Berita Terkini
Trending Tags

ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN Magetan beli telur sebagai aksi bantu peternak lokal terdampak. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan menyusul merosotnya harga telur di tingkat peternak dalam beberapa pekan terakhir. ASN di lingkungan Sekretariat Daerah tampak antusias membeli telur dalam jumlah besar dengan harapan dapat mendongkrak serapan pasar dan menahan laju penurunan harga.

Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, menyebut langkah ini sebagai bentuk intervensi langsung pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak. Menurutnya, peningkatan konsumsi telur lokal diharapkan mampu memberi ruang napas bagi peternak yang saat ini tertekan.

“Ini bagian dari upaya menstabilkan harga sekaligus membantu peternak agar tetap bertahan di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Namun, di balik aksi yang ramai di media sosial tersebut, kritik tajam mulai bermunculan. Sejumlah kalangan menilai gerakan itu hanya bersifat jangka pendek dan belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi peternak.

Direktur Magetan Center, Beni Ardi, menilai langkah tersebut lebih bernuansa seremonial ketimbang solusi strategis. Ia menegaskan, persoalan utama peternak bukan sekadar rendahnya daya beli sesaat, melainkan tekanan struktural yang berlangsung lama.

“Masalahnya bukan hanya kurang pembeli hari ini. Peternak butuh kebijakan berkelanjutan, bukan aksi sesaat yang muncul ketika isu sedang ramai,” katanya.

Menurut Beni, pemerintah daerah perlu mengambil langkah lebih konkret, seperti pengendalian distribusi telur dari luar daerah, pemberian subsidi pakan ternak, hingga menciptakan skema penyerapan hasil produksi secara konsisten. Tanpa kebijakan tersebut, peternak akan terus berada dalam posisi rentan.

Ia juga menyoroti fenomena yang dinilai menyerupai budaya FOMO (fear of missing out) di lingkungan birokrasi, di mana respons cepat muncul saat isu menjadi sorotan publik, namun berpotensi tidak berlanjut dalam jangka panjang.

“Jangan sampai ini hanya tren. Ketika perhatian publik mereda, aksi ikut berhenti. Padahal yang dibutuhkan peternak adalah kepastian pasar dan keberpihakan kebijakan,” tegasnya.

Kondisi peternak ayam petelur di Magetan saat ini memang memprihatinkan. Harga telur di tingkat peternak dilaporkan berada di bawah biaya produksi, sementara harga pakan masih tinggi. Di sisi lain, pasokan telur dari luar daerah dengan harga lebih murah turut menekan daya saing peternak lokal.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran akan keberlanjutan usaha peternakan di daerah. Tanpa intervensi kebijakan yang komprehensif dan berjangka panjang, aksi solidaritas seperti gerakan beli telur dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara—ramai di awal, namun tak cukup kuat untuk menyelesaikan persoalan mendasar. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    Pemkab Madiun Serahkan LHP Pengelolaan Keuangan ke 15 Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  – Pemerintah Kabupaten Madiun menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Pengelolaan Keuangan Desa kepada 15 pemerintah desa di wilayah setempat. Penyerahan berlangsung di Ruang IT Pusat Pemerintahan Caruban, Senin (26/05/2025), sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan bahwa dalam pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Pick Up Koperasi Desa Merah Putih Tabrak Pembatas Jembatan di Ngawi

    Pick Up Koperasi Desa Merah Putih Tabrak Pembatas Jembatan di Ngawi

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah mobil pick up milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terjadi di Jalan Raya Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Kendaraan tersebut menabrak beton pembatas jembatan sebelum terserempet kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat kejadian itu, sopir dan seorang penumpang mengalami […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    Hari Jadi ke-529 Ponorogo Diwarnai Panggung Budaya dan Kreativitas Pelajar Hidupkan Kota

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo memasuki malam kedua dengan suguhan seni yang menyala di dua titik pusat kota, Senin malam (04/08/2025). Dari panggung utama Alun-alun hingga Jalan Alun-alun Timur, budaya dan kreativitas pelajar tampil menyatu dalam semarak identitas Bumi Reog. Di Alun-alun, pentas Teatrikal Babad Ponorogo memikat perhatian penonton. […]

    Bagikan
  • Duh..10 Ribu Dosis Vaksin PMK Kadaluarsa

    Duh..10 Ribu Dosis Vaksin PMK Kadaluarsa

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kembali merebak di wilayah Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Ngawi telah memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap upaya pencegahan. Namun sayangnya, berkaca dari tahun sebelumnya, beberapa peternak menolak untuk dilakukan vaksin pada hewan ternak mereka. “Sebelumnya kami sudah terjun untuk melakukan vaksinasi PMK […]

    Bagikan
  • Hati-Hati ! Hindari Pemotor, Mobil Pick Up Terbalik di Persawahan

    Hati-Hati ! Hindari Pemotor, Mobil Pick Up Terbalik di Persawahan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah mobil mobil pick up  tanpa muatan terbalik di area persawahan di tepi Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (10/08/2025). Pengemudi dan seorang penumpang selamat tanpa mengalami luka. Peristiwa itu terjadi saat mobil pick up yang dikemudikan Diva Alyong, warga Kediri, melaju dari arah barat menuju […]

    Bagikan
  • Lahan Sekolah Rakyat di Magetan Telah Siap, Target Dibangun Akhir 2026

    Lahan Sekolah Rakyat di Magetan Telah Siap, Target Dibangun Akhir 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan titik terang. Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi, mengungkapkan bahwa lahan yang diusulkan di wilayah Kecamatan Karangrejo telah memenuhi persyaratan hasil survei dari Kementerian PUPR. “Dari hasil survei, luasan lahan sudah sesuai syarat minimal, yakni sekitar enam hektare lebih. Kami sudah mengusulkan […]

    Bagikan
expand_less