Berita Terkini
Trending Tags

Belum Ada Tersangka, Kejari Ngawi Masih Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi Lahan Pabrik

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan tersangka kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Ngawi – Meski telah memeriksa lebih dari 25 saksi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan lahan untuk pabrik PT GFT Investment di Kecamatan Geneng.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ngawi, Eriksa Ricardo, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pembahasan internal berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini. Salah satu saksi kunci dalam perkara ini adalah anggota DPRD Kabupaten Ngawi berinisial WN.

“Belum ada penetapan tersangka. Kami akan rapatkan dulu hasil pemeriksaan ini,” ujar Eriksa, Jumat (23/05/2025).

WN, yang merupakan politisi Partai Golkar, sempat dua kali absen dari panggilan penyidik karena alasan kesehatan. Ia disebut menderita tekanan darah tinggi dan diabetes. Namun, setelah kondisinya membaik, ia hadir untuk memberikan keterangan pada Senin (05/05/2025) dan Jumat (23/05/2025).

Dalam pemeriksaan terakhir, WN dicecar tiga pertanyaan oleh tim penyidik. Eriksa menegaskan, keterangan dari WN masih dibutuhkan untuk mendalami sejumlah informasi penting.

“Kami masih perlu keterangan tambahan dari WN untuk menyimpulkan beberapa hal,” tambah Eriksa.

Kuasa hukum WN, Dwi Prasetyo Wibowo, menyatakan bahwa kliennya telah kooperatif dan siap memenuhi semua proses hukum yang berlaku.

“Alhamdulillah, kondisi klien kami telah sehat. Semua hal yang diperlukan penyidik sudah kami sampaikan,” ucap Dwi usai pemeriksaan.

Kasus ini pertama kali mencuat pada Februari 2025 dan resmi masuk tahap penyidikan sejak 21 Maret 2025. Meski demikian, proses hukum disebut masih berjalan tanpa kendala berarti.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    Retakan Tanah Sepanjang 500 Meter Ditemukan di Desa Mendak, Dagangan, Madiun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Retakan tanah sepanjang 500 meter ditemukan di Dusun Mendak, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Retakan yang terbentuk akibat hujan tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Pubis, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
  • Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun yang menjerat Wali Kota nonaktif, Maidi menjadi keprihatinan kalangan Legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Armaya menilai perkara tersebut menjadi peringatan keras birokrasi di Kota Pendekar. Pasalnya, peristiwa itu dinilai bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap […]

    Bagikan
  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan kendaraan bermotor mengikuti uji emisi di kawasan pusat pemerintahan Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/04/2025). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi polusi dari gas buang kendaraan. Dalam uji emisi tersebut, petugas memeriksa kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida […]

    Bagikan
  • Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kepemilikan satwa dilindungi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang dengan terdakwa Darwanto, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, yang didakwa memelihara enam ekor landak jawa dengan agenda pemeriksaan saksi a de charge di Ruang Sidang Cakra, Rabu (18/12/2025). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi itu, terungkap […]

    Bagikan
expand_less