SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 51
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Upaya pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Terbaru, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali diresmikan, yakni SPPG Patihan Karangrejo yang dikelola Yayasan Inovasi Pemuda Mandiri. Dengan penambahan ini, total SPPG yang telah beroperasi di Magetan kini mencapai 63 unit.
Kehadiran SPPG baru tersebut juga menambah jumlah layanan di Kecamatan Karangrejo menjadi tiga titik, sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan lainnya.
Kepala SPPG Patihan Karangrejo, Arif Yahya Damanik, menjelaskan bahwa pada tahap awal operasional, pihaknya menargetkan layanan bagi lebih dari seribu penerima manfaat.
“Pada dua minggu pertama, kami melayani 1.087 penerima manfaat, terdiri dari 652 porsi kecil untuk siswa TK dan SD, serta 435 porsi besar. Layanan ini mencakup 22 sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah tersebut akan terus ditingkatkan pada periode berikutnya.
“Di tahap kedua nanti, kami menargetkan sekitar 1.800 penerima manfaat dengan cakupan hingga 27 sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Magetan, Suratno, menyambut positif penambahan SPPG di wilayah Karangrejo. Menurutnya, keberadaan fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“Dengan bertambahnya SPPG, khususnya di Karangrejo, diharapkan kebutuhan penerima manfaat bisa semakin tercover. Program ini sangat baik, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan regulasi, standar gizi, dan evaluasi berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pengelola, dan seluruh pihak terkait agar program berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Magetan, Suwoto. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong percepatan pemenuhan target SPPG di Magetan.
“Target kita ada 84 SPPG, sementara saat ini sudah sekitar 63 yang beroperasi dan masing-masing sudah memenuhi SLHS. Pemerintah akan terus mendorong agar seluruh sasaran, mulai dari anak-anak hingga ibu hamil, dapat terlayani dengan baik,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan SPPG menjadi bagian penting dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar ratusan ribu penerima manfaat di Magetan.
“Total sasaran program ini di Magetan mencapai sekitar 333 ribu jiwa. Karena itu, koordinasi antar pihak terus kami perkuat agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Dengan bertambahnya fasilitas ini, diharapkan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Magetan semakin merata dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama generasi muda. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






