Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Ada Luka Di Bagian Kepala
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- visibility 19
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam rumahnya, Senin (26/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Nuraini (55), seorang janda yang tinggal bersama anak pertamanya, Aji Saputra (30).
Mayat korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kecurigaan warga muncul setelah Nuraini tidak terlihat keluar rumah selama dua hari terakhir. Bahkan, nasi selamatan yang diletakkan di depan rumah korban tidak diambil.
Saat warga memberanikan diri membuka pintu rumah yang terkunci, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi miring dan tertutup sarung. Di sekitar tubuh korban terdapat banyak bercak darah.
“Korban sudah dua hari tidak kelihatan. Nasi selamatan juga tidak disentuh, akhirnya warga membuka rumah dan menemukan korban sudah meninggal,” ujar Prayitno, salah satu saksi di lokasi kejadian.
Diketahui, dalam tiga bulan terakhir Nuraini yang bekerja sebagai asisten rumah tangga hanya tinggal bersama anak pertamanya, Aji Saputra (30), yang baru pulang dari Bali. Namun, saat korban ditemukan meninggal dunia, anak korban tidak berada di rumah dan belum diketahui keberadaannya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh kepolisian menemukan adanya luka akibat benturan benda tumpul pada bagian kepala korban. Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Dokter Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum. Polisi juga telah mengamankan sedikitnya 23 barang bukti dari lokasi kejadian.
“Kami masih mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri keberadaan anak korban guna mengungkap penyebab pasti kematian Nuraini.(ega/krs).
- Penulis: Ega Patria

