Berita Terkini
Trending Tags

Dari Digitalisasi hingga Peternakan Ayam, Cara Unik SRT Ponorogo Didik Siswa

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pembelajaran digital dan kelas tanpa dinding diterapkan di SRT Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Sebanyak 109 siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini menikmati fasilitas belajar yang lengkap disertai pola pembelajaran berbeda dari sekolah pada umumnya. Program ini diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus efektivitas proses pendidikan para siswa.

Berlokasi di kompleks eks sentra kerajinan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sejumlah sarana pendidikan modern mulai dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut meliputi laptop, smartboard, hingga perangkat laboratorium untuk praktik fisika, kimia, dan biologi.Kepala SRT 5 Ponorogo, Devi Tri Candrawati, menjelaskan seluruh fasilitas tersebut berasal dari program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Tak hanya perangkat belajar berbasis teknologi, sekolah juga mulai menerima tambahan koleksi buku dari Perpustakaan Nasional dan perpustakaan daerah. Selain itu, komputer tambahan turut didatangkan guna menunjang sistem pembelajaran digital.

“Untuk sarana dan prasarana penunjang belajar anak-anak sudah mulai datang dan bisa digunakan. Mulai dari laptop, smartboard, kemudian alat praktik laboratorium kimia, biologi, dan fisika,” ujar Devi, Kamis (14/5/2026).

Kebutuhan pribadi siswa pun turut dipenuhi melalui program tersebut. Setiap siswa menerima perlengkapan lengkap mulai dari seragam nasional, pramuka, batik, pakaian olahraga, jaket, hingga pakaian santai dan pakaian dalam.

Tidak berhenti di situ, siswa juga memperoleh sepatu, tas sekolah, koper, dan tumbler air minum tanpa dipungut biaya. Menurut Devi, hampir seluruh perlengkapan telah diterima siswa, kecuali beberapa anak yang saat pembagian sedang izin pulang.

Pihak sekolah bahkan telah menyiapkan sistem penggantian perlengkapan apabila pakaian maupun sepatu siswa sudah tidak sesuai ukuran akibat masa pertumbuhan.

“Karena anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, nanti kalau sudah sempit atau tidak muat akan ada mekanisme penggantian lagi,” katanya.

Selain fasilitas yang lengkap, SRT 5 Ponorogo juga menerapkan konsep pembelajaran berbeda bernama “kelas tanpa dinding”. Metode ini dirancang agar siswa tidak merasa jenuh saat mengikuti kegiatan belajar.

Devi mengungkapkan, penerapan konsep tersebut berawal dari evaluasi terhadap karakter dan kebiasaan belajar siswa. Hasilnya, hanya sekitar 30 persen siswa yang dinilai siap mengikuti pembelajaran penuh di dalam kelas, sedangkan mayoritas lainnya membutuhkan pendekatan berbeda.

“Kalau dipaksakan belajar di dalam kelas terus-menerus itu akan sia-sia. Maka kami membuat formula kelas tanpa dinding agar anak-anak nyaman belajarnya,” jelasnya.

Melalui metode tersebut, pembelajaran akademik dipadukan dengan penguatan keterampilan hidup atau life skill. Para siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik seperti hidroponik dan budidaya ayam petelur.

Image Not Found
Siswa SRT Ponorogo belajar life skill melalui budidaya ayam petelur. Foto : Ega-Sinergia

Dalam praktik peternakan misalnya, siswa diajak memahami penerapan ilmu pelajaran secara langsung. Saat memanen telur, mereka belajar menghitung hasil penjualan melalui matematika, memahami biaya produksi lewat ekonomi, hingga melatih kemampuan komunikasi dan negosiasi saat memasarkan hasil ternak.

“Jadi matematika masuk, ekonomi masuk, penggunaan bahasa yang lugas dan resmi saat negosiasi juga masuk. Semua dikolaborasikan dalam pembelajaran life skill,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Geruduk Balai Desa Badegan Ponorogo, Tuntut Usut Dugaan Pungli PTSL

    Warga Geruduk Balai Desa Badegan Ponorogo, Tuntut Usut Dugaan Pungli PTSL

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Puluhan warga Dusun Kroyo, Desa Badegan, Kecamatan Badegan, menggeruduk Balai Desa Badegan, Selasa (14/01/2025). Aksi ini dilakukan buntut dari dugaan pungutan liar (Pungli) dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan oleh Wahyu Widodo, Kepala Dusun Kroyo. Menurut warga, biaya PTSL yang disepakati sebesar Rp 300 ribu per sertifikat. […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung […]

    Bagikan
  • Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Debit air Bendungan Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus mengalami penyusutan drastis selama musim kemarau. Saat ini elevasi air tercatat 7,8 mdpl dengan volume sekitar 400 ribu meter kubik dari kapasitas normal sekitar 3,9 juta meter kubik.  Petugas Operasi Bendungan Dawuhan, Agung Wirasat, menyampaikan bahwa pintu air […]

    Bagikan
  • Khofifah Soroti Marak Kasus Dugaan Perdagangan Organ PMI

    Khofifah Soroti Marak Kasus Dugaan Perdagangan Organ PMI

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi isu sensitif terkait dugaan perdagangan organ yang melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam kunjungannya ke Ponorogo, Rabu (14/05/2025), Khofifah menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam proses perekrutan PMI yang kerap berbasis hubungan sosial di tingkat desa. “Proses rekrutmen PMI ini seringkali terjadi antar tetangga, […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
  • Kebakaran Saat Sahur di Telaga Sarangan, Kios Oleh-Oleh Ludes! Kerugian Tembus Rp170 Juta

    Kebakaran Saat Sahur di Telaga Sarangan, Kios Oleh-Oleh Ludes! Kerugian Tembus Rp170 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (18/3/2026) pagi. Insiden yang berlangsung saat waktu sahur itu menghanguskan sejumlah kios oleh-oleh milik pedagang setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 170 juta. Api pertama kali diketahui warga ketika […]

    Bagikan
expand_less