Berita Terkini
Trending Tags

Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembelajaran digital dan kelas tanpa dinding diterapkan di SRT Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Sebanyak 109 siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menikmati fasilitas belajar yang lengkap disertai pola pembelajaran berbeda dari sekolah pada umumnya. Program ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas proses pendidikan para siswa.

Berlokasi di kompleks eks sentra kerajinan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sejumlah sarana pendidikan modern mulai dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut meliputi laptop, smartboard, hingga perangkat laboratorium untuk praktik fisika, kimia, dan biologi.Kepala SRT 5 Ponorogo, Devi Tri Candrawati, menjelaskan seluruh fasilitas tersebut berasal dari program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Tak hanya perangkat belajar berbasis teknologi, sekolah juga mulai menerima tambahan koleksi buku dari Perpustakaan Nasional dan perpustakaan daerah. Selain itu, komputer tambahan turut didatangkan guna menunjang sistem pembelajaran digital.

“Untuk sarana dan prasarana penunjang belajar anak-anak sudah mulai datang dan bisa digunakan. Mulai dari laptop, smartboard, kemudian alat praktik laboratorium kimia, biologi, dan fisika,” ujar Devi, Kamis (14/5/2026).

Kebutuhan pribadi siswa pun turut dipenuhi melalui program tersebut. Setiap siswa menerima perlengkapan lengkap mulai dari seragam nasional, pramuka, batik, pakaian olahraga, jaket, hingga pakaian santai dan pakaian dalam.

Tidak berhenti di situ, siswa juga memperoleh sepatu, tas sekolah, koper, dan tumbler air minum tanpa dipungut biaya. Menurut Devi, hampir seluruh perlengkapan telah diterima siswa, kecuali beberapa anak yang saat pembagian sedang izin pulang.

Pihak sekolah bahkan telah menyiapkan sistem penggantian perlengkapan apabila pakaian maupun sepatu siswa sudah tidak sesuai ukuran akibat masa pertumbuhan.

“Karena anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, nanti kalau sudah sempit atau tidak muat akan ada mekanisme penggantian lagi,” katanya.

Selain fasilitas yang lengkap, SRT 5 Ponorogo juga menerapkan konsep pembelajaran berbeda bernama “kelas tanpa dinding”. Metode ini dirancang agar siswa tidak merasa jenuh saat mengikuti kegiatan belajar.

Devi mengungkapkan, penerapan konsep tersebut berawal dari evaluasi terhadap karakter dan kebiasaan belajar siswa. Hasilnya, hanya sekitar 30 persen siswa yang dinilai siap mengikuti pembelajaran penuh di dalam kelas, sedangkan mayoritas lainnya membutuhkan pendekatan berbeda.

“Kalau dipaksakan belajar di dalam kelas terus-menerus itu akan sia-sia. Maka kami membuat formula kelas tanpa dinding agar anak-anak nyaman belajarnya,” jelasnya.

Melalui metode tersebut, pembelajaran akademik dipadukan dengan penguatan keterampilan hidup atau life skill. Para siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik seperti hidroponik dan budidaya ayam petelur.

Image Not Found
Siswa SRT Ponorogo belajar life skill melalui budidaya ayam petelur. Foto : Ega-Sinergia

Dalam praktik peternakan misalnya, siswa diajak memahami penerapan ilmu pelajaran secara langsung. Saat memanen telur, mereka belajar menghitung hasil penjualan melalui matematika, memahami biaya produksi lewat ekonomi, hingga melatih kemampuan komunikasi dan negosiasi saat memasarkan hasil ternak.

“Jadi matematika masuk, ekonomi masuk, penggunaan bahasa yang lugas dan resmi saat negosiasi juga masuk. Semua dikolaborasikan dalam pembelajaran life skill,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    Jenazah PMI Asal Magetan Tiba di Tanah Air, Keluarga Diselimuti Duka

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana duka menyelimuti Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Senin (27/10/2025) malam. Jenazah Fendi Setiawan (31), Pekerja Migran Indonesia (PMI) akhirnya tiba di rumah duka setelah sempat tertunda karena kendala administrasi pemulangan dari Malaysia. Isak tangis keluarga dan warga pecah ketika peti jenazah tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Beberapa kerabat tak […]

    Bagikan
  • 28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    28 Jemaah Haji Khusus dan 6 Haji Furoda Sindo Wisata Berangkat Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Labbaik allahumma labbaik labbaika la syarika laka labbaik. Lantunan talbiyah menggema di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun pada Selasa (27/05/2025), dimana 28 jemaah haji khusus dan 6 jemaah haji furoda Sindo Wisata bersiap berangkat ke tanah suci. Kegiatan diawali dengan sholat safar dan doa bersama. Suasana haru pun terpancar […]

    Bagikan
  • Internet Anak di Magetan Segera Dibatasi? Pemkab Sedang Finalisasi Aturan

    Internet Anak di Magetan Segera Dibatasi? Pemkab Sedang Finalisasi Aturan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah menyiapkan formulasi kebijakan pembatasan akses internet bagi anak di tingkat daerah. Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan nasional terkait perlindungan pengguna muda serta peningkatan kualitas SDM di era digital.  Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, usai mengikuti pertemuan di Graha Adi […]

    Bagikan
  • Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan angkat bicara terkait penyegelan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, oleh puluhan warga beberapa waktu lalu. DLH menilai keberadaan TPS tetap dibutuhkan sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah, namun pelaksanaan standar operasional pengelolaannya perlu dievaluasi dan diperbaiki. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Ribuan Cyclist Ramaikan Fun Bike HUT TNI ke-80 Korem 081/DSJ

    Ribuan Cyclist Ramaikan Fun Bike HUT TNI ke-80 Korem 081/DSJ

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Madiun berlangsung semarak. Ribuan cyclist dari berbagai daerah memadati Pahlawan Business Center (PBC) pada Minggu (12/10/2025) untuk meramaikan Fun Bike bersama Korem 081/Dhirot Saha Jaya. Acara ini turut dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Walikota Madiun, Bagus Panuntun […]

    Bagikan
expand_less