Berita Terkini
Trending Tags

Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Relokasi 164 Pedagang Pasar Sayur Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Selama bertahun-tahun, para pedagang termasuk pedagang etek Lawu menempati area terbuka tanpa perlindungan memadai. Mereka kerap berjualan dalam kondisi terpapar panas matahari ataupun hujan. Dengan perpindahan ke bangunan permanen di Los Baru, pedagang diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman karena fasilitas penerangan dan bangunan yang lebih representatif telah disediakan.

Kepala Disperindag Magetan, Sucipto, menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Magetan telah menjalin komunikasi intensif dengan paguyuban pedagang untuk memastikan relokasi berjalan lancar.

“Kami berterima kasih karena kini sudah ada paguyuban sehingga komunikasi lebih jelas. Permintaan pedagang sudah kami catat dan akan kami koordinasikan dengan Bupati. Untuk waktu pemindahan, kami masih akan melakukan pemetaan dan pengukuran ulang, termasuk pembagian zona pedagang,” ujar Sucipto

Image Not Found
Lokasi Pasar sayur magetan baru. Foto : Kus-Sinergia

Paguyuban Pedagang Malam serta Paguyuban Etek Lawu meminta jaminan bahwa area lama benar-benar akan disterilkan dari aktivitas perdagangan setelah relokasi berlangsung. Kekhawatiran terbesar mereka adalah kemungkinan adanya pedagang baru yang mengambil alih lokasi lama.

Permintaan pedagang terkait ukuran los juga menjadi perhatian. Meskipun ukuran standar telah ditetapkan, Disperindag akan mengukur ulang bersama perwakilan paguyuban mengingat kebutuhan setiap pedagang tidak sama.

Isu paling krusial yang mengemuka adalah akses jalan menuju Los Baru. Para pedagang menilai area baru akan sulit berkembang jika jalur selatan dan utara tetap buntu. Tanpa arus mobilitas pembeli, mereka khawatir omzet penjualan akan merosot.

Garjito, salah satu perwakilan pedagang, menegaskan bahwa akses jalan adalah syarat utama keberlangsungan usaha.

“Kalau jalan itu buntu, pasar tidak akan hidup. Pembeli butuh akses. Kami minta jalur selatan dibuka sampai tembus ke utara dulu. Itu permintaan kami yang paling penting,” ujarnya.

Sejumlah pedagang meminta agar pembangunan akses jalan dilakukan sebelum relokasi dimulai. Mereka menilai keberhasilan penataan kawasan tidak hanya bergantung pada bangunan, tetapi juga pada kelancaran sirkulasi pengunjung.

Saat ini, jumlah pedagang yang sudah terdata di dalam los mencapai 88 orang, dengan total keseluruhan pedagang mencapai 164 orang. Disperindag menegaskan bahwa zonasi akan ditata kembali agar tidak terjadi tumpang tindih dan agar area pasar bisa berfungsi secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan berharap langkah relokasi ini dapat mengakhiri praktik jual beli di area terbuka yang rentan menimbulkan kemacetan, kesemrawutan, dan persoalan kebersihan. Dengan komunikasi yang kini lebih terbuka melalui paguyuban, proses penataan diharapkan berjalan lebih humanis dan tidak menyingkirkan pedagang.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua pelaku pembobolan mesin ATM di Indomaret Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, diketahui merupakan residivis yang telah beraksi sedikitnya tiga kali. Dari hasil pemeriksaan, keduanya sebelumnya pernah melakukan tindak serupa di sejumlah wilayah, dengan lokasi terakhir di Jawa Barat. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkap bahwa para pelaku […]

    Bagikan
  • Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    Ini Penampakan 11 Bus Mewah Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Penyelidikan kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo terus ditelisik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Hingga kini, sebanyak 24 saksi telah diperiksa diantaranya dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Jawa Timur serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan. Dalam kasus yang mencuat sejak tahun anggaran 2019-2024 ini, […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Batu Alam Terguling di Tikungan Sarangan, Pasutri Alami Luka Serius

    Truk Bermuatan Batu Alam Terguling di Tikungan Sarangan, Pasutri Alami Luka Serius

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur rawan Jalan Tembus Cemorosewu–Sarangan, Selasa (12/08/2025) pagi. Sebuah truk bermuatan batu alam terguling di tikungan roller barrier Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Insiden sekitar pukul 08.00 WIB itu mengakibatkan dua korban, pasangan suami istri, mengalami luka serius. Truk bernomor polisi AA 8161 LC […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    Petugas Gabungan Evakuasi ODGJ Yang Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menertibkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Kasi Binwasluh Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Tatik Wiyati, mengatakan penanganan dilakukan setelah menerima laporan warga. ODGJ tersebut berada di kawasan itu […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp. 596 miliar pada tahun 2025. Jumlah itu menyerap sekitar 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan sebagian besar anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran […]

    Bagikan
  • Kasus Kepemilikan Landak Jawa, Jaksa Tuntut Terdakwa Darwanto 6 Bulan Bui

    Kasus Kepemilikan Landak Jawa, Jaksa Tuntut Terdakwa Darwanto 6 Bulan Bui

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sidang lanjutan perkara kepemilikan enam ekor Landak Jawa kembali digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Selasa (6/1/2026) sore. Agenda sidang memasuki tahap pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Darwanto. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less