Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cuaca 42 derajat, jemaah haji Madiun diminta fokus jaga stamina. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Jelang puncak rangkaian ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Madiun intens memantau kondisi ratusan jamaah di Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, meminta ratusan jemaah haji asal Kabupaten Madiun mengurangi aktivitas ibadah sunah menjelang puncak haji. Imbauan itu disampaikan menyusul cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai 42 derajat Celsius serta adanya puluhan jemaah kategori risiko tinggi (Risti).

Sebanyak 457 jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang tergabung dalam Kloter 24 dan 25 saat ini bersiap menghadapi rangkaian puncak ibadah haji yang dijadwalkan berlangsung ahad mendatang atau pada 24-25 Mei 2026.

“Alhamdulillah kondisi jemaah sehat semuanya. Saat ini fokus persiapan Armuzna,” ujar Bisri Mustofa, Jumat (22/5/2026).

Dari total jemaah tersebut, sebanyak 85 orang tercatat masuk kategori risiko tinggi. Mereka terdiri dari jemaah lanjut usia maupun yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Meski begitu, Bisri memastikan seluruh jemaah Risti mendapatkan pendampingan khusus dari petugas selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

“Mereka sudah ada pendampingnya. Jadi ke mana pun dan aktivitas apa pun sudah dibantu petugas masing-masing,” katanya.

Menurut Bisri, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama petugas sektor juga telah melakukan survei langsung ke lokasi Armuzna untuk memastikan kesiapan fasilitas jemaah.

Pengecekan dilakukan mulai dari lokasi tenda di Mina dan Arafah hingga memastikan posisi pemondokan jemaah agar tidak terjadi kebingungan saat puncak ibadah berlangsung.

“Di Mina jaraknya sekitar dua kilometer dengan maktab dan aksesnya lewat terowongan sehingga tidak terlalu jauh. Untuk Arafah juga sudah dipastikan lokasinya,” ujarnya.

Meski persiapan teknis terus dimatangkan, pihaknya masih menunggu kepastian skema pelayanan dari syarikah atau perusahaan layanan haji di Arab Saudi.

“Kita mendapat dua syarikah, jadi masih menunggu informasi lanjutan terkait penempatan jemaah,” tambahnya.

Bisri juga menyoroti kondisi cuaca panas ekstrem yang dinilai menjadi tantangan serius bagi jemaah Indonesia, khususnya lansia dan kategori risiko tinggi.

Menurutnya, suhu 42 derajat Celsius tetap berbahaya meski sedikit lebih rendah dibanding musim haji tahun sebelumnya.

“Cuaca 42 derajat itu sudah sangat panas. Karena itu jemaah harus benar-benar menjaga stamina,” tegasnya.

Ia mengimbau jemaah mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan seperti umrah sunah berulang atau terlalu lama beribadah di Masjidil Haram demi menjaga kondisi tubuh tetap fit menjelang Armuzna.

“Inti ibadah haji itu ada di Armuzna. Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak ibadah. Perbanyak istirahat di hotel dan ibadah di musala hotel juga tetap mendapat pahala karena masih berada di Tanah Haram,” katanya.

Selain memastikan kondisi kesehatan jemaah, pihak Kemenhaj Kabupaten Madiun juga memastikan layanan konsumsi berjalan normal. Menu makanan khas Indonesia seperti ayam, ikan patin, dan lauk lainnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah.

Sementara bagi jemaah lansia maupun risiko tinggi, menu makanan dapat disesuaikan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

“Kalau ada kebutuhan khusus terutama untuk lansia bisa disampaikan ke petugas konsumsi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang, menyebabkan air meluap hingga menutup badan jalan. Arus yang cukup deras membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti, bahkan beberapa di antaranya terseret aliran air saat mencoba melintas. Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, luapan air juga berdampak pada […]

    Bagikan
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya menekan angka pengangguran di Ponorogo terus digenjot. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat menggelar Job Fair 2025, dengan membuka ribuan kesempatan kerja bagi masyarakat. Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan pencari kerja (pencaker) dan perusahaan secara langsung. “Job fair ini bukan sekadar pameran, melainkan […]

    Bagikan
  • Dua Pengendara Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Niken Gandhini

    Dua Pengendara Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Niken Gandhini

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Niken Gandhini, tepat di depan rumah makan Soto Borang, Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (17/3/2025) pagi sekitar pukul 3:00 WIB. Dua sepeda motor bertabrakan dari arah berlawanan, menyebabkan kedua pengendara meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul […]

    Bagikan
  • Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk photo_camera 2

    Pangdam Mayjen Rudy Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau jembatan kabel pancang yang baru selesai dibangun di Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun oleh TNI AD melalui program Jembatan Perintis Garuda. “Kami di TNI AD memiliki program Jembatan Perintis Garuda. Program ini merupakan perintah langsung dari […]

    Bagikan
  • Tingkat Pengangguran Terbuka di Angka 4,34 persen, Minat Job Fair di Madiun Malah Sedikit

    Tingkat Pengangguran Terbuka di Angka 4,34 persen, Minat Job Fair di Madiun Malah Sedikit

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) menggelar Job Fair 2025 di Pendopo Ronggo Djoemeno pada 7-8 Mei 2025. Job Fair ini sebagai upaya untuk mengentaskan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Maidun yang tinggi. Sesuai data BPS Provinsi Jawa Timur, TPT tahun 2024 di Kabupaten […]

    Bagikan
  • Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 digelar secara khidmat di Alun-Alun Magetan, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres Magetan, TNI, Pemerintah Kabupaten Magetan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi penegak hukum, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam upacara tersebut, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa membacakan amanat Kapolda Jawa Timur. […]

    Bagikan
expand_less