Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Magetan percepat tanam padi demi capai target produksi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan.

Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam secara harian, terutama di wilayah sentra pertanian.

“Setiap hari teman-teman di lapangan melaporkan perkembangan luas tanam padi. Target kita sekitar 63 ribu hektare dalam setahun,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produksi menjadi target tahunan yang terus didorong pemerintah daerah. Dengan asumsi produktivitas rata-rata sekitar 6,5 ton per hektare, total produksi gabah diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui percepatan tanam dan penggunaan varietas padi genjah atau berumur pendek yang memiliki produktivitas lebih tinggi. Selain itu, peningkatan indeks pertanaman (IP) juga menjadi strategi utama.

“Kalau biasanya petani tanam dua kali, kita dorong bisa menjadi dua sampai tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, luas tanam dan panen otomatis meningkat,” jelasnya.

Wilayah timur Kabupaten Magetan disebut masih menjadi sentra utama produksi padi, di antaranya Kecamatan Kartoharjo, Barat, dan sekitarnya.

Terkait kekhawatiran alih fungsi lahan pertanian, Uswatul menegaskan hingga saat ini belum ada pengurangan signifikan terhadap luas tanam. Menurutnya, potensi penurunan luas lahan masih dapat diantisipasi melalui peningkatan IP dan percepatan masa tanam.

“Kalaupun ada pengurangan lahan, tidak terlalu signifikan. Kita optimalkan dengan peningkatan indeks pertanaman sehingga luas tanam tetap terjaga,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk mendukung produktivitas, alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Magetan tahun ini mencakup Urea sebesar 22.784 ton, NPK 22.374 ton, ZA 425 ton, NPK formula 25 ton, dan pupuk organik 6.327 ton.

Hingga Maret 2026, realisasi penyaluran pupuk tercatat masih di bawah 25 persen dari total alokasi, dengan rincian Urea 3.609,85 ton (15,18 persen), NPK 2.964 ton (13,27 persen), serta pupuk organik 1.403,18 ton (22,18 persen). Untuk April, distribusi masih dalam tahap verifikasi dan validasi, dengan proyeksi serapan mencapai sekitar 35 persen dari total alokasi.

Pemerintah berharap distribusi pupuk yang tepat waktu serta percepatan tanam dapat menjaga stabilitas produksi padi di Magetan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jatim Minta Berkas Dilengkapi, Penetapan Ketua DPRD Magetan Molor

    Pemprov Jatim Minta Berkas Dilengkapi, Penetapan Ketua DPRD Magetan Molor

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengembalikan berkas usulan penetapan Ketua DPRD Magetan definitif kepada Pemerintah Kabupaten Magetan. Pengembalian tersebut dilakukan karena masih terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang harus dilengkapi sebelum proses penerbitan Surat Keputusan (SK) pengesahan dapat dilanjutkan. Kondisi ini membuat proses penetapan pimpinan legislatif di Kabupaten Magetan kembali mengalami penundaan. Padahal, […]

    Bagikan
  • Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Damai. Itulah jawaban dari sidang gugatan pedagang sayur keliling alias pedagang etek, yang berlangsung di Pengadilan Negeri Magetan Rabu (12/2/2025). Sidang dengan agenda Mediasi tahap kedua di ruang Command Center itu dihadiri Pihak Tergugat meliputi Pemerintah Desa Pesu, Kecamatan Maospati, dan 2 Pedagang Sayur Keliling, serta Penggugat sekaligus Warga Desa […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar. Insiden itu terjadi di Desa […]

    Bagikan
  • Identitas Pelaku “Balap Orang” di Maospati Terungkap, Melibatkan Oknum ASN dan Kreator Konten TikTok

    Identitas Pelaku “Balap Orang” di Maospati Terungkap, Melibatkan Oknum ASN dan Kreator Konten TikTok

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Misteri di balik aksi “balap orang” yang sempat membuat geram warga Maospati akhirnya terkuak. Dua sosok yang terekam adu cepat di jalan nasional Twins Road Maospati–Magetan itu ternyata bukan warga biasa. Salah satunya diketahui merupakan oknum ASN Pemkab Magetan, sementara seorang lainnya dikenal sebagai kreator konten TikTok. Aksi tersebut sebelumnya viral […]

    Bagikan
expand_less