Berita Terkini
Trending Tags

Konvoi Puluhan Motor Rusak Rumah Warga di Kota Madiun, Polisi Bekuk 9 Terduga Pelaku

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 400
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Madiun Kota gelar konferensi pers kasus konvoi brutal perusakan rumah warga. (9/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aksi brutal sekelompok pemuda yang melakukan konvoi dan pengerusakan di Jalan Dadali, Kelurahan Nambangan Kidul, Manguharjo, Kota Madiun pada Rabu (6/5/2026) lalu berakhir di tangan polisi. Satreskrim Polres Madiun Kota berhasil mengamankan sembilan terduga pelaku usai aksi pelemparan yang merusak rumah warga dan fasilitas umum. Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers Polres Madiun Kota pada Sabtu (9/5/2026). 

Waka Polres Madiun Kota, Kompol Bambang Eko Sujarwo mengatakan, kejadian bermula saat sekitar 50 pengendara motor melakukan konvoi dari Jalan Trunojoyo menuju arah utara sambil memancing keributan.

“Pada saat konvoi mereka melakukan provokasi dengan geber-geber suara kendaraan serta membunyikan klakson berkali-kali,” ujarnya.

Sesampainya di Jalan Dadali, rombongan berhenti lalu turun dari kendaraan dan melakukan pelemparan menggunakan benda keras seperti paving, batu bata, hingga pot bunga ke arah permukiman warga.

“Mereka melakukan pelemparan dengan sasaran gang masuk Jalan Dadali dan mengenai beberapa rumah warga,” kata Bambang.

Akibat aksi tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Selain itu, beberapa fasilitas umum juga rusak akibat lemparan para pelaku. Aksi anarkis itu berlangsung sekitar 15 menit sebelum akhirnya dilaporkan warga ke polisi.

“Usai menerima laporan, Satreskrim Polres Madiun Kota langsung melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap para pelaku. Hasilnya, sembilan orang berhasil diamankan di rumah masing-masing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Waka Polres Madiun Kota.

Kesembilan terduga pelaku masing-masing berinisial RLP (18), AKP (18), MP (18), A (16), SA (16), HAS (16), DAM (17), LDN (16), dan FRZ (17). Sebagian besar pelaku diketahui berasal dari Kabupaten Madiun dan sebagian lainnya dari Magetan serta Sidoarjo.

“Untuk beberapa pelaku yang berhasil diamankan, sebagian besar berasal dari wilayah Kabupaten Madiun dan sebagian juga ada dari wilayah Magetan,” ungkap Bambang.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pecahan genteng rumah, batu bata, paving, pot bunga, 10 unit telepon genggam, tiga helm, pakaian yang digunakan pelaku, hingga papan rambu lalu lintas berbahan besi. Selain itu, tiga unit sepeda motor yang digunakan saat konvoi turut diamankan.

Dalam kasus ini, para terduga pelaku dijerat Pasal 262 dan/atau Pasal 521 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang secara bersama-sama di muka umum. Ancaman hukuman maksimal mencapai lima tahun penjara.

Polres Madiun Kota menegaskan akan terus mendalami motif aksi pengerusakan tersebut. Polisi juga memastikan penanganan kasus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pelaku yang masih berstatus di bawah umur.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman oleh petugas,” tegas Bambang.

Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari aksi-aksi yang meresahkan.

“Polres Madiun Kota berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif dan akan melakukan tindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang melakukan kejahatan yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Maidi – F. Bagus Panuntun telah resmi ditetapkan KPU Kota Madiun sebagai Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih Pilkada tahun 2024. Meski tidak didampingi wakilnya, Maidi menerima Surat Keputusan KPU Kota Madiun Nomor 20 tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Madiun Tahun 2024. Dengan […]

    Bagikan
  • Misi Kemanusiaan Berujung Penahanan Israel, Keluarga Aktivis Ponorogo Menanti Kepastian

    Misi Kemanusiaan Berujung Penahanan Israel, Keluarga Aktivis Ponorogo Menanti Kepastian

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keluarga Herman Budianto  (53), salah satu aktivis kemanusiaan asal Indonesia yang dilaporkan ditahan militer Israel saat mengikuti misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah tegas untuk membebaskan para WNI tersebut. Suasana cemas terlihat di rumah keluarga Herman di Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota dan Komunitas Ojol Gelar Salat Gaib untuk Alm. Affan Kurniawan

    Polres Madiun Kota dan Komunitas Ojol Gelar Salat Gaib untuk Alm. Affan Kurniawan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota melaksanakan salat gaib dan doa bersama di Masjid Al Mukhlisin pada Jumat (29/08/2025). Acara ini diikuti oleh seluruh personel Polres, jajaran Polsek, tokoh agama, serta komunitas ojek online (Ojol) Madiun. Salat gaib dipimpin KH. Fathurhman atau yang akrab disapa Gus Mamang. Dalam doa bersama, ia memohon keselamatan, […]

    Bagikan
  • Suran Agung PSHW Magetan 2025 Berlangsung Meriah dan Tertib, Ribuan Warga Padati GOR Magetan

    Suran Agung PSHW Magetan 2025 Berlangsung Meriah dan Tertib, Ribuan Warga Padati GOR Magetan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Magetan pada Sabtu (19/07/2025), dalam peringatan Suran Agung dan Hari Ulang Tahun ke-122 PSHW. Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah, aman, dan penuh semangat persaudaraan antar warga perguruan. “Suran Agung ini bukan sekadar acara tahunan, tapi momentum untuk […]

    Bagikan
  • Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    Rookie Dragbike 2025, Upaya Polres Magetan Tekan Balap Liar dan Kenakalan Remaja

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Magetan menggelar ajang balap resmi bertajuk Bhayangkara Rookie Dragbike 2025, Minggu (29/06/2025), di Sirkuit Non Permanen Jalan Pasar Sayur, Magetan. Ajang ini menjadi strategi konkret kepolisian dalam menekan praktik balap liar sekaligus menyalurkan bakat generasi muda ke jalur yang legal dan aman. Kapolres […]

    Bagikan
expand_less