Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 505
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun tegaskan menolak stiker dianggap mundur dari bansos. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU).

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main dengan kebijakan stikerisasi ini. Ia menegaskan, jika ada penerima yang menolak stiker tersebut dipasang di rumahnya, maka secara otomatis mereka dianggap mengundurkan diri dari daftar penerima bansos.

“Jangan nek bantuan gelem, tapi nek dikenehi (ditempeli) stiker enggak mampu enggak gelem. Nah, itu kan dusta di antara kita kan,” ujar Hari Wur, Sabtu (23/05/2026).

Pihaknya juga mewanti-wanti agar stiker yang sudah terpasang tidak dirusak atau dilepas secara sengaja.

“Jangan sampai nanti ditempel malah diklentek (dilepas). Jadi nanti kalau kita sudah sampaikan, kalau nanti sampai dilepas, berarti dia otomatis mengundurkan diri,” tambahnya.

Kebijakan ini bukan sekadar administratif. Hari Wuryanto, menegaskan aturan ini merupakan upaya transparansi agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak, sekaligus menepis stigma “pilih kasih” yang selama ini sering dialamatkan kepada pemerintah daerah.

Menurut Hari, kebijakan ini krusial untuk membuktikan bahwa penyaluran bantuan selama ini sudah berjalan objektif. Ia ingin memutus desas-desus di masyarakat yang kerap menuding bantuan hanya diberikan kepada kerabat lurah, bupati, atau tokoh politik tertentu.

“Karena kita itu dinilai bahwa Pak Bupati pilih kasih, ya. Jadi kalau sudah ada stiker kan kelihatan. Ini supaya validasi data kami agar tidak ada suudzon dari teman-teman semua,” tegasnya.

Terkait teknis pelaksanaannya, Pemkab Madiun telah menggelar rapat koordinasi dan akan segera menginstruksikan para camat hingga ke tingkat kepala desa. Sosialisasi pun akan dilakukan secara masif kepada masyarakat agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan.

Saat ini, tercatat sekitar 82.000 penerima bantuan sosial di wilayah Kabupaten Madiun. Hari berharap, jumlah ini dapat terus menyusut seiring waktu. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari program ini bukanlah memelihara kemiskinan, melainkan pemberdayaan.

Kehadiran stiker ini, sambung Hari, diharapkan menjadi pengingat bagi para pendamping program untuk lebih fokus dalam membimbing keluarga prasejahtera menuju kemandirian ekonomi.

“Mudah-mudahan ini nanti bisa terus berkurang. Karena kita pengin angka kemiskinan kita juga berkurang. Sehingga pendampingan dari para pendamping itu sukses, mendampingi mereka dari prasejahtera menjadi sejahtera. Harapannya tepat sasaran,” pungkas Bupati. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mulai mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Chikungunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan bahwa perubahan suhu dan kelembapan […]

    Bagikan
  • Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi merotasi dan melantik 18 pejabat pimpinan tinggi pratama dalam upacara pelantikan yang digelar di Pendopo Surya Graha, Selasa (10/3/2026). Rotasi besar-besaran ini juga dibarengi pelantikan kepala sekolah dan kepala UPTD puskesmas se-Magetan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Warung Kopi Diduga Dipicu Puntung Rokok, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius photo_camera 3

    Kebakaran Warung Kopi Diduga Dipicu Puntung Rokok, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah warung kopi yang juga menjual bensin eceran di Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, terbakar pada Selasa malam (17/2/2026) sekitar pukul 22.17 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit. Setelah menerima laporan kebakaran, tim Damkar Kabupaten Ngawi segera menuju lokasi. Namun, setibanya […]

    Bagikan
  • Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan. Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan […]

    Bagikan
  • SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Terbaru, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali diresmikan, yakni SPPG Patihan Karangrejo yang dikelola Yayasan Inovasi Pemuda Mandiri. Dengan penambahan ini, total SPPG yang telah beroperasi di Magetan kini mencapai 63 unit. Kehadiran SPPG baru tersebut juga menambah jumlah layanan di […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
expand_less