Berita Terkini
Trending Tags

Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas DKPP melakukan pemeriksaan hewan disejumlah lapak dan pasar jelang hari raya idul adha. (18/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun dipastikan mengalami surplus ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi, kambing, dan domba masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 54 hari ke depan.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo R. Siregar, mengatakan berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban tahun 2026, Kabupaten Madiun berada dalam posisi surplus.

“Berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban 2026, Kabupaten Madiun di posisi surplus,” ujar drh Harris, Senin (18/5/2026).

DKPP mencatat populasi sapi jantan mencapai 3.134 ekor. Sementara populasi kambing mencapai 82.942 ekor dengan estimasi 30 persen atau sekitar 24.882 ekor merupakan kambing jantan. Adapun populasi domba tercatat sebanyak 9.442 ekor dengan sekitar 2.832 ekor domba jantan.

Menurut Harris, populasi kambing dan domba saat ini melimpah karena tren masyarakat yang mulai beralih memilih kambing untuk kurban. Kondisi itu turut memengaruhi penjualan sapi yang disebut mengalami penurunan.

“Untuk harga kambing dan domba relatif murah sejak Juni tahun lalu. Jadi populasi kambing dan domba melimpah karena trennya banyak yang beralih ke kurban kambing. Penjualan sapi menurut pedagang menurun,” katanya.

Image Not Found
Stok kambing saat ini melimpah karena tren memilih kambing untuk kurban. Foto : Tova-Sinergia

Menjelang Iduladha, DKPP Kabupaten Madiun juga menerjunkan tim pemeriksa hewan kurban yang disebar di 15 kecamatan. Tim tersebut mulai bekerja sejak 18 Mei 2026 untuk melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di pasar hewan maupun lokasi penjualan ternak.

Harris menjelaskan, tim pemeriksa terdiri dari sekitar 30 personel yang melibatkan dokter hewan, paramedik veteriner, petugas kecamatan, hingga inseminator.

“Kami sudah membuat surat perintah tugas tim pemeriksa hewan kurban yang disebar merata di 15 kecamatan. Ada sekitar 30 petugas terdiri dari dokter hewan, paramedik, petugas inseminator, dan petugas kecamatan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan antemortem, petugas akan memfokuskan pengawasan pada penyakit hewan strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Petugas akan memeriksa gejala klinis seperti hipersalivasi atau air liur berlebihan, kepincangan pada kaki, hingga munculnya benjolan atau luka di tubuh hewan.

“Kalau ditemukan gejala PMK atau LSD, kami sarankan untuk diobati atau dikarantina sampai sembuh terlebih dahulu,” ujar Harris.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta membeli hewan di lapak atau tempat penjualan yang telah mengantongi surat keterangan pemeriksaan hewan kurban dari dinas atau otoritas veteriner setempat.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat, seperti makan dan minum normal, tidak mengalami pincang, serta tidak mengeluarkan air liur berlebihan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Pesanan Pie Telo Medhioen Semakin Meningkat

    Jelang Lebaran, Permintaan Pesanan Pie Telo Medhioen Semakin Meningkat

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ubi jalar ternyata tidak hanya dikonsumsi sekedar direbus. Namun, ternyata bisa menjadi jajanan yang khas dengan nilai ekonomis lebih tinggi. Itulah yang diproduksi Pie Telo Medhioen milik Ajeng Tri Megawati, Warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun yang kebanjiran pesanan saat menjelang lebaran.  Omset pendapatan menjelang lebaran kini meningkat mencapai […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Targetkan Persetujuan Tata Ruang 2026, Siapkan 3.000 Hektare untuk Kawasan Industri

    Bupati Madiun Targetkan Persetujuan Tata Ruang 2026, Siapkan 3.000 Hektare untuk Kawasan Industri

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pelaku industri dalam percepatan pengembangan kawasan industri di Kabupaten Madiun. Hal itu disampaikan usai Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 75 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Madiun 2024–2044 di […]

    Bagikan
  • Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW […]

    Bagikan
expand_less