Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 344
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : Halaman Kantor DPRD Kabupaten Madiun.

Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah pihak guna mengklarifikasi dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun terhadap karyawannya.

Langkah ini diambil untuk memahami duduk perkara terkait komitmen kontrak kerja yang dikeluhkan oleh pekerja.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Lely Hardyarini, menyatakan bahwa pihaknya telah mengagendakan pertemuan tersebut pada tanggal 29 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, DPRD akan mengundang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), pihak perusahaan, serta korban atau karyawan yang bersangkutan.

“Kita mau manggil dulu, kita kan belum tahu duduk perkaranya gimana. Kita akan panggil Disnaker, CV-nya (perusahaan), dan juga korbannya,” ujar Lely Jumat (24/4/2026).

Lely menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan keputusan atau tanggapan mendalam sebelum mengetahui detail kontrak kerja maupun Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati di awal. Meski terdapat aturan dari Kemenaker ( Kementerian Tenaga Kerja ) terkait aturan kerja, namun teknis di lapangan seringkali tetap mengacu pada MoU perusahaan.

Meskipun memahami kekhawatiran perusahaan dalam menjaga keberlangsungan investasi dan komitmen karyawan, Lely secara pribadi menilai praktik penahanan ijazah kurang relevan untuk diterapkan pada karyawan yang sudah aktif bekerja.

“Kalau menurut saya, (penahanan ijazah) ya enggak relevan lah. Waktu pendaftaran itu boleh lah (ditunjukkan), tapi kalau sudah bekerja ya harusnya dikembalikan,” tegasnya.

DPRD Kabupaten Madiun berharap melalui pertemuan nanti, permasalahan dapat segera terselesaikan sehingga hak-hak karyawan, terutama terkait dokumen pribadi yang penting seperti ijazah, dapat terpenuhi tanpa mengganggu iklim investasi di Kabupaten Madiun. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    Kejari Ngawi Sita Mobil hingga Sertifikat Tanah Dalam Pusaran Dugaan Korupsi PT GFT Indonesia Investment

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proses pembebasan lahan milik PT GFT Indonesia Investment. Dugaan korupsi ini mencakup gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proyek pembangunan pabrik mainan oleh investor asal Tiongkok di atas lahan seluas 19 hektare. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari […]

    Bagikan
  • H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    H+5 Lebaran, Kepadatan Penumpang Kereta Api di Stasiun Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepadatan penumpang kereta api di Stasiun Madiun masih tampak tinggi hingga Sabtu (05/04/2025) atau H+5 Lebaran. Keberangkatan penumpang mencapai lebih dari 4.000 orang per hari, dengan tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Malang. Tercatat seluruh tiket perjalanan kereta api jarak jauh telah terisi 100 persen, bahkan untuk kereta […]

    Bagikan
  • Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan telah memperbaharui data pemilih di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Hal itu ditegaskan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Magetan, Nanik Yasiroh, menyampaikan pencatatan per 15 Maret, terdapat 16 pemilih yang meninggal dunia, 8 […]

    Bagikan
  • Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah terhenti sejak Maret 2025, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tingkat kecamatan di Kabupaten Magetan akhirnya kembali berjalan. Mulai November 2025, warga di sejumlah wilayah dapat kembali mengurus berbagai dokumen tanpa harus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magetan. Disdukcapil Magetan memastikan bahwa dari 18 kecamatan, 10 diantaranya kembali […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut […]

    Bagikan
  • Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Magetan Muncul dan Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang gadis asal Kabupaten Magetan berinisial L (18) yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 20 November 2025, akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video berdurasi 3 menit 58 detik di akun media sosialnya, @leilajenn18.2.0, Rabu (26/11/2025). Dalam video tersebut, L menanggapi laporan orang hilang yang dibuat oleh DN, pria yang pernah tinggal […]

    Bagikan
expand_less