Berita Terkini
Trending Tags

UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Potret penjual gorengan di Pasar Magetan, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang tidak stabil.

Di sejumlah pasar tradisional, harga minyak goreng bersubsidi MinyaKita kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga eceran berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter setelah sebelumnya mengalami kenaikan bertahap selama dua pekan terakhir.

Seorang pedagang sembako di Pasar Sayur Magetan mengungkapkan, kenaikan harga terjadi di tingkat distributor.

“Dari sebelumnya sekitar Rp195 ribu per karton isi 12, sekarang naik jadi Rp230 ribu. Kami akhirnya menjual eceran di kisaran Rp20 ribu sampai Rp21 ribu per liter,” jelasnya.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng non-subsidi dan minyak curah, meski tidak setinggi MinyaKita. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku plastik di pasar global serta dinamika geopolitik internasional.

Dampak langsung dirasakan pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada minyak goreng sebagai bahan utama. Parmiati, pedagang tahu goreng, memilih tidak menaikkan harga jual demi menjaga pelanggan tetap bertahan. Namun, ia harus menyiasatinya dengan mengurangi ukuran dagangan.

“Kalau harga dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Jadi saya perkecil ukuran saja, tapi tetap terasa berat karena bahan lain seperti kedelai juga ikut naik,” ujarnya.

Hal serupa dialami produsen kerupuk beras. Mereka terpaksa menaikkan harga jual untuk menutup biaya produksi yang terus meningkat.

“Kalau harga tidak disesuaikan, kami bisa rugi. Sekarang saja untuk balik modal sudah terasa sulit,” kata Suparno.

Image Not Found
stok foto plastik dan Minyakita, Foto : iStock

Selain minyak goreng, kenaikan harga plastik turut memperparah tekanan biaya produksi. Harga plastik dilaporkan naik antara 30 hingga 50 persen, tergantung jenisnya, dengan lonjakan tertinggi pada plastik bening non-daur ulang.

Santi, pedagang plastik di Pasar Baru Magetan, mengatakan harga plastik kemasan mengalami kenaikan tajam dan sangat fluktuatif.

“Plastik untuk kemasan gula atau kopi yang dulu sekitar Rp34 ribu per kilogram, sekarang bisa mencapai Rp58 ribu. Bahkan harganya bisa berubah sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak pembeli kini mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi.

“Biasanya pelanggan beli satu kilogram, sekarang hanya setengahnya. Mereka juga jadi lebih selektif,” tambah Santi.

Para pelaku usaha berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok dan bahan pendukung produksi.

“Kami berharap ada solusi agar harga bisa kembali stabil, sehingga usaha kecil seperti kami bisa berjalan lebih tenang,” pungkasnya. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Surat Edaran Bersama (SEB) dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan terkait tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan anggaran transfer ke daerah tahun anggaran 2025. Hal itu bakal berdampak pada pembangunan proyek strategis di Kabupaten Madiun  bakal terhambat. Kondisi ini terlihat sangat jelas dari pengadaan proyek strategis di […]

    Bagikan
  • Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan atlet taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup Taekwondo Championship 2025 yang digelar di GOR Wilis Kota Madiun mulai Sabtu (18/10/2025) hingga Minggu (19/10/2025). Ketua Pelaksana Kejurnas, Letkol Kes Wahyudi Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang ini diikuti oleh 56 kontingen dengan total […]

    Bagikan
  • Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    Permintaan Sandal Kulit Magetan Menurun Jelang Lebaran 2026, Perajin Hadapi Tantangan Baru

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, para perajin sandal kulit di Kabupaten Magetan menghadapi situasi yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Momentum yang biasanya menjadi puncak penjualan justru tidak memberikan lonjakan signifikan pada permintaan. Sejumlah perajin mengaku, peningkatan pesanan menjelang Lebaran tahun ini tidak setinggi biasanya. Jika pada periode yang sama di tahun-tahun […]

    Bagikan
  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
expand_less