Berita Terkini
Trending Tags

Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo Tanam Jagung Benih Bhayangkara, Kab. Ponorogo, 21/1/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengambil langkah nyata dalam mendukung program swasembada jagung guna mewujudkan kemandirian pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman benih jagung Bhayangkara secara serentak di 1 juta hektare lahan di seluruh Indonesia, Selasa (21/1/2025).

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan Polres Ponorogo menanam sebanyak 682 kilogram atau 6,8 kwintal benih jagung. Lahan yang dimanfaatkan mencapai 31 hektare, dengan 10 hektare di antaranya dikelola langsung oleh Polres Ponorogo di Lahan PT Agro Farm, Jalan Sekar Pudak, Ponorogo. Sisanya didistribusikan ke jajaran polsek.

“Bulan Maret nanti sudah panen sekitar 2-3 hektare. Jika biasanya hasil panen 5 ton per hektare, varietas Bhayangkara ini bisa mencapai 12 ton per hektare. Artinya, hasilnya bisa dua kali lipat,” kata AKBP Andin Wisnu.

Ia berharap hasil panen dari benih Bhayangkara dapat maksimal sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor ke luar negeri. “Pak Menteri Pertanian dan Kapolri tadi saat zoom menyampaikan, nanti hasilnya bisa dikirim secara global,” tambahnya.

Menurut perhitungan, total hasil dari lahan seluas 31 hektare diproyeksikan mencapai 372 ton jagung. Proses penanaman ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Kodim 0802/Ponorogo, PT Ponorogo Agro Mandiri (PT PAM), dan kelompok petani lokal.

Benih Bhayangkara, Produk Lokal Berpotensi Tinggi

Direktur PT Ponorogo Agro Mandiri, Manto Setyawan, menjelaskan benih jagung Bhayangkara merupakan produk lokal asal Ponorogo yang memiliki keunggulan tinggi. “Benih ini tahan hama, rendemennya tinggi, dan hasil panennya dijamin bagus. Dalam sekali panen bisa menghasilkan 10-12 ton per hektare,” ungkapnya.

Benih Bhayangkara membutuhkan waktu 110 hari sejak tanam hingga panen. Namun, proses pengelolaannya berbeda dari varietas lain. “Untuk produksi benih, kami menanam jantan dan betina. Bunga betina dicabut, sedangkan bunga jantan dibiarkan untuk membuahi betina. Setelah panen, hasilnya akan diproses menjadi benih Bhayangkara,” jelas Manto.

Ia juga menambahkan, setiap hektare lahan membutuhkan 22 kilogram benih, dengan komposisi 30 persen tanaman jantan dan 70 persen betina. “Potensi suksesnya sangat besar,” tegasnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Ponorogo.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    Panen Raya Padi, Ponorogo Siap Cetak Surplus

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar panen raya padi serentak bersama 14 provinsi lain di Indonesia, Senin (07/04/2025). Kegiatan ini dipusatkan di area persawahan Desa Ngrandu, Kecamatan Kauman. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang turut memimpin panen raya mengatakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal itu sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    Panik! Bocah 9 Tahun di Ngawi Tak Bisa Lepas Resleting, Begini Cara Damkar Menanganinya

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang anak berinisial L (9), warga Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, harus menjalani penanganan darurat setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana yang ia kenakan. Kejadian tersebut membuat korban menangis histeris karena menahan sakit. Insiden bermula saat orang tua korban mendapati putranya tak mampu melepaskan resleting yang menjepit bagian sensitif. Panik, […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Mengantisipasi datangnya musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan agar perjalanan tetap aman dan bebas gangguan meski di tengah cuaca ekstrem. “Menjelang musim penghujan ini, kami telah melakukan serangkaian pemeriksaan lintas […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    Pemkab Madiun Rumuskan Strategi Pengelolaan Sampah Terpadu, Jajaki Gandeng Badan Usaha

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sampah menjadi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah. Dampak sampah tidak hanya soal lingkungan, namun juga merambah ke berbagai aspek krusial lainnya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Seperti halnya sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan keamanan serta perubahan iklim. Berkaca pada hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah […]

    Bagikan
  • Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas PGRI Madiun resmi mengukuhkan Supri Wahyudi Utomo sebagai Rektor untuk masa bakti 2026–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang digelar khidmat di  Graha Cendekia, Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini dihadiri oleh civitas akademika, pengurus PGRI, serta sejumlah undangan dari mitra strategis dan instansi pemerintah. Bagi Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., pelantikan […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    Petani Magetan Akui Distribusi Pupuk Lebih Mudah, Serapan Capai 60 Persen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Para petani di Kabupaten Magetan mengaku tahun ini distribusi pupuk subsidi terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Mbah Pangat, salah satu petani di Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan. “Sekarang lebih gampang, stoknya juga cukup. Kalau harga urea sekitar Rp. 135 ribu, Poska Rp. 140 ribu per sak. Lebih […]

    Bagikan
expand_less