturan baru melalui forum sosialisasi dan diskusi terbuka yang melibatkan perwakilan agen bus, pemilik kios, pedagang asongan, ojek, dan stakeholder lainnya.

“Salah satu poin penting yang disepakati adalah kewajiban seluruh armada bus untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam area terminal,” ujar Ali Imron saat di konfirmasi, Selasa (29/04/2025)

Penerapan aturan ini menunjukkan hasil positif. Pada Sabtu, 27 April 2025, tercatat sebanyak 597 armada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) masuk ke Terminal Purabaya. Selain itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 9.266 orang, meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.051 penumpang. Data ini diperoleh dari pemantauan CCTV dan aplikasi pemantauan strategi terminal.

“Untuk memastikan kelancaran penerapan aturan, petugas terminal disiagakan selama 24 jam di depan terminal. Selama tiga hari penerapan, tercatat satu armada bus sudah dikenakan sanksi tilang karena melanggar kewajiban masuk terminal,” ungkapnya

Ali Imron menambahkan, dampak lain dari penerapan aturan ini adalah mulai menggeliatnya perekonomian di dalam area Terminal Purabaya.

“Aktivitas kios, pedagang, serta layanan transportasi dalam terminal menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya jumlah penumpang yang beraktivitas di area tersebut,” tambahnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kondisi banyaknya sekolah rusak di Kabupaten Madiun mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat. Komisi A meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih selektif dalam mengklasifikasi tingkat kerusakan gedung sekolah agar penanganannya bisa diprioritaskan secara tepat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, menekankan bahwa gedung sekolah yang masuk kategori rusak berat […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    Hujan Deras, Dua Rumah di Ponorogo Rusak Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo selama berjam-jam mengakibatkan longsor di Dusun Ngembel, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kamis (27/2/2025). Dua rumah warga rusak akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi belasan meter. Rumah milik Simin (45) mengalami kerusakan paling parah. Longsoran tanah dari tebing setinggi 20 meter dengan lebar […]

    Bagikan
  • Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda Dusun Bulak Pepe, Desa Banyu Biru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Kamis (28/8/2025) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB itu menghanguskan dua rumah dan satu kandang kambing milik warga setempat. Sejumlah warga yang terbangun akibat suara gaduh mendapati api sudah berkobar dari arah kandang kambing. […]

    Bagikan
  • Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    Krisis Elpiji 3 Kg di Magetan, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana parkir timur Alun-Alun Magetan yang biasanya dipenuhi aroma makanan kaki lima mendadak sepi dalam beberapa hari terakhir. Bukan karena minim pembeli, tapi karena para pedagang tak lagi bisa berjualan akibat kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Bahkan, harga tabung gas melon pun melonjak Rp. 26ribu hingga Rp. 28 ribu, jauh […]

    Bagikan
expand_less