Berita Terkini
Trending Tags

Kawasan Industri Madiun Dipacu, Pemprov Jatim Geser Poros Investasi ke Selatan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 390
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban perihal kawasan industri, (24/2/2026), Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong percepatan pembentukan kawasan industri di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi di luar kawasan industri ring satu. Langkah ini disebut sebagai respons atas mulai penuhnya kawasan industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengawasan dan Pengendalian Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Eddi Wiyono, menyatakan bahwa Madiun kini masuk dalam peta prioritas pengembangan industri.

Hal itu merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jawa Timur.

“Perkembangannya cukup signifikan. Pengelola sudah ada yang siap masuk, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Ketersediaan lahannya juga sudah clear,” kata Eddi saat menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati Madiun Nomor 75 Tahun 2025 di Ruang Praja Mukti, Puspem Caruban Selasa (24/2/2026).

Regulasi tersebut merupakan turunan dari Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Madiun Tahun 2024–2044. Dokumen itu menjadi fondasi arah industrialisasi daerah selama dua dekade ke depan.

Pertumbuhan industri di Jawa Timur selama ini terkonsentrasi di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, hingga Mojokerto. Kawasan-kawasan tersebut kini disebut mendekati kapasitas maksimal.

Pemprov Jatim, melalui program Nawa Bhakti Satya, mendorong perluasan pusat pertumbuhan ekonomi ke wilayah selatan. Kabupaten Madiun diproyeksikan menjadi salah satu simpul baru.

“Sekarang arahnya bergeser ke selatan. Madiun punya potensi dari sisi lahan dan minat pengelola,” ujar Eddi.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerataan investasi agar tidak terpusat di kawasan metropolitan Surabaya. Pemerintah berharap pengembangan kawasan industri baru dapat memicu efek berganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga tumbuhnya sektor pendukung seperti logistik dan jasa.

Meski persiapan dasar dinilai cukup matang, Eddi menegaskan pembangunan kawasan industri merupakan proyek lintas sektor. Peran Pemerintah Kabupaten Madiun tetap krusial sebagai pemilik kewenangan wilayah, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang dan kepastian tata ruang.

“Ini bukan hanya soal lahan dan investor. Dukungan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor harus kuat,” katanya.

Sosialisasi regulasi yang digelar di Puspem Caruban disebut sebagai langkah awal untuk memastikan keselarasan kebijakan antara pemerintah daerah dan provinsi.

Jika terealisasi sesuai rencana, kawasan industri Madiun berpotensi menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di koridor selatan Jawa Timur—menggeser dominasi ring satu dan membuka babak baru industrialisasi berbasis pemerataan wilayah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, melakukan inspeksi lapangan guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi potensi cuaca hidrometeorologi yang masih berlangsung, Kamis (23/4/2026). Pengecekan bersama Sekda Kota Madiun ini dilakukan mulai dari fasilitas pompa air hingga penataan kawasan perkotaan. Bagus menyebut bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Lereng Lawu Magetan Belum Padam, Api Bergerak ke Arah Ngawi

    Kebakaran Hutan Lereng Lawu Magetan Belum Padam, Api Bergerak ke Arah Ngawi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di lereng Gunung Lawu, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga Senin (14/9/2026) sore belum berhasil dipadamkan. Kobaran api terus bergerak ke arah utara dan mulai mendekati kawasan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ngawi. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan lebih memprioritaskan upaya mitigasi dan pembuatan sekat […]

    Bagikan
  • Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun|Ratusan handphone (HP) milik anggota Korem 081/DSJ mendadak diperiksa, Kamis (16/01/2025) selepas apel pagi. Hal ini sebagai langkah agar tidak kecolongan ada anggota yang bermain judi online. Tak hanya judol, pemeriksaan yang dilakukan juga bertujuan untuk melihat ada tidaknya keterlibatan anggota Korem 081/DSJ dalam pinjaman online (pinjol). “Pengecekan yang kita lakukan ini […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun mulai mempersiapkan calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan 1448 H/2027 M. Sebanyak sekitar 385 calon jemaah mengikuti sosialisasi di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan pada persiapan sejak dini, terutama menyangkut […]

    Bagikan
  • Penjualan Miras Secara Terang – Terangan Mulai Marak Di Caruban, Satpol PP Temukan Minol Golongan A-C

    Penjualan Miras Secara Terang – Terangan Mulai Marak Di Caruban, Satpol PP Temukan Minol Golongan A-C

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun– Peredaran minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (minol) di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, mulai mendapat sorotan. Sejumlah tempat usaha diduga menjual minuman beralkohol secara terbuka, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun turun melakukan penertiban. Petugas menyasar dua lokasi, yakni Outlet Libra di Caruban dan Outlet […]

    Bagikan
  • Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan angkat bicara terkait penyegelan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, oleh puluhan warga beberapa waktu lalu. DLH menilai keberadaan TPS tetap dibutuhkan sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah, namun pelaksanaan standar operasional pengelolaannya perlu dievaluasi dan diperbaiki. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah […]

    Bagikan
expand_less