Berita Terkini
Trending Tags

Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 359
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu aset milik Pemerintah Kabupaten Madiun yang mangkrak, akan disewakan kepada pihak ketiga. (4/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun kian menjadi sorotan. Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terbengkalai tak hanya kehilangan potensi pemasukan, tetapi juga berisiko menambah beban pemeliharaan tanpa kontribusi nyata bagi kas daerah.

Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun mencatat, setidaknya ada enam aset yang saat ini dalam kondisi mangkrak.

Kasubid Penggunaan dan Pemanfaatan Aset BPKAD Kabupaten Madiun, Ryan Ardhi, mengatakan sebagian besar aset tersebut berada di wilayah Kota Madiun. Kondisi ini terjadi sejak pusat pemerintahan Kabupaten Madiun dipindahkan, sehingga sejumlah aset lama ditinggalkan.

“Aset kita banyak berada di wilayah Kota Madiun. Setelah pusat pemerintahan dipindah, otomatis aset-aset tersebut tidak lagi digunakan,” ujar Ryan Senin (4/5/2026).

Adapun enam aset yang belum dimanfaatkan maksimal meliputi eks Dinas Perikanan di Jalan Salak, Kecamatan Taman; eks rumah dinas Peternakan dan rumah dinas Kesehatan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Manguharjo; eks Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Manguharjo; serta sebidang tanah kosong di Kelurahan Demangan.

Pemkab Madiun kini membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengoptimalkan aset-aset tersebut. Skema yang ditawarkan antara lain sewa, bangun guna serah (BGS), maupun bentuk kerja sama pemanfaatan lainnya.

“Sehingga aset itu bisa dimanfaatkan oleh pihak ketiga dengan mekanisme yang ada,” jelasnya.

Ryan menambahkan, total nilai aset berupa tanah dan bangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp 8 miliar. Jika dikelola dengan baik, aset-aset itu berpotensi menjadi sumber PAD baru bagi Kabupaten Madiun.

“Tentunya kami berharap bisa terjalin kerja sama dengan beberapa pihak. Selain menambah PAD, aset-aset tersebut juga bisa terpelihara dengan baik,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriah, SDN 03 Kanigoro Rayakan Hari Guru dengan Puisi dan Busana Adat Nusantara

    Meriah, SDN 03 Kanigoro Rayakan Hari Guru dengan Puisi dan Busana Adat Nusantara

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 yang jatuh pada 25 November berlangsung meriah di SD Negeri 03 Kanigoro, Kota Madiun. Puluhan siswa hadir dengan mengenakan pakaian adat Nusantara dan mempersembahkan puisi untuk para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Salah satu siswa kelas VI, Nilam Mahesa Alora Saptiyaputri, mengatakan bahwa […]

    Bagikan
  • Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    Wakil DPRD Ngawi Tewas Usai Kecelakaan Maut di Tol Sragen

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Sragen – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi KM 547.900 A, tepatnya di wilayah Dukuh Gringging, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, pada Jumat dini hari (06/06/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi oleh Waluyo Jati Sasono (61) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi menabrak truk tronton yang melaju di […]

    Bagikan
  • Lewat Doa Bersama Wakil Ketua DPRD Mbah Slamet Ajak Konsituenya Jaga Kebhinekaan NKRI

    Lewat Doa Bersama Wakil Ketua DPRD Mbah Slamet Ajak Konsituenya Jaga Kebhinekaan NKRI

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025 di Kecamatan Dagangan dan Geger. Salah satu agenda berlangsung di Aula Balai Desa Kertobanyon, Geger, Rabu (10/09/2025), dengan doa bersama melibatkan ulama, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, dan pemuda. Selain doa untuk bangsa, kegiatan ini menjadi ruang […]

    Bagikan
  • Usulkan Rp. 14 Miliar, Pemkab Ponorogo Siapkan Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Setono

    Usulkan Rp. 14 Miliar, Pemkab Ponorogo Siapkan Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Setono

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus mematangkan rencana menjadikan kompleks makam Bathara Katong di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, sebagai kawasan wisata religi yang terintegrasi. Salah satu langkah serius terlihat dari peninjauan langsung yang dilakukan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK) Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, Kamis (31/07/2025). Dalam […]

    Bagikan
  • Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    Jasa Raharja Salurkan Santunan Keluarga Korban Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan korban kecelakaan KA Malioboro Ekspres yang terjadi di perlintasan sebidang JPL 08, Kabupaten Magetan, terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah PT Jasa Raharja yang bergerak cepat dalam memberikan hak santunan bagi para korban dan keluarganya. Kepala Cabang Jasa Raharja Madiun, Kemal Karman Kamaluddin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyelesaikan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia yang tinggal di sebuah gubuk reyot di tepian Bantaran Madiun akhirnya mau direlokasi. Meski awalnya menolak, keduanya akhirnya setuju untuk dipindahkan setelah dibujuk oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Mereka pun dipindahkan sementara ke shelter Dinsos PPPA Kota Madiun yang terletak di Jalan Srindit Kelurahan Nambangan Kidul.  Kisah pasangan […]

    Bagikan
expand_less