Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 266
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah.

Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan anorganik langsung dari rumah tangga. Pemkab menilai, cara ini mampu mengurangi beban pengangkutan dan memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini makin kritis.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pemilahan sampah adalah langkah mutlak.

“Ada instruksi dari Presiden untuk menangani persoalan sampah secara serius. Karena itu kami membuat gerakan pilah sampah dari rumah, terutama untuk memisahkan sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Menurutnya, pemilahan sejak dari sumber akan mempermudah proses pengolahan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya melalui bank sampah.

“Jika berjalan baik, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat disetorkan ke bank sampah agar memiliki nilai ekonomi,” ungkap Bupati.

Image Not Found
Pemkab Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian. Foto : Kusnanto-Sinergia

Bupati Nanik menyebutkan bahwa kondisi TPA saat ini sudah mendekati penuh. Bila pola lama terus dipertahankan, kapasitas tambahan pun tidak akan bertahan lama.

“TPA kita sudah sesak. Kalau sampah masih tercampur seperti sekarang, sekalipun dibangun TPA baru, pasti cepat penuh. Padahal 70–80 persen sampah rumah tangga adalah organik dan seharusnya tidak masuk TPA,” jelasnya.

Dengan pemilahan konsisten, sampah organik dapat langsung diarahkan ke rumah kompos di tingkat kecamatan, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan, Saif Muchlisun, menegaskan bahwa program ini terintegrasi hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pembentukan pokja kebersihan.

“Setiap desa dan kelurahan wajib memiliki pokja kebersihan. Untuk pilot project, kami prioritaskan wilayah yang sudah memiliki KSM dan pokja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab mulai menerapkan aturan tegas terkait pengambilan sampah.

“Mulai sekarang pengambilannya terjadwal, dan warga wajib memilah. Kalau tidak terpilah, tidak kami ambil. Ini untuk memudahkan pengelolaan sekaligus mengurangi sampah yang masuk TPA,” tambahnya.

Saat ini petugas kebersihan sudah melakukan pemilahan di lapangan, namun pemerintah menilai hal tersebut tidak cukup karena pemisahan harus dimulai dari warga.

Saif memaparkan bahwa volume sampah di Magetan cukup besar. “Lima puluh ton per hari masuk TPA, sementara total produksinya mencapai dua ratus enam puluh ton per hari. Area kota sudah terkelola 99,9 persen, tetapi di tingkat kabupaten baru sekitar 70 persen. Sisanya 30 persen belum terkelola dan masih dibuang sembarangan,” tandasnya.

Pemkab menargetkan seluruh desa dan kelurahan segera mengaktifkan pokja kebersihan dan menerapkan pemilahan sampah agar target nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dapat tercapai.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    Rem Diduga Blong, Motor Tabrak Mobil di Jalur Wisata Sarangan Magetan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario yang melaju dari arah Karanganyar menuju Sarangan diduga mengalami rem blong saat melewati turunan tajam kawasan Lawu Green Forests (LGF). Motor tersebut kemudian menghantam mobil Honda Mobilio yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa […]

    Bagikan
  • Maling Bobol Kantor Pemkab Magetan, Laptop dan Hard Disk Raib

    Maling Bobol Kantor Pemkab Magetan, Laptop dan Hard Disk Raib

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas pemerintahan terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Pelaku yang belum diketahui identitasnya nekat membobol sejumlah ruang kerja di kompleks perkantoran pemkab dan membawa kabur tujuh unit laptop serta satu hard disk dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Peristiwa tersebut baru terungkap pada Senin (15/6/2026) […]

    Bagikan
  • Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    Dispendikbud Madiun Akui Ada Kelalaian Sistem Perihal Siswa Tak Terdaftar Meski Ikut MPLS di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik seorang siswa yang sempat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Dagangan, namun belakangan dinyatakan tidak terdaftar secara resmi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Insiden ini memicu kegaduhan publik, mengingat siswa tersebut telah mengikuti seluruh […]

    Bagikan
  • 1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sosok korban kecelakaan yang menemani Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Waluyo Jati Sasono, di  Jalan Raya Tol Solo-Ngawi KM 547+900 A, masuk Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (06/06/2025), diungkap oleh salah satu rekan sejawat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, sekaligus Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Seorang pencari rumput, Talam (63), warga Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Ngawi, ditemukan tewas setelah terjatuh ke dalam Waduk Pondok pada Senin siang 6/1/2025. Kematian korban diduga disebabkan oleh kambuhnya penyakit bawaan yang dideritanya. Menurut Waidi (52), tetangga korban, kejadian bermula ketika Talam, bersama istrinya dan seorang tetangga lainnya, pergi mencari rumput dengan […]

    Bagikan
  • Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Peltu Handoko, […]

    Bagikan
expand_less