Berita Terkini
Trending Tags

Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disperindag Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan.

Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang dari berbagai paguyuban yang beraktivitas di area pasar dapat diselaraskan. Ia mengaku baru mengetahui bahwa Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur sudah mengantongi legalitas resmi.

“Dari pertemuan ini kami mendapatkan informasi baru bahwa Paguyuban Pedagang Mandiri ternyata telah memiliki akta notaris dan beroperasi sebagai paguyuban resmi di area tengah pelataran pasar,” tutur Kiki.

Ia menjelaskan, keberadaan beberapa paguyuban di Pasar Sayur, yang masing-masing menaungi pedagang di zona berbeda, perlu dicairkan menjadi satu alur komunikasi agar pembangunan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami ingin seluruh paguyuban, baik yang berada di sisi timur maupun tengah, bisa bergerak selaras. Jika data pedagang sudah tersusun dengan benar, maka pembangunan pun dapat mengikuti kebutuhan mereka,” jelasnya.

Image Not Found
Kawasan Pasar Sayur Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Kiki menegaskan bahwa pembangunan Pasar Sayur masih memasuki tahapan penyusunan persyaratan, termasuk verifikasi pedagang yang nantinya akan menempati area setelah revitalisasi.

“Dengan adanya audiensi ini, kami jadi lebih memahami kondisi di lapangan. Seluruh data yang masuk akan kami cocokkan dengan rencana pembangunan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ungkapnya.

Terkait wacana relokasi pedagang yang sempat berkembang, Kiki meluruskan bahwa pemindahan pedagang selama ini dilakukan bertahap dan baru menyasar pedagang di area timur pasar.

“Relokasi kemarin sebenarnya baru tahap awal dan hanya untuk pedagang sisi timur. Paguyuban di area lain memang belum termasuk dalam tahap tersebut, tetapi tetap akan kami koordinasikan sesuai perencanaan,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa wacana pemindahan pedagang secara total belum memungkinkan karena keterbatasan lahan. Disperindag pun akan kembali menggelar audiensi yang melibatkan seluruh paguyuban setelah Lebaran.

“Kami masih punya rentang waktu sekitar satu bulan pasca-Lebaran. Rencananya akan ada audiensi lanjutan untuk menyatukan persepsi dan mencari keputusan terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Afandi, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bukan bentuk keberatan atau tuntutan, melainkan keinginan untuk memastikan komunikasi antara pedagang dan Disperindag tetap terbuka.

“Kami hadir bukan untuk menekan, tetapi untuk menyampaikan masukan dan menjalin komunikasi yang baik. Paguyuban kami sudah resmi berbadan hukum, jadi kami ingin turut dilibatkan dalam pembahasan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa paguyuban yang berdiri sejak 2013 itu menaungi sekitar 400–500 pedagang aktif, seluruhnya tercatat sebagai anggota.

“Sekitar empat ratus hingga lima ratus pedagang sudah menjadi anggota resmi dan memiliki kartu keanggotaan,” jelasnya.

Afandi berharap proses penataan Pasar Sayur dapat mengakomodasi kepentingan pedagang sehingga berdampak positif pada kondisi usaha mereka.

“Harapan kami, Pasar Sayur bisa tertata lebih baik—bersih, rapi, dan memberikan kenyamanan. Jika pasar berkembang, tentu pedagang juga bisa merasakan peningkatan kesejahteraan. Kami siap mendukung upaya pemerintah,” pungkasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses panjang relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican ke lahan Perhutani di wilayah Sukun dipastikan segera rampung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyebut, tahap akhir berupa kelengkapan persyaratan administrasi dan teknis kini hampir selesai. Plt. Kepala DLH Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan penyelesaian dokumen dan nilai anggaran ditargetkan tuntas pada Desember […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
  • Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) pada Selasa (20/1/2026). Pembatalan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan operasional akibat genangan air yang melanda wilayah Daop 4 Semarang pada Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1) lalu. Genangan air […]

    Bagikan
  • Tangis Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo

    Tangis Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana haru mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ponorogo, Jumat (01/08/2025). Tangis pecah saat para peserta didik harus berpisah dengan keluarga demi menempuh pendidikan berasrama di sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut. Sejak pagi, ratusan wali murid mengantar anak-anak mereka yang akan […]

    Bagikan
  • Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    Dapat Penghargaan  Gubernur, Bupati Madiun dan Mbah Suyatno Sumringah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab Madiun – Entah bermimpi apa, yang jelas Suyatno (60) tidak mengira pengabdiannya sebagai anggota Satuan Perlindungan Masyarakat ( Satlinmas) Kab Madiun selama 30 tahun diganjar sebuah penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis ( 17/04/2025) di Alun Alun Sidoarjo. Mbah Yatno, seorang duda warga Kelurahan Pandean Kec Mejayan itu langsung sumringah dan […]

    Bagikan
expand_less