Berita Terkini
Trending Tags

Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut.

Di tengah tudingan tersebut, Bupati Nanik memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan tidak ada upaya intervensi terhadap proses PAW, dan menyebut langkah administratif yang diambil pemerintah kabupaten telah sesuai landasan hukum.

Dalam penjelasannya, Nanik menyebut bahwa pergantian antar waktu merupakan mekanisme konstitusional dan bagian dari kewenangan partai politik serta lembaga terkait. Pemerintah daerah, ujarnya, hanya berperan pada proses administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

“PAW itu bagian dari proses demokrasi. Pemerintah kabupaten tidak masuk ke urusan internal partai. Tugas kami hanya menjalankan kewenangan sesuai aturan,” ujar Nanik dalam siaran pers, Minggu (21/12/2025).

Narasi yang menyebut Bupati melakukan pelanggaran administrasi dalam surat jawaban kepada kuasa hukum Nur Wakhid juga ditolak oleh pemerintah daerah. Klaim tersebut dinilai hanya berdasarkan interpretasi sepihak dan berpotensi membentuk opini keliru di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa rujukan yang kerap dikaitkan dengan polemik berupa surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur tidak pernah menyatakan adanya kesalahan prosedur oleh Bupati.

“Di surat itu tidak ada pernyataan yang menyebut langkah Bupati melanggar aturan. Hal seperti itu tidak tersurat maupun tersirat. Narasi yang berkembang justru bisa membangun persepsi seolah kepala daerah menyimpang dari hukum,” kata Cahaya.

Ia juga menilai pemberitaan yang tidak mengakomodasi sudut pandang seimbang dapat memperbesar potensi ketegangan antara Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, polemik semakin memasuki tahap serius setelah penasihat hukum salah satu pihak mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Langkah tersebut mengubah aroma perdebatan politik menjadi sengketa hukum formal yang akan diuji melalui proses persidangan.

Bupati Nanik menyebut pihaknya siap menghadapi gugatan tersebut dan akan mengikuti seluruh tahapan persidangan sebagai bagian dari penghormatan terhadap proses hukum. “Kami mengikuti proses hukum di PTUN dan akan menjadikan putusan pengadilan sebagai rujukan akhir,” ucapnya.  Ia berharap agar situasi ini tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat maupun memengaruhi stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di PBM Stabil, Bumbu Dapur dan Sayur Mulai Alami Kenaikan Menjelang Ramadhan

    Harga Sembako di PBM Stabil, Bumbu Dapur dan Sayur Mulai Alami Kenaikan Menjelang Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) terpantau stabil. Sebagian besar komoditas sembako, seperti beras dan minyak goreng harga jual tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan sebulan atau dua bulan lalu. “Harga sembako seperti beras dan minyak goreng masih tetap normal, seperti bulan lalu, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Optimalkan Peran Pokdarwis Mengintegrasikan Destinasi Pariwisata photo_camera 2

    Pemkot Madiun Optimalkan Peran Pokdarwis Mengintegrasikan Destinasi Pariwisata

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus menggali potensi pariwisata. Meski tidak memiliki wisata alam, Kota Madiun memiliki destinasi wisata yang banyak dikunjungi seperti Kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Pahlawan Religi Center (PRC), juga wisata religi Masjid Kuncen dan Masjid Besar Kuno Taman. Integrasi antar destinasi wisata tersebut kini tengah digodok oleh Pemkot […]

    Bagikan
  • Purna Tugas Dirut Perumdam Madiun Paparkan Kinerja, Pendapatan Belum Tercapai, Laba Tetap Meningkat

    Purna Tugas Dirut Perumdam Madiun Paparkan Kinerja, Pendapatan Belum Tercapai, Laba Tetap Meningkat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia |Kota Madiun – Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto resmi purna tugas dari jabatannya. Usai dilantik pada 2021 lalu, posisi pimpinan perusahaan plat merah tersebut bakal segera diganti. Dihadapan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun serta Dewan Pengawas, Suyoto mengakui target pendapatan perusahaan selama lima tahun terakhir belum sepenuhnya tercapai. […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di Mekkah, Arab Saudi. Kali ini, jemaah Sindo Wisata akan diajak untuk city tour Mekkah Al Mukarrahmah pada Sabtu (14/06/2025). Seluruh jemaah pun mengikuti city tour ini untuk menikmati suasana Kota Mekkah. Gua Tsur Menjadi Tempat Nabi Muhammad […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun catat Inflasi year or year sebesar 1,31 persen

    BPS Kota Madiun catat Inflasi year or year sebesar 1,31 persen

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun merilis inflansi yang terjadi sepanjang tahun 2024. Tercatat secara month to month (MtM) untuk Desember 2024, Kota Madiun mengalami inflasi sebanyak 0,43 persen. Sementara itu jika melihat data inflasi secara year or year sebesar 1,31 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz menjelaskan posisi inflasi Kota […]

    Bagikan
expand_less