Berita Terkini
Trending Tags

Eksekusi TK Masyitoh Diwarnai Kericuhan, Protes Guru dan Wali Murid

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 520
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Eksekusi TK Islam Masyitoh Kota Madiun dijaga ketat aparat. (12/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kericuhan terjadi dalam proses eksekusi dan pengosongan di TK Islam Masyitoh pada Selasa (12/5/2026) di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun. Proses eksekusi ini menindaklanjuti keputusan Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun atas hasil perkara gugatan yang dilayangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun terhadap Yayasan Dewi Masyitoh dan tergugat lainnya. Dalam putusannya, lahan seluas 595 meter persegi tersebut secara sah sebagai aset PCNU.

PN Kota Madiun turut membacakan berita acara eksekusi dihadapan perwakilan Yayasan Dewi Masyitoh dan kuasa hukum PCNU Kota Madiun. 

Guru maupun walimurid sempat menghalangi petugas saat hendak masuk ke dalam gedung sekolah. Proses pengamanan eksekusi dilakukan pihak kepolisian dan TNI. Tim kuasa hukum PCNU sempat menjadi sasaran massa yang masih tidak terima atas eksekusi tersebut.

“Ya alhamdulillah pagi ini sudah dijadwalkan penetapan eksekusi dari pihak pengadilan. Tadi pihak pengadilan bersama-sama pihak kepolisian dan pihak Kodim telah melakukan pengamanan untuk proses eksekusi ini,” jelas Suryajiyoso, kuasa hukum PCNU Kota Madiun.

Lebih lanjut, dirinya secara singkat menyampaikan Yayasan Masyitoh dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengelola TK di area Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun. Karena terdampak perluasan kawasan masjid, tahun 2003 mendapatkan kompensasi dari Pemkot Madiun sebesar Rp. 640 juta. Uang tersebut lantas dibelikan lahan yang saat ini dieksekusi tersebut.

“Nah namun berjalannya waktu posisi sekarang yang mengelola saat ini itu bukan Yayasan Mashitoh milik NU. Tapi Yayasan Dewi Mashitoh yang bukan itu punya NU sudah jadi dimiliki oleh yayasan yang lain. Itu sekitar Desember 2015,” imbuhnya.

Karena persoalan tersebut akhirnya PCNU Kota Madiun melayangkan gugatan di pengadilan hingga akhirnya mendapatkan keputusan secara inkrah. Baik ditingkat banding maupun kasasi menguatkan keputusan PN Kota Madiun.

“Kalau setelah ini nanti ada proses penyerahan dari pihak Pengadilan Negeri Kota Madiun diserahkan kepada pemohon eksekusi. Kalau terkait rencana nanti untuk apa kita tidak tahu. Nanti dari pihak PCNU yang akan menentukan untuk apa,” pungkas Suryajiyoso.

Sementara itu, Chamim Ali Purnomo atau Abah Ali, Ketua Yayasan Dewi Masyitoh mengaku sangat menyesalkan dengan proses eksekusi tersebut. Terlebih, pihaknya sudah mulai mengosongkan dan memindahkan barang-barang milik yayasan.

“Sebetulnya saya itu tidak menghendaki masalah eksekusi. Saya sudah menyerahkan sertifikat di PCNU pada waktu tahun 2024. Itu sudah saya serahkan sebetulnya, yang asli. Saya hanya minta untuk sekolah bisa berjalan seperti biasa,” jelas Abah Ali.

Lebih lanjut, PCNU Kota Madiun juga telah memberikan beberapa opsi untuk keberlangsungan sekolah. Namun, tidak ada kesepakatan terkait keberlangsungan sekolah di atas aset tersebut. Kini untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan di Jalan Bromo dan rumahnya.

“Inisiatif saya sendiri karena saya itu kasihan dengan anak-anak sama guru. Saya pindah di atas itu Mas, bisa nanti,” jelasnya.

Proses pengosongan tetap dilakukan dengan pengawalan ketat pihak keamanan. Selain itu, juga barang-barang yang dikeluarkan juga diinventarisir. Semua pihak pun dihimbau mentaati keputusan hukum yang telah inkrah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Sigap Prajurit Yonif 501/Bajra Yudha Bantu Persalinan Warga di Depan Pos Jaga

    Aksi Sigap Prajurit Yonif 501/Bajra Yudha Bantu Persalinan Warga di Depan Pos Jaga

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Prajurit Batalyon Infanteri 501/Bajra Yudha (Yonif 501/BY)  menunjukkan bukti nyata pengabdian kepada rakyat. Tidak hanya gagah di medan tugas, para prajurit juga sigap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Peristiwa itu terjadi ketika Yohane Angel (23), warga Kelurahan Ngegong Kecamatan Manguharjo Kota Madiun ini mengalami pecah ketuban di depan Pos Jaga […]

    Bagikan
  • Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    Dindik Jatim Keluarkan Kebijakan Peniadaan Wisuda Siswa SMA/SMK

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia – Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi mengeluarkan kebijakan terkait kegiatan wisuda atau purnawiyata bagi siswa SMA dan SMK di wilayahnya. Dindik meminta untuk kegiatan wisuda atau purnawiyata untuk ditiadakan. Hal itu tertuang dalam surat edaran nomor 000.1.5/1506/101.5/2025 dan ditandatangani pada 6 Maret 2025. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai mengungkapkan kebijakan itu menyikapi keluhan […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    Satlantas Polres Madiun Kota Panggil 30 Perusahaan Otobus

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota memanggil 30 perusahaan otobus (PO) dalam Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Kesla) di TMC Satlantas setempat, Selasa (04/02/2025). Pembahasan utama dalam forum ini yakni jalur-jalur yang dilalui maupun yang dilarang dilewati bus umum. Forum ini pun juga dihadiri oleh jajaran Satlantas, Kepala Jasa Raharja […]

    Bagikan
  • Kemarau Panjang, Petani Holtikultura di Sidomulyo Magetan Terancam Gagal Panen

    Kemarau Panjang, Petani Holtikultura di Sidomulyo Magetan Terancam Gagal Panen

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau mulai memukul petani hortikultura di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Minimnya pasokan air membuat sejumlah tanaman seperti tomat, cabai, dan terong tumbuh tidak maksimal, bahkan sebagian terancam mati sebelum memasuki masa panen. Kondisi tersebut diperparah dengan harga sejumlah komoditas yang justru mengalami penurunan. Petani pun menghadapi […]

    Bagikan
  • LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tambahan 19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (26/06/2025) hingga Sabtu (28/06/2025) ternyata belum mampu mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga Magetan. Di tengah momentum peringatan Tahun Baru Islam, masyarakat terutama pelaku usaha mikro dan rumah tangga, justru semakin kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi […]

    Bagikan
  • Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | ​Magetan — Seleksi untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan kini telah memasuki babak akhir. Tujuh kandidat Sekda Magetan telah menjalani tahap wawancara di Telaga Sarangan, Plaosan, pada Selasa (09/09/2025). Tahapan tersebut menentukan tiga nama terbaik yang akan diajukan ke Bupati Magetan. ​Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Magetan, Thathit Adi Candra, membenarkan […]

    Bagikan
expand_less