Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 375
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah.

Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan anorganik langsung dari rumah tangga. Pemkab menilai, cara ini mampu mengurangi beban pengangkutan dan memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini makin kritis.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pemilahan sampah adalah langkah mutlak.

“Ada instruksi dari Presiden untuk menangani persoalan sampah secara serius. Karena itu kami membuat gerakan pilah sampah dari rumah, terutama untuk memisahkan sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Menurutnya, pemilahan sejak dari sumber akan mempermudah proses pengolahan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya melalui bank sampah.

“Jika berjalan baik, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat disetorkan ke bank sampah agar memiliki nilai ekonomi,” ungkap Bupati.

Image Not Found
Pemkab Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian. Foto : Kusnanto-Sinergia

Bupati Nanik menyebutkan bahwa kondisi TPA saat ini sudah mendekati penuh. Bila pola lama terus dipertahankan, kapasitas tambahan pun tidak akan bertahan lama.

“TPA kita sudah sesak. Kalau sampah masih tercampur seperti sekarang, sekalipun dibangun TPA baru, pasti cepat penuh. Padahal 70–80 persen sampah rumah tangga adalah organik dan seharusnya tidak masuk TPA,” jelasnya.

Dengan pemilahan konsisten, sampah organik dapat langsung diarahkan ke rumah kompos di tingkat kecamatan, sedangkan sampah anorganik dapat didaur ulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan, Saif Muchlisun, menegaskan bahwa program ini terintegrasi hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pembentukan pokja kebersihan.

“Setiap desa dan kelurahan wajib memiliki pokja kebersihan. Untuk pilot project, kami prioritaskan wilayah yang sudah memiliki KSM dan pokja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab mulai menerapkan aturan tegas terkait pengambilan sampah.

“Mulai sekarang pengambilannya terjadwal, dan warga wajib memilah. Kalau tidak terpilah, tidak kami ambil. Ini untuk memudahkan pengelolaan sekaligus mengurangi sampah yang masuk TPA,” tambahnya.

Saat ini petugas kebersihan sudah melakukan pemilahan di lapangan, namun pemerintah menilai hal tersebut tidak cukup karena pemisahan harus dimulai dari warga.

Saif memaparkan bahwa volume sampah di Magetan cukup besar. “Lima puluh ton per hari masuk TPA, sementara total produksinya mencapai dua ratus enam puluh ton per hari. Area kota sudah terkelola 99,9 persen, tetapi di tingkat kabupaten baru sekitar 70 persen. Sisanya 30 persen belum terkelola dan masih dibuang sembarangan,” tandasnya.

Pemkab menargetkan seluruh desa dan kelurahan segera mengaktifkan pokja kebersihan dan menerapkan pemilahan sampah agar target nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dapat tercapai.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Blong di Jalur Lama Sarangan, PNS Asal Tulungagung Tewas di Lokasi

    Rem Blong di Jalur Lama Sarangan, PNS Asal Tulungagung Tewas di Lokasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali menimpa pengguna jalan di jalur wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebuah sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AG 2685 RCK mengalami rem blong di Jalan Lama Mandoran–Plaosan, tepatnya di tikungan dekat tempat pencucian kendaraan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pada Minggu malam (2/11/2025). Korban pengendara […]

    Bagikan
  • Jambore Pariwisata 2026 di Klangon Madiun, Dorong Wisata Minat Khusus Berbasis Masyarakat

    Jambore Pariwisata 2026 di Klangon Madiun, Dorong Wisata Minat Khusus Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pengembangan pariwisata minat khusus di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, didorong agar tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut mengemuka dalam Jambore Pariwisata Minat Khusus 2026 yang digelar di Rintisan Desa Wisata Klangon, Kecamatan Saradan, pada 14–15 Oktober 2026. Kegiatan selama dua hari […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan pembentukan 235 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa dan kelurahan rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam prioritas nasional pembangunan ekonomi desa. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan percepatan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinegia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih yang di gelar pada, Rabu (30/04/2025) di Pendopo Muda Graha. Pemkab Madiun juga menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang ditandatangani dan mulai berlaku pada 27 Maret 2025. Program ini menjadi […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wali Kota Madiun, Maidi yang di dampingi Wakil Walikota Madiun, F Bagus Panuntun melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Besar Kota Madiun pada Sabtu (29/03/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah memastikan bahwa harga barang-barang kebutuhan pokok di […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas photo_camera 2

    Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memulai Operasi Keselamatan Semeru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Magetan, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini melibatkan TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi terkait, serta dihadiri unsur Forkopimda. Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo memimpin apel sekaligus membacakan amanat Kapolda Jatim. Ia menegaskan bahwa gelar pasukan bukan […]

    Bagikan
expand_less