Berita Terkini
Trending Tags

Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Kab. Ponorogo, 21/1/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengambil langkah nyata dalam mendukung program swasembada jagung guna mewujudkan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman benih jagung Bhayangkara secara serentak di 1 juta hektare lahan di seluruh Indonesia, Selasa (21/1/2025).

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan Polres Ponorogo menanam sebanyak 682 kilogram atau 6,8 kwintal benih jagung. Lahan yang dimanfaatkan mencapai 31 hektare, dengan 10 hektare di antaranya dikelola langsung oleh Polres Ponorogo di Lahan PT Agro Farm, Jalan Sekar Pudak, Ponorogo. Sisanya didistribusikan ke jajaran polsek.

“Bulan Maret nanti sudah panen sekitar 2-3 hektare. Jika biasanya hasil panen 5 ton per hektare, varietas Bhayangkara ini bisa mencapai 12 ton per hektare. Artinya, hasilnya bisa dua kali lipat,” kata AKBP Andin Wisnu.

Ia berharap hasil panen dari benih Bhayangkara dapat maksimal sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor ke luar negeri. “Pak Menteri Pertanian dan Kapolri tadi saat zoom menyampaikan, nanti hasilnya bisa dikirim secara global,” tambahnya.

Menurut perhitungan, total hasil dari lahan seluas 31 hektare diproyeksikan mencapai 372 ton jagung. Proses penanaman ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Kodim 0802/Ponorogo, PT Ponorogo Agro Mandiri (PT PAM), dan kelompok petani lokal.

Benih Bhayangkara, Produk Lokal Berpotensi Tinggi

Direktur PT Ponorogo Agro Mandiri, Manto Setyawan, menjelaskan benih jagung Bhayangkara merupakan produk lokal asal Ponorogo yang memiliki keunggulan tinggi. “Benih ini tahan hama, rendemennya tinggi, dan hasil panennya dijamin bagus. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 10-12 ton per hektare,” ungkapnya.

Benih Bhayangkara membutuhkan waktu 110 hari sejak tanam hingga panen. Namun, proses pengelolaannya berbeda dari varietas lain. “Untuk produksi benih, kami menanam jantan dan betina. Bunga betina dicabut, sedangkan bunga jantan dibiarkan untuk membuahi betina. Setelah panen, hasilnya akan diproses menjadi benih Bhayangkara,” jelas Manto.

Ia juga menambahkan, setiap hektare lahan membutuhkan 22 kilogram benih, dengan komposisi 30 persen tanaman jantan dan 70 persen betina. “Potensi suksesnya sangat besar,” tegasnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Ponorogo.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo melakukan screening atau pemeriksaan terhadap para pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah warung remang-remang, Kamis (08/05/2025). Langkah ini menyusul temuan mengejutkan 13 PSK di Kecamatan Siman yang diduga positif terinfeksi HIV. Pemeriksaan dilakukan serentak di kawasan Pasar Janti Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, serta beberapa titik […]

    Bagikan
  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram mulai dirasakan pedagang kuliner di Kabupaten Ponorogo. Mereka mengaku keberatan karena kenaikan ini membuat keuntungan semakin menipis. Siti Murbiah, pedagang gorengan di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Ponorogo, menyebutkan harga LPG di tingkat pengecer kini mencapai Rp20 ribu per tabung.  “Keuntungan jadi berkurang. Kalau […]

    Bagikan
  • Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun memperketat pengawasan hewan kurban, terutama ternak yang masuk dari luar daerah. Petugas  melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap fisik hewan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku […]

    Bagikan
  • Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya menindak kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, KPK melakukan penindakan dugaan korupsi terkait gratifikasi yang menyeret Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka […]

    Bagikan
  • Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

    Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga dari berbagai daerah mengikuti ruwatan massal yang digelar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Madiun dalam rangkaian Gelar Budaya, Minggu (28/6/2026). Tradisi yang masih mendapat tempat di hati masyarakat ini menjadi sarana untuk memohon keselamatan sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa. Sebanyak 42 peserta atau sukerta mengikuti […]

    Bagikan
expand_less