Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Disdukcapil Magetan Evaluasi SI-PAK HER, Dorong Layanan Adminduk Beralih ke Digital

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan terus optimalkan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi SI-PAK HER

Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus mendorong transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi SI-PAK HER. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan lantaran masyarakat cenderung memilih pelayanan tatap muka dibandingkan mengurus dokumen secara mandiri melalui aplikasi.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang digelar Disdukcapil Magetan, Kamis (5/11/2026). Forum ini mengusung tema pembaruan standar pelayanan melalui implementasi SI-PAK HER guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Magetan, Masruri, mengatakan inovasi SI-PAK HER diluncurkan pada 17 Maret 2026 sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih hemat, efektif, dan responsif. Aplikasi tersebut diharapkan mampu memangkas proses birokrasi sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Melalui SI-PAK HER, masyarakat sebenarnya sudah bisa mengajukan berbagai layanan administrasi kependudukan secara online. Mulai dari akta kelahiran, kartu keluarga, KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, akta kematian, hingga surat pindah,” ujarnya.

Meski demikian, pemanfaatan aplikasi tersebut belum berjalan optimal. Sebagian masyarakat masih mengandalkan pelayanan langsung di kantor kecamatan maupun Disdukcapil. Kondisi ini berdampak pada ketimpangan beban pelayanan, terutama di wilayah yang jumlah pemohonnya cukup tinggi.

Di sisi lain, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Disdukcapil harus melakukan penataan ulang tenaga operasional melalui analisis jabatan agar kebutuhan petugas dapat disesuaikan dengan beban kerja.

SI-PAK HER dirancang untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan tanpa harus berulang kali datang ke kantor pelayanan. Pemohon cukup mengunduh aplikasi melalui Google Play Store, melakukan registrasi akun, kemudian memilih jenis layanan yang dibutuhkan.

Selanjutnya, masyarakat mengunggah dokumen persyaratan dalam bentuk foto. Berkas tersebut akan diperiksa oleh verifikator atau operator. Apabila ditemukan kekurangan, permohonan dikembalikan kepada pemohon disertai catatan untuk dilakukan perbaikan.

Berkas yang telah dinyatakan lengkap dan valid kemudian diproses melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), termasuk tahapan verifikasi lanjutan dan penerbitan dokumen menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Image Not Found
Disdukcapil Kabupaten Magetan terus optimalkan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi SI-PAK HER

Setelah dokumen selesai, pemohon akan menerima notifikasi melalui aplikasi. Dokumen dapat diambil melalui fasilitas layanan drive-thru di kantor Disdukcapil atau dikirimkan ke alamat pemohon melalui kerja sama dengan JNE maupun Kantor Pos.

“Harapannya, masyarakat tidak perlu datang berkali-kali hanya untuk mengurus dokumen. Seluruh proses pengajuan dan pemantauan bisa dilakukan melalui aplikasi, sehingga pelayanan lebih efisien,” jelas Masruri.

Untuk memperluas akses pelayanan sekaligus mengurangi penumpukan pemohon di tingkat kecamatan, Disdukcapil Magetan merencanakan penataan pola pelayanan secara bertahap. Pelayanan tatap muka nantinya diarahkan lebih dekat ke masyarakat melalui pemerintah desa. Skema tersebut telah mulai dipercontohkan di Desa Bandarpanjang. Sementara itu, pelayanan di tingkat kecamatan dan dinas akan semakin diarahkan menggunakan SI-PAK HER.

Penataan juga mencakup redistribusi tenaga operator kecamatan yang memiliki beban kerja relatif rendah. Mereka berpotensi ditarik kembali ke Disdukcapil untuk memperkuat tenaga verifikator aplikasi. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemeriksaan berkas sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan digital yang selama ini masih terkendala keterbatasan personel.

Selain membenahi sistem pelayanan, Disdukcapil Magetan juga menyasar kalangan pelajar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan. Kerja sama dengan sekolah, SMA, SMK, MA, serta Kementerian Agama akan diperkuat melalui program jemput bola perekaman KTP elektronik bagi pemula. Perekaman dapat dilakukan sejak siswa berusia 16 tahun enam bulan. Dengan demikian, ketika memasuki usia 17 tahun, proses penerbitan KTP elektronik dapat lebih siap dilakukan.

Disdukcapil juga berencana mengintensifkan registrasi dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lingkungan sekolah. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang membantu menyosialisasikan pemanfaatan aplikasi SI-PAK HER kepada keluarga dan masyarakat sekitar.

Melalui pembaruan standar pelayanan, penataan SDM, serta penguatan sosialisasi, Disdukcapil Magetan berharap transformasi digital administrasi kependudukan tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Terjang Dagangan Madiun, Puluhan Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Dagangan Madiun, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu petang (21/9/2025). Puluhan rumah warga di lereng Gunung Wilis mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang. Selain merusak rumah, puting beliung juga menumbangkan pohon besar serta tembok rumah warga hingga menimpa satu […]

    Bagikan
  • Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Jamaah Tarekat Syattariyah di Dukuh Bendo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menyelenggarakan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban pada Minggu, (08/06/2025). Pelaksanaan ini berbeda dua hari dari ketetapan pemerintah yang menetapkan Idul Adha pada 6 Juni. Dalam suasana yang khidmat, jamaah yang mayoritas merupakan penganut Tarekat Syattariyah melaksanakan […]

    Bagikan
  • Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian status, ribuan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Ponorogo masih bertahan mengabdi demi pendidikan. Salah satunya Mahmud Danuri, guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Slahung yang telah hampir lima tahun mengajar dengan gaji hanya Rp500 ribu per bulan. Mahmud Danuri, warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, […]

    Bagikan
  • Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan […]

    Bagikan
  • Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan. Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
expand_less