Berita Terkini
Trending Tags

Parade Onthel Lawas di Magetan, Sepeda Unik dan Kreativitas Peserta Curi Perhatian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sepeda High-Wheeler jadi daya tarik parade onthel di Magetan, (5/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan sepeda onthel lawas memadati Lapangan Desa Karangmojo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi komunitas sekaligus parade yang menarik perhatian warga.

Di antara deretan sepeda klasik, jenis Penny-farthing atau High-Wheeler menjadi sorotan. Sepeda bergaya Eropa dengan roda depan berukuran besar tersebut tampak mencolok. Tak hanya itu, sejumlah peserta juga menampilkan sepeda dengan modifikasi nyentrik, mulai dari ornamen tulang belulang hingga replika senjata.

Sepeda High-Wheeler itu dikendarai Suroso, pecinta sepeda kuno asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia mengikuti parade dengan rute sejauh kurang lebih 11 kilometer. Sepanjang perjalanan, aksinya kerap mengundang perhatian warga yang mengabadikan momen tersebut.

Berbeda dengan sepeda pada umumnya, High-Wheeler tidak menggunakan rantai. Pedalnya menyatu dengan poros roda depan, sehingga putaran roda menjadi lebih cepat.

Suroso mengaku hadir dalam acara ini untuk merayakan satu windu Paguyuban Sepeda Onthel Karangmojo (Pasoka) sekaligus bertemu komunitas. Ia menyebut ketertarikannya terhadap sepeda jenis ini bermula saat pandemi Covid-19.

“Awalnya saya hanya menyukai onthel biasa. Saat pandemi, saya bertemu teman-teman yang memiliki sepeda jenis ini, lalu ikut tertarik hingga akhirnya menjadi hobi sampai sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepeda tersebut diperoleh dari wilayah Brebes dalam kondisi kurang terawat. Setelah dibeli dengan harga jutaan rupiah, sepeda itu kemudian direstorasi agar aman digunakan.

Menurutnya, perawatan sepeda antik itu tergolong sederhana, yakni rutin dibersihkan agar tidak berkarat serta diberi pelumas pada bagian poros dan setir.

“Perawatannya tidak sulit, yang penting rajin dibersihkan dan dilumasi supaya tetap nyaman dipakai,” katanya.

Suroso juga mengungkapkan bahwa mengendarai sepeda High-Wheeler membutuhkan teknik khusus. Ia mengaku sempat beberapa kali terjatuh saat belajar.

“Tidak semua orang bisa mengendarainya, saya sendiri sudah beberapa kali jatuh. Tapi bagi saya, nilai sepeda ini tidak bisa diukur dengan uang,” tuturnya.

Selain Suroso, peserta lain juga menampilkan kreativitas melalui sepeda modifikasi. Salah satunya Mada, pecinta onthel asal Bojonegoro, yang menghias sepedanya dengan tulang belulang hewan, gitar akustik, hingga dupa.

Ia menjelaskan, ornamen tersebut merupakan bentuk ekspresi diri sekaligus menonjolkan nuansa budaya Jawa, tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

“Konsepnya bebas berekspresi, tetapi tetap memperhatikan keamanan. Semua aksesoris dipasang dengan kuat agar tidak membahayakan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, sepeda yang digunakannya merupakan warisan keluarga yang terus dirawat hingga kini.

“Sepeda ini sudah turun-temurun dan masih saya gunakan. Ada sentuhan budaya Jawa yang ingin saya tampilkan melalui ornamen yang ada,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Siswanto menyebut kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Para peserta datang dengan mengenakan kostum khas era 1980-an, menambah suasana klasik.

“Peserta datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo, Madiun, Ngawi, Tuban hingga Jawa Tengah. Mereka mengikuti parade dengan rute sekitar 11 kilometer di wilayah ini,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota. Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang. “Untuk […]

    Bagikan
  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan potensi wisata alamnya, tetapi juga memiliki fenomena demografi yang cukup mencuri perhatian. Ratusan warganya tercatat berusia 100 tahun lebih. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mencatat, sedikitnya 156 warga masuk kategori lansia berusia sekitar satu abad. Dari jumlah tersebut, 126 orang berusia 100 […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Banjir Bandang sepekan terakhir sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan dan di Dusun/Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Pasalnya, jembatan di 2 desa tersebut rusak bahkan putus. Rusaknya infrastruktur yang selama ini dijadikan akses jalan warga tersebut tak luput dari perhatian Legislatif.  Wakil Ketua […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Madiun menyiapkan sebanyak 80 dosis vaksin rabies dalam rangka memperingati Hari Anti Rabies Sedunia. Vaksinasi ini difokuskan pada kucing liar yang sehat di sejumlah titik keramaian, seperti pasar tradisional maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagi empat tim, di mana […]

    Bagikan
  • Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terbagi 3 Syarikah, Berangkat 16 Mei ke Asrama Haji Sukolilo

    Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terbagi 3 Syarikah, Berangkat 16 Mei ke Asrama Haji Sukolilo

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun terus mematangkan persiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2025 ini. Pemberangkatan CJH Kota Madiun dilakukan dari Masjid Agung Baitul Hakim pada 16 Mei 2025 menuju ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Tercatat sebanyak 178 orang termasuk petugas kloter yang berangkat tahun ini. Kepala Kantor […]

    Bagikan
expand_less