Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban perihal kawasan industri, (24/2/2026), Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembentukan kawasan industri di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi di luar kawasan industri ring satu. Langkah ini disebut sebagai respons atas mulai penuhnya kawasan industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Eddi Wiyono, menyatakan bahwa Madiun kini masuk dalam peta prioritas pengembangan industri.

Hal itu merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jawa Timur.

“Perkembangannya cukup signifikan. Pengelola sudah ada yang siap masuk, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Ketersediaan lahannya juga sudah clear,” kata Eddi saat menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban Selasa (24/2/2026).

Regulasi tersebut merupakan turunan dari Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Madiun Tahun 2024–2044. Dokumen itu menjadi fondasi arah industrialisasi daerah selama dua dekade ke depan.

Pertumbuhan industri di Jawa Timur selama ini terkonsentrasi di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, hingga Mojokerto. Kawasan-kawasan tersebut kini disebut mendekati kapasitas maksimal.

Pemprov Jatim, melalui program Nawa Bhakti Satya, mendorong perluasan pusat pertumbuhan ekonomi ke wilayah selatan. Kabupaten Madiun diproyeksikan menjadi salah satu simpul baru.

“Sekarang arahnya bergeser ke selatan. Madiun punya potensi dari sisi lahan dan minat pengelola,” ujar Eddi.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerataan investasi agar tidak terpusat di kawasan metropolitan Surabaya. Pemerintah berharap pengembangan kawasan industri baru dapat memicu efek berganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga tumbuhnya sektor pendukung seperti logistik dan jasa.

Meski persiapan dasar dinilai cukup matang, Eddi menegaskan pembangunan kawasan industri merupakan proyek lintas sektor. Peran Pemerintah Kabupaten Madiun tetap krusial sebagai pemilik kewenangan wilayah, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang dan kepastian tata ruang.

“Ini bukan hanya soal lahan dan investor. Dukungan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor harus kuat,” katanya.

Sosialisasi regulasi yang digelar di Puspem Caruban disebut sebagai langkah awal untuk memastikan keselarasan kebijakan antara pemerintah daerah dan provinsi.

Jika terealisasi sesuai rencana, kawasan industri Madiun berpotensi menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di koridor selatan Jawa Timur—menggeser dominasi ring satu dan membuka babak baru industrialisasi berbasis pemerataan wilayah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Rekaman CCTV Aksi Brutal Perampokan Indomaret di Maospati

    Viral Rekaman CCTV Aksi Brutal Perampokan Indomaret di Maospati

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan bersenjata mengguncang warga Maospati, Kabupaten Magetan. Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menampilkan detik-detik kawanan perampok menyatroni sebuah Indomaret di Jalan Raya Barat, tepat di timur traffic light depan Lanud Iswahjudi, Kamis (04/09/2025) sekitar pukul 04.24 WIB. Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil putih berhenti di depan minimarket. […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim. “Sudah […]

    Bagikan
  • DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan mahasiswa dari 2 organisasi Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Ponorogo, Kamis (04/09/2025). Tidak dengan aksi turun jalan, mereka memilih berdialog langsung dengan pimpinan DPRD dan Bupati Ponorogo. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat paripurna, mahasiswa menyodorkan tujuh poin aspirasi. Di antaranya, penghentian tindakan represif aparat, evaluasi oknum pelanggar HAM, serta […]

    Bagikan
  • Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan nama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Madiun yang juga Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, resmi ditunjuk sebagai anggota tim formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Penunjukan ini diumumkan dalam acara pengumuman hasil e-voting di […]

    Bagikan
  • PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    PMII dan GMNI Tunda Audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun, Pertimbangkan Situasi Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua organisasi mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Madiun, menunda audiensi dengan DPRD Kabupaten Madiun yang semula dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025). Keputusan ini disampaikan melalui rilis resmi kedua organisasi. Ketua GMNI Cabang Madiun, Nikolaus Leontin Ama Beta, […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    Harga Beras di Madiun Stabil Meski Isu Oplosan Merebak

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah merebaknya isu beras oplosan di sejumlah daerah, harga beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terpantau stabil. Baik beras kualitas medium maupun premium belum menunjukkan lonjakan signifikan di tingkat eceran. Pedagang beras di Kecamatan Geger, Muhammad Allan Irnanda Yusuf, menyatakan harga beras medium bertahan di angka Rp13.500 per […]

    Bagikan
expand_less