Berita Terkini
Trending Tags

Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan tersangka kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ngawi – Meski telah memeriksa lebih dari 25 saksi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment di Kecamatan Geneng.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ngawi, Eriksa Ricardo, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan internal berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini. Salah satu saksi kunci dalam perkara ini adalah anggota DPRD Kabupaten Ngawi berinisial WN.

“Belum ada penetapan tersangka. Kami akan rapatkan dulu hasil pemeriksaan ini,” ujar Eriksa, Jumat (23/05/2025).

WN, yang merupakan politisi Partai Golkar, sempat dua kali absen dari panggilan penyidik karena alasan kesehatan. Ia disebut menderita tekanan darah tinggi dan diabetes. Namun, setelah kondisinya membaik, ia hadir untuk memberikan keterangan pada Senin (05/05/2025) dan Jumat (23/05/2025).

Dalam pemeriksaan terakhir, WN dicecar tiga pertanyaan oleh tim penyidik. Eriksa menegaskan, keterangan dari WN masih dibutuhkan untuk mendalami sejumlah informasi penting.

“Kami masih perlu keterangan tambahan dari WN untuk menyimpulkan beberapa hal,” tambah Eriksa.

Kuasa hukum WN, Dwi Prasetyo Wibowo, menyatakan bahwa kliennya telah kooperatif dan siap memenuhi semua proses hukum yang berlaku.

“Alhamdulillah, kondisi klien kami telah sehat. Semua hal yang diperlukan penyidik sudah kami sampaikan,” ucap Dwi usai pemeriksaan.

Kasus ini pertama kali mencuat pada Februari 2025 dan resmi masuk tahap penyidikan sejak 21 Maret 2025. Meski demikian, proses hukum disebut masih berjalan tanpa kendala berarti.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    Proses Tukar Guling Tanah Masjid Quba, Diusulkan ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses tukar guling tanah kas desa ( TKD ) Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, yang dimanfaatkan untuk sebagian area Masjid Agung Quba terus bergulir. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sudah memproses administrasi dokumen tukar menukar aset tersebut. Kepala […]

    Bagikan
  • Dugaan Serangan Jantung, Lansia Ditemukan Tewas di Area Persawahan

    Dugaan Serangan Jantung, Lansia Ditemukan Tewas di Area Persawahan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Baluk, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, digegerkan oleh penemuan sesosok pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di tepi pematang sawah, Senin malam (30/06/2025). Korban diketahui bernama Mohammad Hasim (75), warga Desa Sumursongo, Kecamatan Karas. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi kaku dengan pakaian lengkap. Di lokasi kejadian juga […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Modus Warung Kopi, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Madiun, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

    Modus Warung Kopi, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Madiun, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar razia penegakan peraturan daerah di sejumlah titik pada Senin (22/09/2025). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan belasan pekerja seks komersial (PSK) serta menyita minuman beralkohol dari beberapa warung dan tempat kos. Kepala Bidang Penegakan Peraturan dan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    KAI Daop 7 Madiun Tertibkan Bangunan untuk Penataan Kawasan Stasiun

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan penertiban terhadap sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan milik perusahaan di Jalan Anggrek, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (10/06/2025). Langkah ini merupakan bagian dari proses penataan kawasan Stasiun Madiun guna mendukung peningkatan layanan perkeretaapian. Menurut […]

    Bagikan
  • Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    Ribuan Guru Somasi Gubernur Jatim, Tolak Mutasi Sepihak Eks-Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 2.000 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ponorogo menggelar aksi long march, Selasa (30/12/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo, Katenan, yang dinilai dilakukan secara sepihak dan menabrak aturan. Ribuan guru berjalan kaki dari Gedung Terpadu menuju Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa […]

    Bagikan
expand_less