Berita Terkini
Trending Tags

Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026) lalu.

Padahal, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelumnya telah mengeluarkan instruksi agar seluruh pengurus dan kader segera mencopot atribut yang terpasang di ruang publik setelah rangkaian acara peringatan selesai. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono.

Ketua DPC Partai Gerindra Magetan, Puthut Pujiono, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, memastikan pihaknya segera melakukan penertiban. Ia menegaskan, pencopotan atribut akan dilakukan pada hari yang sama.

“Baik, hari ini langsung kami bersihkan,” ungkapnya.

Puthut juga menjelaskan bahwa sebenarnya sebagian besar atribut sudah dicopot seusai acara utama yang berlangsung di Hotel Bukit Bintang.

“Kalau yang terpasang untuk acara di Bukit Bintang, begitu kegiatan selesai, seluruh atribut langsung kami lepas,” jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat masih adanya atribut yang belum terjangkau tim. “Kami minta maaf untuk ketidakteraturan yang sempat terjadi. Semua akan kami tertibkan hari ini,” ujarnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggelar pasar murah yang diserbu oleh warga pada Rabu (19/03/2025). Dalam pasar murah di halaman kantor Kejari Kota Madiun ini disediakan sekitar 1.000 paket sembako murah. Terdiri dari minyak goreng dan beras. Dede Sutisna, Kepala Kejari Kota Madiun mengungkapkan pasar murah ini bagian dari kegiatan […]

    Bagikan
  • Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat pimpinannya, aktivitas di RSUD dr. Harjono Ponorogo tetap berjalan seperti biasa. Manajemen memastikan pelayanan kepada pasien tetap normal pasca penetapan Direktur RSUD dr. Yunus Mahatma sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu dini hari (9/11/2025). Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, mengatakan operasi […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun resmi menandatangani kesepakatan bersama terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Penandatanganan ini berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (18/06/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati, Ketua […]

    Bagikan
  • Belanja Daerah R-APBD 2026 Tercatat Rp. 2,1 Triliun, Pemkab Madiun Tetapkan Skala Prioritas

    Belanja Daerah R-APBD 2026 Tercatat Rp. 2,1 Triliun, Pemkab Madiun Tetapkan Skala Prioritas

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Bupati terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2026, Jumat (17/10/2025). Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Madiun itu dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran […]

    Bagikan
  • Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    Jujitsu Ponorogo Kukuhkan Dominasi, Cetak Hat-trick Juara Umum Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kontingen Jujitsu Kabupaten Ponorogo kembali membuktikan dominasinya dengan meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Bertanding di Malang Raya, para atlet Bumi Reyog sukses mengoleksi sembilan medali, masing-masing tiga emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Manajer tim, Wahyu Setiawan, […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
expand_less