Berita Terkini
Trending Tags

Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu aset milik Pemerintah Kabupaten Madiun yang mangkrak, akan disewakan kepada pihak ketiga. (4/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun kian menjadi sorotan. Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terbengkalai tak hanya kehilangan potensi pemasukan, tetapi juga berisiko menambah beban pemeliharaan tanpa kontribusi nyata bagi kas daerah.

Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun mencatat, setidaknya ada enam aset yang saat ini dalam kondisi mangkrak.

Kasubid Penggunaan dan Pemanfaatan Aset BPKAD Kabupaten Madiun, Ryan Ardhi, mengatakan sebagian besar aset tersebut berada di wilayah Kota Madiun. Kondisi ini terjadi sejak pusat pemerintahan Kabupaten Madiun dipindahkan, sehingga sejumlah aset lama ditinggalkan.

“Aset kita banyak berada di wilayah Kota Madiun. Setelah pusat pemerintahan dipindah, otomatis aset-aset tersebut tidak lagi digunakan,” ujar Ryan Senin (4/5/2026).

Adapun enam aset yang belum dimanfaatkan maksimal meliputi eks Dinas Perikanan di Jalan Salak, Kecamatan Taman; eks rumah dinas Peternakan dan rumah dinas Kesehatan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Manguharjo; eks Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Manguharjo; serta sebidang tanah kosong di Kelurahan Demangan.

Pemkab Madiun kini membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengoptimalkan aset-aset tersebut. Skema yang ditawarkan antara lain sewa, bangun guna serah (BGS), maupun bentuk kerja sama pemanfaatan lainnya.

“Sehingga aset itu bisa dimanfaatkan oleh pihak ketiga dengan mekanisme yang ada,” jelasnya.

Ryan menambahkan, total nilai aset berupa tanah dan bangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp 8 miliar. Jika dikelola dengan baik, aset-aset itu berpotensi menjadi sumber PAD baru bagi Kabupaten Madiun.

“Tentunya kami berharap bisa terjalin kerja sama dengan beberapa pihak. Selain menambah PAD, aset-aset tersebut juga bisa terpelihara dengan baik,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    Ricuh di Puncak Lawu Gegara Berebut Spot Foto, Pendaki Diminta Jaga Etika

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana di puncak Gunung Lawu mendadak ricuh setelah dua rombongan pendaki terlibat cekcok yang berujung aksi saling dorong. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial pada Senin (27/4/2026). Informasi yang dihimpun, keributan terjadi di kawasan puncak Hargo Dumilah, titik tertinggi Gunung Lawu yang menjadi favorit pendaki untuk berfoto. Insiden […]

    Bagikan
  • Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    Warga Ngrayun Seberangi Sungai Naik Gondola, Pemkab Usulkan Pembangunan Jembatan Permanen

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo yang menyeberangi sungai menggunakan gondola sempat viral di media sosial. Aktivitas tersebut dilakukan setiap hari, termasuk oleh anak-anak sekolah, meski dinilai berisiko dan membahayakan keselamatan. Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung menuju wilayah Kabupaten Trenggalek putus. Warga terpaksa menggunakan gondola sebagai akses tercepat […]

    Bagikan
  • Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk photo_camera 2

    Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau jembatan kabel pancang yang baru selesai dibangun di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun oleh TNI AD melalui program Jembatan Perintis Garuda. “Kami di TNI AD memiliki program Jembatan Perintis Garuda. Program ini merupakan perintah langsung dari […]

    Bagikan
  • Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali molor. Hingga penghujung 2025, mutasi pejabat yang sudah lama dinantikan tak juga terealisasi. Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih ditempati pejabat yang telah berstatus “penghuni lama” selama lebih dari lima tahun. Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

    Bagikan
  • Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

    Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Harga minyak goreng premium di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya terpantau di Pasar Legi Ponorogo, di mana harga minyak goreng premium kini menembus Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter, dari sebelumnya sekitar Rp19 ribu per kemasan 1 liter. Kenaikan harga ini diduga dipengaruhi […]

    Bagikan
  • Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperkuat transparansi dan integritas tata kelola pemerintahan daerah. Informasi ini dilansir dari situs resmi KPK pada kanal Ruang Informasi – Berita dengan judul “Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Ponorogo Benahi Tata Kelola”. Dalam audiensi dan koordinasi yang digelar Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

    Bagikan
expand_less