Jumat, 30 Okt 2026
Trending Tags

Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Tanah Air. Kasus pelecehan terhadap atlet kembali mencuat setelah VA, atlet kickboxing nasional mengaku menjadi korban pelecehan oleh Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia Jawa Timur, berinisial WPC.

Dalam unggahan postingan di akun Instagramnya, atlet kelahiran 25 Juni 2001 itu menceritakan perjalanannya mencari keadilan. Dalam unggahan tersebut, VA telah menceritakan soal pelecehan tersebut pada Wakil Sekjen PPKBI hingga melaporkan kepada Manajer dan Coach Timnas pada 2024 lalu. Hingga akhirnya pada Januari 2025, atlet asal Ngawi Jawa Timur itu melaporkan melalui surat yang ditujukan kepada Ketua Umum PPKBI Indonesia.

“Saya baru dipanggil untuk sidang kode etik 2025. Dan hasilnya… TIDAK ADA SANKSI kepada pelaku. Pelaku tetap menjabat sebagai Ketua Umum Kickboxing Provinsi Jawa Timur dan masih bebas berada di lingkungan olahraga,” tulis VA Selasa (10/3/2026).

Ironisnya, VA yang melaporkan kasus itu ke KONI Ngawi dan dilakukan mediasi di KONI Jawa Timur juga tidak membuahkan hasil. Malah, muncul isu bawah dirinya memfitnah pelaku yang juga pelatihnya tersebut. Demi mencari keadilan, atlet yang pernah mengharumkan ajang Global Association of Mixed Martial Arts (GAMMA) World Mixed Martial Arts Championships 2023 di Bangkok, Thailand itu memilih jalan melaporkan kepada polisi pada 8 Juli 2025.

“Saya hanya bisa menunggu…Menunggu keadilan yang terasa sangat lama,” keluhnya.

Akhirnya, pada 26 Februari 2026 pelaku resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sementara, PPKBI baru mengeluarkan sura penonaktifan pelaku pada 24 Februari 2026 lalu.

“Yang paling menyakitkan bagi saya adalah satu hal : seandainya sejak awal ada tindakan tegas, mungkin tidak akan ada korban lain,” pungkasnya.

Kasus itu kini masih dalam penanganan oleh pihak Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur. Penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain dalam kasus tersebut. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penangkapan ular jenis sanca kembang (Malayopython reticulatus) dengan panjang sekitar empat meter di Sungai Gempol, Jalan Mayjen Sungkono, Gang Menco, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, menjadi perhatian warga setempat. Ketua RW 13 Kelurahan Nambangan Lor, Suntoyo, menyampaikan bahwa beberapa hari sebelumnya, pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat […]

    Bagikan
  • BPBD Kabupaten Madiun Catat 41 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Di Kare

    BPBD Kabupaten Madiun Catat 41 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang Di Kare

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun mulai melakukan kerja bakti pada Sabtu pagi (08/02/2025) pasca hujan disertai angin kencang yang memporak porandakan rumah mereka pada Jumat (07/02/2025). Mayoritas kerusakan pada atap rumah yang terbang disapu angin. Bahkan sejumlah rumah atapnya ambrol rata rengan tanah. Ketua Rt 06, Sumadi, mengatakan bahwa hujan […]

    Bagikan
  • Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi merotasi dan melantik 18 pejabat pimpinan tinggi pratama dalam upacara pelantikan yang digelar di Pendopo Surya Graha, Selasa (10/3/2026). Rotasi besar-besaran ini juga dibarengi pelantikan kepala sekolah dan kepala UPTD puskesmas se-Magetan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Madiun untuk semakin memperkuat ketahanan pangan daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur akan terus digencarkan agar bisa mendukung produktivitas pertanian. “Ketahanan pangan itu akan semakin meningkat jika lahan tidur kita hidupkan. Kita buat subur, kita carikan bibit […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    Wagub Emil Minta Bulog Serap Hasil Panen Petani Secara Cepat 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan tanam dan panen raya padi di area persawahan Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/4/2025). Dalam kegiatan ini, Emil mengapresiasi capaian produktivitas pertanian Ponorogo yang disebutnya melampaui rata-rata Jawa Timur. Menurut Emil, rata-rata produktivitas padi di Jawa Timur saat ini berada di […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
expand_less