Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 53
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sukono (60), warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang terpasang di area persawahan. Ia ditemukan tak bernyawa di area persawahan Dusun Sedoro, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026) petang.
Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Tjahjono mengatakan korban awalnya pergi ke sawah sekitar pukul 16.00 WIB untuk mengecek lahan pertaniannya. Namun hingga menjelang sore, korban tak kunjung pulang ke rumah.
“Karena korban tidak pulang, keluarga bersama warga kemudian menyusul ke area persawahan untuk mencari yang bersangkutan,” ujar AKP Agustinus pada jumat (6/3/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di area sawah. Saat ditemukan, perut korban menempel pada kawat yang dialiri listrik, sementara tangan kirinya masih memegang kawat tersebut.
“Mengetahui kondisi itu, salah satu warga segera mematikan sumber listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus sebelum meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi korban.” tambahnya.

Tim inafis dari Satreskrim Polres Madiun tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya korban dievakuasi dari lokasi kejadian oleh warga sekitar.
“Tim Inafis Polres Madiun dan petugas medis dari puskesmas setempat tiba di rumah duka untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.” ucap Kapolsek Nglames.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban yang diduga akibat sengatan listrik. Di antaranya luka bakar di bagian pinggang kiri luka bakar pada pergelangan hingga telapak tangan kiri, serta luka bakar di bagian dada bawah ketiak kanan. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Dari lokasi kejadian kami mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang dikenakan korban, seutas kawat yang dialiri listrik, kabel listrik, serta lampu merah yang dipasang sebagai penanda bahwa area sawah tersebut dialiri listrik untuk jebakan tikus.” imbuhnya.
Berdasarkan keterangan polisi, kawat beraliran listrik tersebut diketahui dipasang oleh korban sendiri untuk menghalau hama tikus yang kerap merusak tanaman padi di sawahnya. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahaya penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik di area persawahan yang kerap memicu korban jiwa, baik bagi pemilik lahan maupun warga yang melintas di sekitar lokasi. (tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez


