Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cuaca 42 derajat, jemaah haji Madiun diminta fokus jaga stamina. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Jelang puncak rangkaian ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Madiun intens memantau kondisi ratusan jamaah di Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, meminta ratusan jemaah haji asal Kabupaten Madiun mengurangi aktivitas ibadah sunah menjelang puncak haji. Imbauan itu disampaikan menyusul cuaca ekstrem di Arab Saudi yang mencapai 42 derajat Celsius serta adanya puluhan jemaah kategori risiko tinggi (Risti).

Sebanyak 457 jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang tergabung dalam Kloter 24 dan 25 saat ini bersiap menghadapi rangkaian puncak ibadah haji yang dijadwalkan berlangsung ahad mendatang atau pada 24-25 Mei 2026.

“Alhamdulillah kondisi jemaah sehat semuanya. Saat ini fokus persiapan Armuzna,” ujar Bisri Mustofa, Jumat (22/5/2026).

Dari total jemaah tersebut, sebanyak 85 orang tercatat masuk kategori risiko tinggi. Mereka terdiri dari jemaah lanjut usia maupun yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Meski begitu, Bisri memastikan seluruh jemaah Risti mendapatkan pendampingan khusus dari petugas selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

“Mereka sudah ada pendampingnya. Jadi ke mana pun dan aktivitas apa pun sudah dibantu petugas masing-masing,” katanya.

Menurut Bisri, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama petugas sektor juga telah melakukan survei langsung ke lokasi Armuzna untuk memastikan kesiapan fasilitas jemaah.

Pengecekan dilakukan mulai dari lokasi tenda di Mina dan Arafah hingga memastikan posisi pemondokan jemaah agar tidak terjadi kebingungan saat puncak ibadah berlangsung.

“Di Mina jaraknya sekitar dua kilometer dengan maktab dan aksesnya lewat terowongan sehingga tidak terlalu jauh. Untuk Arafah juga sudah dipastikan lokasinya,” ujarnya.

Meski persiapan teknis terus dimatangkan, pihaknya masih menunggu kepastian skema pelayanan dari syarikah atau perusahaan layanan haji di Arab Saudi.

“Kita mendapat dua syarikah, jadi masih menunggu informasi lanjutan terkait penempatan jemaah,” tambahnya.

Bisri juga menyoroti kondisi cuaca panas ekstrem yang dinilai menjadi tantangan serius bagi jemaah Indonesia, khususnya lansia dan kategori risiko tinggi.

Menurutnya, suhu 42 derajat Celsius tetap berbahaya meski sedikit lebih rendah dibanding musim haji tahun sebelumnya.

“Cuaca 42 derajat itu sudah sangat panas. Karena itu jemaah harus benar-benar menjaga stamina,” tegasnya.

Ia mengimbau jemaah mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan seperti umrah sunah berulang atau terlalu lama beribadah di Masjidil Haram demi menjaga kondisi tubuh tetap fit menjelang Armuzna.

“Inti ibadah haji itu ada di Armuzna. Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak ibadah. Perbanyak istirahat di hotel dan ibadah di musala hotel juga tetap mendapat pahala karena masih berada di Tanah Haram,” katanya.

Selain memastikan kondisi kesehatan jemaah, pihak Kemenhaj Kabupaten Madiun juga memastikan layanan konsumsi berjalan normal. Menu makanan khas Indonesia seperti ayam, ikan patin, dan lauk lainnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah.

Sementara bagi jemaah lansia maupun risiko tinggi, menu makanan dapat disesuaikan sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

“Kalau ada kebutuhan khusus terutama untuk lansia bisa disampaikan ke petugas konsumsi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lonjakan tajam arus kendaraan terjadi di Gerbang Tol (GT) Madiun selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat 110.855 kendaraan melintas pada periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026, atau meningkat 33,62 persen dibandingkan lalu lintas normal. Puncak arus lalu lintas terjadi pada momen arus […]

    Bagikan
  • Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami lonjakan signifikan pada triwulan pertama 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total 3.017.881 pelanggan selama periode Januari hingga Maret 2026, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total tersebut, sebanyak 1.517.883 pelanggan tercatat berangkat, sementara […]

    Bagikan
  • Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    Mesin Pencacah TNI Buatan Denpal V/1 Bantu Peternak, Ini Keunggulannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memanfaatkan bahan-bahan rongsokan dari bekas suku cadang mobil yang kondisinya rusak berat, Denpal V/1 Madiun di jajaran Korem 081/DSJ berhasil menciptakan mesin pencacah pakan ternak berkemampuan tinggi. Saat diuji coba langsung kepada para peternak di Madiun, kemampuan mesin itu diakui mampu menghancurkan berbagai limbah pertanian untuk pakan ternak. Bahkan mencacah […]

    Bagikan
  • PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun menunjukkan kinerja ekonomi yang solid melalui capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga mendekati akhir Agustus 2025, PAD yang berhasil terkumpul mencapai Rp 103 miliar atau 74,71 persen dari target Rp 138 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, menyampaikan bahwa realisasi tersebut menjadi kabar positif. “Tren […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Komplotan Pengedar Pil Double L Sasar Korban Pinggiran

    Polisi Bekuk Komplotan Pengedar Pil Double L Sasar Korban Pinggiran

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aparat Kepolisian Polres Ponorogo berhasil membongkar komplotan pengedar pil double L yang menyasar wilayah pinggiran. Dalam operasi ini, polisi mengamankan tiga pelaku beserta barang bukti berupa puluhan ribu butir pil terlarang. Kapolres Ponorogo, melalui Kasat Resnarkoba Iptu Mohammad Mustofa Sahid, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait […]

    Bagikan
expand_less