Berita Terkini
Trending Tags

Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di lereng gunung lawu mengalami kerugian karena gagal panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya harga jual hasil pertanian.

Kerusakan paling parah terjadi pada tanaman kentang, tomat, dan cabai. Ketiganya tak mampu bertahan dalam kondisi lahan yang terlalu lembab dan minim sinar matahari.

“Tanaman sejenis kentang, tomat, dan cabai sangat memprihatinkan, Mas. Banyak yang terserang jamur dan petek karena hujan terus-menerus dan kabut setiap malam,” keluh Wawan Suparno (46), petani kentang asal Kelurahan Sarangan Jumat (15/05/2025).

Daun tanaman kentang tampak mengeriting dan mengering. Sementara itu, umbi kentang di dalam tanah justru membusuk. Harapan untuk memetik hasil pun pupus. Selain kerusakan tanaman, petani kini harus menghadapi kenyataan pahit lainnya. Anjloknya harga jual di pasaran.

Harga cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp. 70 ribu per kilogram kini hanya laku Rp. 30 ribu. Kentang yang biasanya dijual Rp. 20 ribu per kilogram kini hanya dihargai separuhnya.

“Kami rugi dobel. Panen gagal, harga pun jatuh. Biaya tanam nggak balik, apalagi bicara untung,” ujar Mulyono (60), petani tomat yang mengaku sebagian lahannya kini dibiarkan terbengkalai.

Image Not Found
Petani di lereng gunung lawu mengalami kerugian karena gagal panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Ironisnya, satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan harga justru tak bisa dinikmati. Harga tomat memang naik dari Rp. 5 ribu ke Rp. 8 ribu per kilogram. Namun buah yang dihasilkan banyak yang rusak dan tak layak jual akibat membusuk sebelum masa panen tiba.

Kondisi yang tak menentu membuat sebagian petani mulai mempertimbangkan untuk beralih ke jenis tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Namun langkah ini bukan tanpa risiko dan tantangan.

“Mengganti tanaman butuh biaya lagi, butuh waktu lagi. Belum tentu juga berhasil kalau cuacanya masih seperti ini,” kata Sumarni, petani lain yang juga terdampak.

Sejauh ini belum ada tanda-tanda perbaikan cuaca di kawasan Gunung Lawu. Petani hanya bisa berharap, hujan segera reda dan kabut tak lagi menyelimuti lahan mereka setiap malam.

“Kalau terus begini, musim tanam ini bisa jadi musim gagal bagi semua,” tutup Wawan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Sudah Tembus 11 Ribu Bibit

    Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Sudah Tembus 11 Ribu Bibit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program andalan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yakni satu rumah, satu pohon produktif hingga saat ini terus berjalan. Bantuan bibit mangga dan alpukat sudah tembus diangka 11,600  batang dari Dinas Pertanian dan Perikanan. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Pemkab Madiun, Soedjiono menjelaskan belasan ribu bibit buah mangga dan alpukat terinci […]

    Bagikan
  • Deretan Pejabat dan Pengusaha Diperiksa KPK dalam Kasus Wali Kota Madiun Nonaktif

    Deretan Pejabat dan Pengusaha Diperiksa KPK dalam Kasus Wali Kota Madiun Nonaktif

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, Selasa (24/2/2026). Pemeriksaan dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Madiun, Jalan Salak, Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam agenda pemeriksaan perdana tersebut, penyidik lembaga antirasuah memanggil sejumlah pihak dari unsur swasta […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Madiun, Pengendara Motor Tewas Usai Kabel Listrik Putus Diduga Tersangkut Truk Tebu

    Kecelakaan Maut di Madiun, Pengendara Motor Tewas Usai Kabel Listrik Putus Diduga Tersangkut Truk Tebu

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (2/6/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah diduga terlibat insiden yang dipicu putusnya kabel listrik akibat tersangkut truk gandeng bermuatan tebu. Korban diketahui bernama Revi Shintia Bela Safitri (18) warga Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Apel Terakhir Bersama ASN, Eddy Supriyanto Apresiasi Kinerja ASN Pemkot Madiun

    Apel Terakhir Bersama ASN, Eddy Supriyanto Apresiasi Kinerja ASN Pemkot Madiun

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar apel kerja yang dihadiri oleh seluruh ASN maupun non-ASN. Apel tersebut berlangsung di stadion wilis Kota Madiun yang dipimpin langsung oleh Pj Walikota Madiun, Eddy Supriyanto pada Senin (17/2/2025). Apel ini merupakan yang terakhir bagi dirinya, sekaligus menjadi momen perpisahan dengan para ASN dan masyarakat Kota […]

    Bagikan
  • Mencicipi Kuliner Heritage Ayam Panggang Sragi Ndadhapan

    Mencicipi Kuliner Heritage Ayam Panggang Sragi Ndadhapan

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner tradisional kini memiliki destinasi baru di Ponorogo. Warung makan Ayam Panggang Sragi Ndadhapan hadir dengan konsep heritage, menawarkan sajian ayam panggang khas dalam suasana pedesaan yang asri. Berlokasi di belakang Balai Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, warung ini baru dibuka sepekan terakhir. Konsepnya mengusung nuansa ndeso dengan halaman […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
expand_less