Berita Terkini
Trending Tags

Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas DKPP melakukan pemeriksaan hewan disejumlah lapak dan pasar jelang hari raya idul adha. (18/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun dipastikan mengalami surplus ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi, kambing, dan domba masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 54 hari ke depan.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo R. Siregar, mengatakan berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban tahun 2026, Kabupaten Madiun berada dalam posisi surplus.

“Berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban 2026, Kabupaten Madiun di posisi surplus,” ujar drh Harris, Senin (18/5/2026).

DKPP mencatat populasi sapi jantan mencapai 3.134 ekor. Sementara populasi kambing mencapai 82.942 ekor dengan estimasi 30 persen atau sekitar 24.882 ekor merupakan kambing jantan. Adapun populasi domba tercatat sebanyak 9.442 ekor dengan sekitar 2.832 ekor domba jantan.

Menurut Harris, populasi kambing dan domba saat ini melimpah karena tren masyarakat yang mulai beralih memilih kambing untuk kurban. Kondisi itu turut memengaruhi penjualan sapi yang disebut mengalami penurunan.

“Untuk harga kambing dan domba relatif murah sejak Juni tahun lalu. Jadi populasi kambing dan domba melimpah karena trennya banyak yang beralih ke kurban kambing. Penjualan sapi menurut pedagang menurun,” katanya.

Image Not Found
Stok kambing saat ini melimpah karena tren memilih kambing untuk kurban. Foto : Tova-Sinergia

Menjelang Iduladha, DKPP Kabupaten Madiun juga menerjunkan tim pemeriksa hewan kurban yang disebar di 15 kecamatan. Tim tersebut mulai bekerja sejak 18 Mei 2026 untuk melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di pasar hewan maupun lokasi penjualan ternak.

Harris menjelaskan, tim pemeriksa terdiri dari sekitar 30 personel yang melibatkan dokter hewan, paramedik veteriner, petugas kecamatan, hingga inseminator.

“Kami sudah membuat surat perintah tugas tim pemeriksa hewan kurban yang disebar merata di 15 kecamatan. Ada sekitar 30 petugas terdiri dari dokter hewan, paramedik, petugas inseminator, dan petugas kecamatan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan antemortem, petugas akan memfokuskan pengawasan pada penyakit hewan strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Petugas akan memeriksa gejala klinis seperti hipersalivasi atau air liur berlebihan, kepincangan pada kaki, hingga munculnya benjolan atau luka di tubuh hewan.

“Kalau ditemukan gejala PMK atau LSD, kami sarankan untuk diobati atau dikarantina sampai sembuh terlebih dahulu,” ujar Harris.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta membeli hewan di lapak atau tempat penjualan yang telah mengantongi surat keterangan pemeriksaan hewan kurban dari dinas atau otoritas veteriner setempat.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat, seperti makan dan minum normal, tidak mengalami pincang, serta tidak mengeluarkan air liur berlebihan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana penuh duka menyelimuti proses evakuasi jasad seorang anak berinisial AMP (12), warga Dusun Kedungprahu, Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu siang (14/2/2026). Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di sungai bersama teman-temannya. Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk […]

    Bagikan
  • HUT ke-81 RI di Pondok Lansia Kota Madiun, Upacara Khidmat hingga Lomba Makan Kerupuk Bikin Mbah Mbah Ceria

    HUT ke-81 RI di Pondok Lansia Kota Madiun, Upacara Khidmat hingga Lomba Makan Kerupuk Bikin Mbah Mbah Ceria

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Pondok Lansia Kota Madiun, Senin (17/8/2026), berlangsung khidmat sekaligus penuh keceriaan. Para penghuni pondok di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, tak hanya menjadi peserta upacara, tetapi juga terlibat sebagai petugas. Konsep peringatan kemerdekaan tahun ini terasa istimewa karena kegiatan benar-benar mengusung semangat […]

    Bagikan
  • Mangkir bayar pajak, Kejari Kabupaten Madiun Tahan Direktur PT ACM  Atas Kasus Pajak

    Mangkir bayar pajak, Kejari Kabupaten Madiun Tahan Direktur PT ACM  Atas Kasus Pajak

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menahan tersangka kasus tindak pidana pajak Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM) berinisial Henry Erwanto. Berdasarkan pantauan di kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, tersangka Henry Erwanto terlihat memasuki ruang pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4,5 jam.  Tersangka baru keluar […]

    Bagikan
  • PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengadilan Negeri (PN) Magetan mengeksekusi pengosongan paksa terhadap sebuah rumah warga di Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Rabu (8/10/2025). Eksekusi dilakukan lantaran pemilik rumah dinilai tidak kooperatif selama proses mediasi berlangsung dan menolak mengosongkan rumah meski telah kalah dalam proses lelang. Eksekusi dilakukan oleh juru sita PN Magetan dengan pengamanan yang ketat […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    Pemkot Madiun Percepat Normalisasi Sungai untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemerintah Kota Madiun dalam meminimalkan risiko banjir kembali dilakukan melalui program normalisasi sungai. Langkah tersebut digencarkan sebagai bagian dari mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam waktu dekat. Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa pekerjaan utama pada program ini adalah pengerukan […]

    Bagikan
expand_less