Berita Terkini
Trending Tags

Stok Hewan Kurban di Kabupaten Madiun Surplus, DKPP Siagakan Tim Pemeriksa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas DKPP melakukan pemeriksaan hewan disejumlah lapak dan pasar jelang hari raya idul adha. (18/5/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun dipastikan mengalami surplus ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mencatat populasi sapi, kambing, dan domba masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 54 hari ke depan.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris Imballo R. Siregar, mengatakan berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban tahun 2026, Kabupaten Madiun berada dalam posisi surplus.

“Berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban 2026, Kabupaten Madiun di posisi surplus,” ujar drh Harris, Senin (18/5/2026).

DKPP mencatat populasi sapi jantan mencapai 3.134 ekor. Sementara populasi kambing mencapai 82.942 ekor dengan estimasi 30 persen atau sekitar 24.882 ekor merupakan kambing jantan. Adapun populasi domba tercatat sebanyak 9.442 ekor dengan sekitar 2.832 ekor domba jantan.

Menurut Harris, populasi kambing dan domba saat ini melimpah karena tren masyarakat yang mulai beralih memilih kambing untuk kurban. Kondisi itu turut memengaruhi penjualan sapi yang disebut mengalami penurunan.

“Untuk harga kambing dan domba relatif murah sejak Juni tahun lalu. Jadi populasi kambing dan domba melimpah karena trennya banyak yang beralih ke kurban kambing. Penjualan sapi menurut pedagang menurun,” katanya.

Image Not Found
Stok kambing saat ini melimpah karena tren memilih kambing untuk kurban. Foto : Tova-Sinergia

Menjelang Iduladha, DKPP Kabupaten Madiun juga menerjunkan tim pemeriksa hewan kurban yang disebar di 15 kecamatan. Tim tersebut mulai bekerja sejak 18 Mei 2026 untuk melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem di pasar hewan maupun lokasi penjualan ternak.

Harris menjelaskan, tim pemeriksa terdiri dari sekitar 30 personel yang melibatkan dokter hewan, paramedik veteriner, petugas kecamatan, hingga inseminator.

“Kami sudah membuat surat perintah tugas tim pemeriksa hewan kurban yang disebar merata di 15 kecamatan. Ada sekitar 30 petugas terdiri dari dokter hewan, paramedik, petugas inseminator, dan petugas kecamatan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan antemortem, petugas akan memfokuskan pengawasan pada penyakit hewan strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Petugas akan memeriksa gejala klinis seperti hipersalivasi atau air liur berlebihan, kepincangan pada kaki, hingga munculnya benjolan atau luka di tubuh hewan.

“Kalau ditemukan gejala PMK atau LSD, kami sarankan untuk diobati atau dikarantina sampai sembuh terlebih dahulu,” ujar Harris.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta membeli hewan di lapak atau tempat penjualan yang telah mengantongi surat keterangan pemeriksaan hewan kurban dari dinas atau otoritas veteriner setempat.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat, seperti makan dan minum normal, tidak mengalami pincang, serta tidak mengeluarkan air liur berlebihan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah perusahaan produsen alat mesin pertanian (alsintan) asal Madiun terpaksa menyerahkan empat unit mesin panen atau combine harvester sebagai jaminan tunggakan pajak. Ironisnya, mesin tersebut merupakan bagian dari ribuan unit alsintan yang pernah dijanjikan dibeli masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun hingga kini tak kunjung terwujud. Empat unit combine harvester […]

    Bagikan
  • Rumah Ambrol, Penghuni Rumah Terjatuh dan Terseret Banjir Sungai Pintu

    Rumah Ambrol, Penghuni Rumah Terjatuh dan Terseret Banjir Sungai Pintu

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang warga Desa/Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun dilaporkan terjatuh dan terseret arus sungai Pintu pada Sabtu (15/3/2025). Debit sungai Pintu naik seiring hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Sabtu sore. Personil BPBD Kabupaten Madiun serta TNI-Polri terjun ke lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut. Menurut informasi, korban bernama Wahyudiono […]

    Bagikan
  • Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kartoharjo Polres Madiun Kota menerima pengaduan laporan anak hilang pada Jum’at (26/12/2025) malam. Korban FHA meninggalkan rumah sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Gadis 13 tahun itu selama ini tinggal bersama Asri Sukmajati (36) bibinya dan Sri Darwati (68) sang nenek di Jalan Mandalasari 21 […]

    Bagikan
  • Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • 3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    3 Tersangka Dugaan Korupsi PT.INKA Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi di PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero telah masuk meja hijau Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (15/1/2025). Dalam pers rilis Kejaksaan Negeri Kota Madiun menerangkan ketiga terdakwa dihadirkan dalam sidang dakwaan diantaranya Budi Novianto selaku Mantan Dirut PT INKA, Syaiful Idham sebagai Direktur Utama PT […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Tragis di Ruas Tol Ngawi, Mobil 7 Penumpang Hantam Bus

    Kecelakaan Tragis di Ruas Tol Ngawi, Mobil 7 Penumpang Hantam Bus

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan lalu lintas di ruas tol Solo-Ngawi kembali terjadi. Mobil putih dengan Nopol T 1062 CB yang dikendarai oleh Teguh Rizal Fachri (42) warga Desa Margosari, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menabrak bagian belakang bus Bus NS Trans nopol AG 7617 US di ruas Tol Solo – Ngawi KM […]

    Bagikan
expand_less