Berita Terkini
Trending Tags

Harga Plastik Melonjak, Perajin Besek Bambu di Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Permintaan besek bambu meningkat seiring naiknya harga plastik. (18/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga plastik yang dipicu dampak konflik di Timur Tengah membawa efek tak terduga bagi perajin besek bambu di Kabupaten Magetan. Menjelang Idul Adha, permintaan wadah tradisional dari anyaman bambu tersebut meningkat tajam, bahkan mencapai lebih dari 50 persen dibandingkan hari normal.

Lonjakan pesanan paling terasa di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi besek bambu. Dalam beberapa pekan terakhir, para perajin setempat menerima pesanan dalam jumlah besar dari berbagai daerah, terutama untuk kebutuhan distribusi daging kurban.

Aktivitas produksi pun meningkat signifikan. Hampir di setiap rumah warga, suara anyaman bambu terdengar sepanjang hari. Para perajin berupaya mengejar target produksi agar pesanan dapat terpenuhi sebelum hari raya tiba.

Salah satu perajin, Endah Desi, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan mulai dirasakan sejak dua pekan terakhir. Menurutnya, selain faktor kenaikan harga plastik, karakteristik besek yang lebih ramah lingkungan dan mampu menjaga kualitas daging turut menjadi alasan utama meningkatnya minat masyarakat.

Image Not Found
Perajin besek bambu di Magetan kebanjiran pesanan jelang Idul Adha. (18/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

“Besek memiliki rongga udara dari anyaman bambu, sehingga daging tidak mudah lembap dan bisa lebih awet dibandingkan jika menggunakan plastik,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, ukuran besek yang paling diminati saat ini adalah 14 x 15 sentimeter. Dalam satu ikat berisi 30 pasang, harga jual kini mencapai sekitar Rp40.000, naik dari kisaran Rp30.000 pada tahun sebelumnya. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh sulitnya memperoleh bahan baku bambu serta meningkatnya waktu produksi akibat tingginya permintaan.

Untuk memenuhi lonjakan pesanan, para perajin terpaksa menambah jam kerja. Bahkan, tidak sedikit yang melibatkan anggota keluarga dalam proses produksi agar pesanan dapat diselesaikan tepat waktu.

Momentum Idul Adha menjadi berkah tersendiri bagi para perajin besek bambu di wilayah ini. Selain meningkatkan pendapatan, penggunaan besek juga dinilai sebagai langkah positif dalam mengurangi sampah plastik saat pembagian daging kurban.

Saat ini, pasar besek bambu Magetan tidak hanya terbatas di wilayah lokal. Permintaan juga datang dari berbagai daerah di kawasan Madiun Raya hingga Blora, Jawa Tengah, yang semakin memperluas jangkauan distribusi produk tradisional tersebut.

“Pesanan dari luar daerah juga terus berdatangan, termasuk dari Jawa Tengah. Semoga ini menjadi rezeki yang membawa berkah,” tambah Endah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Madiun Ajak Insan Kesehatan Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    Wabup Madiun Ajak Insan Kesehatan Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun menggelar apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di halaman kantor Dinkes setempat, Rabu (12/11/2025). Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, kegiatan berlangsung sederhana namun dihadiri seluruh unsur kesehatan daerah, mulai dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit, organisasi profesi tenaga medis, hingga stakeholder bidang kesehatan. Apel […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengonfirmasi bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 akan mengalami kenaikan. Kepastian ini muncul setelah rapat dewan pengupahan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan bersama unsur Forkopimda, perwakilan pengusaha, serta organisasi buruh dan pekerja. Kepala Disnaker Magetan, Arief Ridwan, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari […]

    Bagikan
  • Seleksi Direktur Baru Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Tiga Kandidat Bersaing Ketat

    Seleksi Direktur Baru Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Tiga Kandidat Bersaing Ketat

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaingan memperebutkan kursi Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki tahap penentuan. Tiga kandidat yang lolos seleksi tiga besar menjalani wawancara langsung dengan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), Senin (13/7/2026). Tiga kandidat tersebut adalah Joko Nugroho, Sukoharjono serta Jamaluddin. Dalam wawancara bersama […]

    Bagikan
  • Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    Pinjaman Bank Jatim Rp. 100 Miliar Batal, 167 Paket Proyek Peningkatan Jalan Gagal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo terpaksa membatalkan 167 paket lelang pekerjaan peningkatan jalan yang sebelumnya dikebut prosesnya. Pembatalan ini merupakan dampak langsung dari belum cairnya pinjaman daerah sebesar Rp. 100 miliar dari Bank Jatim yang diajukan Pemkab Ponorogo. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan penghentian seluruh proses […]

    Bagikan
  • Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 2.200 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berangkat mengikuti Jambore Dunia yang digelar di Indonesia, 7–15 September. Ajang pramuka internasional ini diikuti sekitar 15 ribu peserta dari 14 negara, di antaranya Malaysia, Maladewa, dan Thailand. Dari PMDG pusat sendiri tercatat 51 kontingen dengan 510 santri. Setiap kontingen beranggotakan 10 peserta […]

    Bagikan
  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
expand_less