Berita Terkini
Trending Tags

Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Damkar Kabupaten Ponorogo bersama LPBI NU berhasil mengevakuasi ular berbisa, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo mengevakuasi seekor ular berbisa yang masuk ke rumah warga di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/1/2025) dini hari.

Laporan diterima sekitar pukul 02.20 WIB. Ular yang masuk ke rumah tersebut diketahui merupakan jenis banjang taring (Boiga Cynodon), dengan panjang sekitar dua meter. Jenis ular ini dikenal memiliki taring belakang dan berbisa ringan hingga sedang.

Pemilik rumah, Fendi Agus (35), mengatakan kejadian bermula saat dirinya dibangunkan sang ibu yang melihat ular berada tepat di atas tempat salat di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga panik, terlebih di rumah terdapat anak kecil.

“Saya dibangunkan ibu sekitar jam dua karena ada ular tepat di atas tempat salat. Karena takut dan ada anak kecil, saya langsung inisiatif menelepon tim pemadam kebakaran,” ujar Fendi.

Setibanya di lokasi, petugas sempat mengalami kesulitan karena ular kabur ke kebun belakang rumah warga yang kondisinya cukup rimbun. Petugas kemudian melakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya ular berhasil ditemukan dan diamankan.

Kepala Regu Damkar Ponorogo, Sudarsono, menyampaikan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan relawan dari LPBI NU.

“Sekitar pukul dua lebih kami menerima laporan ada ular masuk ke rumah warga. Evakuasi sempat terkendala karena ular kabur ke kebun belakang yang rimbun, namun akhirnya berhasil kami amankan,” jelas Sudarsono.

Ular banjang taring yang berhasil dievakuasi selanjutnya diamankan petugas dan rencananya akan dilepaskan kembali ke habitat aslinya, guna menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menghindari potensi bahaya bagi warga.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 […]

    Bagikan
  • Kronologi Kecelakaan 7 Motor Tertabrak KA Malioboro Ekspres di Perlintasan Sebidang Magetan

    Kronologi Kecelakaan 7 Motor Tertabrak KA Malioboro Ekspres di Perlintasan Sebidang Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinerigia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang JPL 08, KM 176+586, tepatnya dekat Stasiun Magetan, pada Senin siang (19/04/2025). Tujuh sepeda motor tertabrak Kereta Api (KA) Malioboro Ekspres relasi Purwokerto menuju Malang. Insiden tragis ini diduga terjadi karena kelalaian petugas palang pintu yang membuka palang terlalu cepat setelah kereta […]

    Bagikan
  • Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perisitiwa kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Desa Banjarsari Wetan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (6/3/2025). Kobaran api melahap kandang beserta seisinya. Api mudah merambat ke setiap sisi kandang lantaran adanya sekam padi yang berada di dasar kandang dan sebagian dinding kandang terdapat terpal yang terbuat dari plastik. Salah seorang saksi, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (04/11/2025). Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor dan truk bermuatan tanah urug tengah antri untuk masuk ke lokasi proyek. Truk bermuatan tanah dengan nomor polisi AE 9017 UP dikemudikan oleh Tri Santoso, warga Bondrang, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen. Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul […]

    Bagikan
expand_less