Berita Terkini
Trending Tags

Eksekusi TK Masyitoh Diwarnai Kericuhan, Protes Guru dan Wali Murid

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 389
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Eksekusi TK Islam Masyitoh Kota Madiun dijaga ketat aparat. (12/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kericuhan terjadi dalam proses eksekusi dan pengosongan di TK Islam Masyitoh pada Selasa (12/5/2026) di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun. Proses eksekusi ini menindaklanjuti keputusan Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun atas hasil perkara gugatan yang dilayangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun terhadap Yayasan Dewi Masyitoh dan tergugat lainnya. Dalam putusannya, lahan seluas 595 meter persegi tersebut secara sah sebagai aset PCNU.

PN Kota Madiun turut membacakan berita acara eksekusi dihadapan perwakilan Yayasan Dewi Masyitoh dan kuasa hukum PCNU Kota Madiun. 

Guru maupun walimurid sempat menghalangi petugas saat hendak masuk ke dalam gedung sekolah. Proses pengamanan eksekusi dilakukan pihak kepolisian dan TNI. Tim kuasa hukum PCNU sempat menjadi sasaran massa yang masih tidak terima atas eksekusi tersebut.

“Ya alhamdulillah pagi ini sudah dijadwalkan penetapan eksekusi dari pihak pengadilan. Tadi pihak pengadilan bersama-sama pihak kepolisian dan pihak Kodim telah melakukan pengamanan untuk proses eksekusi ini,” jelas Suryajiyoso, kuasa hukum PCNU Kota Madiun.

Lebih lanjut, dirinya secara singkat menyampaikan Yayasan Masyitoh dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengelola TK di area Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun. Karena terdampak perluasan kawasan masjid, tahun 2003 mendapatkan kompensasi dari Pemkot Madiun sebesar Rp. 640 juta. Uang tersebut lantas dibelikan lahan yang saat ini dieksekusi tersebut.

“Nah namun berjalannya waktu posisi sekarang yang mengelola saat ini itu bukan Yayasan Mashitoh milik NU. Tapi Yayasan Dewi Mashitoh yang bukan itu punya NU sudah jadi dimiliki oleh yayasan yang lain. Itu sekitar Desember 2015,” imbuhnya.

Karena persoalan tersebut akhirnya PCNU Kota Madiun melayangkan gugatan di pengadilan hingga akhirnya mendapatkan keputusan secara inkrah. Baik ditingkat banding maupun kasasi menguatkan keputusan PN Kota Madiun.

“Kalau setelah ini nanti ada proses penyerahan dari pihak Pengadilan Negeri Kota Madiun diserahkan kepada pemohon eksekusi. Kalau terkait rencana nanti untuk apa kita tidak tahu. Nanti dari pihak PCNU yang akan menentukan untuk apa,” pungkas Suryajiyoso.

Sementara itu, Chamim Ali Purnomo atau Abah Ali, Ketua Yayasan Dewi Masyitoh mengaku sangat menyesalkan dengan proses eksekusi tersebut. Terlebih, pihaknya sudah mulai mengosongkan dan memindahkan barang-barang milik yayasan.

“Sebetulnya saya itu tidak menghendaki masalah eksekusi. Saya sudah menyerahkan sertifikat di PCNU pada waktu tahun 2024. Itu sudah saya serahkan sebetulnya, yang asli. Saya hanya minta untuk sekolah bisa berjalan seperti biasa,” jelas Abah Ali.

Lebih lanjut, PCNU Kota Madiun juga telah memberikan beberapa opsi untuk keberlangsungan sekolah. Namun, tidak ada kesepakatan terkait keberlangsungan sekolah di atas aset tersebut. Kini untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan di Jalan Bromo dan rumahnya.

“Inisiatif saya sendiri karena saya itu kasihan dengan anak-anak sama guru. Saya pindah di atas itu Mas, bisa nanti,” jelasnya.

Proses pengosongan tetap dilakukan dengan pengawalan ketat pihak keamanan. Selain itu, juga barang-barang yang dikeluarkan juga diinventarisir. Semua pihak pun dihimbau mentaati keputusan hukum yang telah inkrah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, bersama paguyuban sopir truk rute Ponorogo-Pacitan, bergotong-royong memperbaiki jalan poros penghubung antar kabupaten yang rusak parah. Aksi ini berhasil mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp 9 juta, yang ditargetkan untuk memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer dari total kerusakan sejauh 11 kilometer. Jalan poros menuju desa […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satpol PP Pemkab Madiun belum menunjukkan taring meskipun  bulan ramadhan di depan mata. Justru yang dilakukan masih dalam bentuk “dakwah” atau himbauan berupa kegiatan patroli gabungan antara Satpol PP Pemkab Madiun bersama sejumlah dinas terkait, TNI, dan Polri, Jumat (13/02/2026) malam. Petugas gabungan bergerak dari Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD. Dalam sidang yang dipimpin Wakil […]

    Bagikan
  • Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    Sengketa Aset PCNU Kota Madiun Berakhir, Nasib TK Masyitoh Madiun di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ancaman eksekusi lahan membayangi KB/TK Islam Masyithoh di Jalan Aloon-Aloon Barat, Kota Madiun. Sebanyak 151 siswa terancam kehilangan tempat belajar menyusul putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Sengketa lahan seluas 595 meter persegi itu dimenangkan oleh PCNU Kota Madiun hingga tingkat kasasi. Dengan putusan tersebut, proses eksekusi tinggal menunggu penetapan […]

    Bagikan
  • Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun Pasang 18 CCTV dan Ramp Check Rutin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun memastikan peningkatan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keamanan penumpang. Terutama menghadapi persiapan masa Angkutan Lebaran 2026 mendatang. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron saat mengecek sarana prasarana pada Rabu (04/03/2026). Ali Imron menjelaskan, sejumlah […]

    Bagikan
  • Kurangi Kantong Plastik, Yayasan Batu Hijau Gelar Lomba Melukis Tote Bag

    Kurangi Kantong Plastik, Yayasan Batu Hijau Gelar Lomba Melukis Tote Bag

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kampanye pengurangan sampah plastik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal itulah yang dilakukan Yayasan Batu Hijau Ponorogo dengan menggelar lomba melukis tote bag di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Sabtu siang. Sebanyak 45 peserta dari berbagai kalangan, mulai pelajar hingga orang dewasa, mengikuti […]

    Bagikan
expand_less