Berita Terkini
Trending Tags

Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Damkar Kabupaten Ponorogo bersama LPBI NU berhasil mengevakuasi ular berbisa, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo mengevakuasi seekor ular berbisa yang masuk ke rumah warga di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/1/2025) dini hari.

Laporan diterima sekitar pukul 02.20 WIB. Ular yang masuk ke rumah tersebut diketahui merupakan jenis banjang taring (Boiga Cynodon), dengan panjang sekitar dua meter. Jenis ular ini dikenal memiliki taring belakang dan berbisa ringan hingga sedang.

Pemilik rumah, Fendi Agus (35), mengatakan kejadian bermula saat dirinya dibangunkan sang ibu yang melihat ular berada tepat di atas tempat salat di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga panik, terlebih di rumah terdapat anak kecil.

“Saya dibangunkan ibu sekitar jam dua karena ada ular tepat di atas tempat salat. Karena takut dan ada anak kecil, saya langsung inisiatif menelepon tim pemadam kebakaran,” ujar Fendi.

Setibanya di lokasi, petugas sempat mengalami kesulitan karena ular kabur ke kebun belakang rumah warga yang kondisinya cukup rimbun. Petugas kemudian melakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya ular berhasil ditemukan dan diamankan.

Kepala Regu Damkar Ponorogo, Sudarsono, menyampaikan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan relawan dari LPBI NU.

“Sekitar pukul dua lebih kami menerima laporan ada ular masuk ke rumah warga. Evakuasi sempat terkendala karena ular kabur ke kebun belakang yang rimbun, namun akhirnya berhasil kami amankan,” jelas Sudarsono.

Ular banjang taring yang berhasil dievakuasi selanjutnya diamankan petugas dan rencananya akan dilepaskan kembali ke habitat aslinya, guna menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus menghindari potensi bahaya bagi warga.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2026, Maidi Targetkan Ekonomi dan IPM Naik

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Madiun Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Madiun dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Sutardi, Selasa (22/07/2025). Rapat diikuti […]

    Bagikan
  • Nahkoda DPD Golkar Kab Madiun Ditangan Mashudi, Target Pileg 10 Kursi, Harmonis 2 Periode

    Nahkoda DPD Golkar Kab Madiun Ditangan Mashudi, Target Pileg 10 Kursi, Harmonis 2 Periode

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPD Partai Golkar Kab Madiun menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke XI di kantor DPD setempat. Hasil disepakati memilih Sekretaris Partai Golkar Mashudi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kab Madiun untuk periode 2025-2030. Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi dihadapan ratusan kader pohon beringin memberikan arahan agar mendukung pemerintahan. Selain […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    Truk Bermuatan Tebu Terguling di Karas Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah truk bermuatan tebu terguling di Jalan Raya Glodok–Kendal, tepatnya di depan SDN Jungke, Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/06/2025). Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan sempat mengakibatkan kemacetan. Kejadian bermula saat truk bernomor polisi H 9512 AE yang dikemudikan Bagus Yuhana […]

    Bagikan
  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
  • Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026). Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD). Kecurigaan tersebut akhirnya […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
expand_less