Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 563
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun tegaskan menolak stiker dianggap mundur dari bansos. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU).

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main dengan kebijakan stikerisasi ini. Ia menegaskan, jika ada penerima yang menolak stiker tersebut dipasang di rumahnya, maka secara otomatis mereka dianggap mengundurkan diri dari daftar penerima bansos.

“Jangan nek bantuan gelem, tapi nek dikenehi (ditempeli) stiker enggak mampu enggak gelem. Nah, itu kan dusta di antara kita kan,” ujar Hari Wur, Sabtu (23/05/2026).

Pihaknya juga mewanti-wanti agar stiker yang sudah terpasang tidak dirusak atau dilepas secara sengaja.

“Jangan sampai nanti ditempel malah diklentek (dilepas). Jadi nanti kalau kita sudah sampaikan, kalau nanti sampai dilepas, berarti dia otomatis mengundurkan diri,” tambahnya.

Kebijakan ini bukan sekadar administratif. Hari Wuryanto, menegaskan aturan ini merupakan upaya transparansi agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak, sekaligus menepis stigma “pilih kasih” yang selama ini sering dialamatkan kepada pemerintah daerah.

Menurut Hari, kebijakan ini krusial untuk membuktikan bahwa penyaluran bantuan selama ini sudah berjalan objektif. Ia ingin memutus desas-desus di masyarakat yang kerap menuding bantuan hanya diberikan kepada kerabat lurah, bupati, atau tokoh politik tertentu.

“Karena kita itu dinilai bahwa Pak Bupati pilih kasih, ya. Jadi kalau sudah ada stiker kan kelihatan. Ini supaya validasi data kami agar tidak ada suudzon dari teman-teman semua,” tegasnya.

Terkait teknis pelaksanaannya, Pemkab Madiun telah menggelar rapat koordinasi dan akan segera menginstruksikan para camat hingga ke tingkat kepala desa. Sosialisasi pun akan dilakukan secara masif kepada masyarakat agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan.

Saat ini, tercatat sekitar 82.000 penerima bantuan sosial di wilayah Kabupaten Madiun. Hari berharap, jumlah ini dapat terus menyusut seiring waktu. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari program ini bukanlah memelihara kemiskinan, melainkan pemberdayaan.

Kehadiran stiker ini, sambung Hari, diharapkan menjadi pengingat bagi para pendamping program untuk lebih fokus dalam membimbing keluarga prasejahtera menuju kemandirian ekonomi.

“Mudah-mudahan ini nanti bisa terus berkurang. Karena kita pengin angka kemiskinan kita juga berkurang. Sehingga pendampingan dari para pendamping itu sukses, mendampingi mereka dari prasejahtera menjadi sejahtera. Harapannya tepat sasaran,” pungkas Bupati. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Terbongkar, Pelaku Baru Bebas Dua Bulan

    Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Terbongkar, Pelaku Baru Bebas Dua Bulan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dalam waktu kurang dari sehari, jajaran Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lintas provinsi yang melibatkan seorang residivis kambuhan. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon. Sebanyak 17 lokasi pencurian teridentifikasi, tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari pengungkapan ini, polisi menetapkan […]

    Bagikan
  • Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    Guru-Guru Magetan Belajar Koding dan AI: Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia pendidikan di Kabupaten Magetan tengah mengalami transformasi signifikan. Tak hanya fokus pada pelajaran konvensional, para guru kini sedang dibekali keterampilan masa depan pemrograman (koding) dan kecerdasan artifisial (AI). Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. […]

    Bagikan
  • Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemunculan seekor primata yang diduga kuat merupakan lutung Jawa (Trachypithecus auratus) membuat warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, heboh pada Selasa (23/12/2025). Satwa yang termasuk kategori dilindungi itu terlihat berpindah-pindah di genting beberapa rumah warga, sehingga membuat masyarakat memilih melapor ke pihak kepolisian. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengonfirmasi pihaknya menerima […]

    Bagikan
  • Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Kali ini, rumah seorang warga di Perumahan Jatiwangi Regency menjadi sasaran. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang milik penghuni rumah, Agung Tri Winarto. Barang yang diamankan antara lain kaos bertema Pilkada 2024 serta satu unit telepon seluler. “Yang […]

    Bagikan
  • PT JNK Bangun Fasilitas Sekolah di Madiun Lewat Program TJSL

    PT JNK Bangun Fasilitas Sekolah di Madiun Lewat Program TJSL

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar jalan tol, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan  (TJSL ) dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung di lingkungan sekolah. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempererat hubungan dengan para […]

    Bagikan
  • Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar photo_camera 2

    Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kesadaran menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini, tidak hanya melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung. Hal inilah yang dilakukan SDN Purworejo 03, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dengan menggelar simulasi pemadaman kebakaran bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun. Kepala SDN Purworejo 03, Reni Verawati, mengatakan kegiatan […]

    Bagikan
expand_less