Berita Terkini
Trending Tags

Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Kab. Ponorogo, 21/1/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengambil langkah nyata dalam mendukung program swasembada jagung guna mewujudkan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman benih jagung Bhayangkara secara serentak di 1 juta hektare lahan di seluruh Indonesia, Selasa (21/1/2025).

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan Polres Ponorogo menanam sebanyak 682 kilogram atau 6,8 kwintal benih jagung. Lahan yang dimanfaatkan mencapai 31 hektare, dengan 10 hektare di antaranya dikelola langsung oleh Polres Ponorogo di Lahan PT Agro Farm, Jalan Sekar Pudak, Ponorogo. Sisanya didistribusikan ke jajaran polsek.

“Bulan Maret nanti sudah panen sekitar 2-3 hektare. Jika biasanya hasil panen 5 ton per hektare, varietas Bhayangkara ini bisa mencapai 12 ton per hektare. Artinya, hasilnya bisa dua kali lipat,” kata AKBP Andin Wisnu.

Ia berharap hasil panen dari benih Bhayangkara dapat maksimal sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor ke luar negeri. “Pak Menteri Pertanian dan Kapolri tadi saat zoom menyampaikan, nanti hasilnya bisa dikirim secara global,” tambahnya.

Menurut perhitungan, total hasil dari lahan seluas 31 hektare diproyeksikan mencapai 372 ton jagung. Proses penanaman ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Kodim 0802/Ponorogo, PT Ponorogo Agro Mandiri (PT PAM), dan kelompok petani lokal.

Benih Bhayangkara, Produk Lokal Berpotensi Tinggi

Direktur PT Ponorogo Agro Mandiri, Manto Setyawan, menjelaskan benih jagung Bhayangkara merupakan produk lokal asal Ponorogo yang memiliki keunggulan tinggi. “Benih ini tahan hama, rendemennya tinggi, dan hasil panennya dijamin bagus. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 10-12 ton per hektare,” ungkapnya.

Benih Bhayangkara membutuhkan waktu 110 hari sejak tanam hingga panen. Namun, proses pengelolaannya berbeda dari varietas lain. “Untuk produksi benih, kami menanam jantan dan betina. Bunga betina dicabut, sedangkan bunga jantan dibiarkan untuk membuahi betina. Setelah panen, hasilnya akan diproses menjadi benih Bhayangkara,” jelas Manto.

Ia juga menambahkan, setiap hektare lahan membutuhkan 22 kilogram benih, dengan komposisi 30 persen tanaman jantan dan 70 persen betina. “Potensi suksesnya sangat besar,” tegasnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Ponorogo.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    Stabilkan Harga Pangan, Wamentan Sudaryono : Operasi Pasar Dimasifkan Selama Ramadhan dan Lebaran 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono berkunjung ke Kota Madiun, yang tepatnya di food court pasar sleko pada Selasa malam, 25/2/2025. Dalam kesempatan ini, Sudaryono menegaskan dalam menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan Lebaran akan melakukan operasi pasar.  Menurutnya, operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan harga sembako tetap […]

    Bagikan
  • DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera menuntaskan pemutakhiran data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Langkah ini dinilai penting agar kondisi riil kasus pasung di Kabupaten Madiun bisa diketahui secara jelas. Desakan itu muncul setelah data Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyebut Kabupaten Madiun menempati posisi […]

    Bagikan
  • Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    Counter HP di Ngawi Dibobol Maling, Puluhan Unit HP Raib

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus pencurian menimpa sebuah counter handphone di Dusun Pule, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe. Konter bernama Jawara Cell itu dibobol pelaku pada Senin (22/09/2025). Akibatnya, puluhan unit ponsel berbagai merek hilang bersama sejumlah voucher isi ulang dan aksesori. Kapolsek Ngrambe, Iptu Agus Hari Santoso, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali terungkap pada […]

    Bagikan
  • Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    Rekam Jejak Riyin Nur Asiyah, Pengusaha yang Kini Selangkah Lagi Pimpin DPRD Magetan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Riyin Nur Asiyah kini menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan DPRD setelah Ketua DPRD sebelumnya, Suratno, dinonaktifkan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran […]

    Bagikan
  • Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    Ular Piton 5 Meter Hebohkan Warga Magetan, Terlihat Melilit di Atas Pohon Lamtoro

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Plosotinil, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan dibuat heboh dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang tampak melilit dan diam di atas pohon lamtoro, tepat di area rumpun bambu dekat aliran sungai. Ular tersebut pertama kali terlihat oleh pengguna jalan yang melintas. Saat diperhatikan dari bawah, perut piton tampak membesar, […]

    Bagikan
  • Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Madiun sontak melontarkan pernyataan berbeda usai mendegar pembacaan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Kusno, Jumat ( 27/02/2026). Mantan Kades Sukosari Kec Dagangan, Kab Madiun yang terjerat perkara korupsi anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2022 itu divonis 2 […]

    Bagikan
expand_less