Berita Terkini
Trending Tags

Wayang Kulit Hari Jadi Kota Madiun ke-108, Komitmen Lestarikan Seni Budaya Menguat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota serahkan wayang gunungan kepada dalang. (28/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gemerincing gamelan dan lantunan tembang Jawa mengawali malam peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 di Lapangan Aspirasi, Jalan Taman Praja, Minggu (28/6/2026). Bukan sekadar hiburan, pagelaran wayang kulit dengan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” menjadi panggung kebersamaan sekaligus penegasan bahwa seni budaya tetap memiliki tempat istimewa di tengah perkembangan zaman.

Suasana semakin semarak ketika ratusan warga memadati area pertunjukan. Sorotan lampu panggung menyinari kelir wayang, sementara suara gamelan berpadu dengan antusiasme penonton dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua.

Yang menarik, sebelum lakon utama dimainkan, panggung lebih dahulu menjadi milik generasi muda. Dalang-dalang cilik bersama 150 sinden cilik binaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun tampil memukau, diiringi kelompok karawitan dari siswa SD dan SMP. Penampilan mereka menjadi simbol bahwa estafet pelestarian budaya telah mulai diteruskan kepada generasi penerus.

Image Not Found
150 sinden cilik binaan Disbudparpora Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forkopimda menyerahkan wayang gunungan kepada empat dalang berprestasi asal Kota Madiun, yakni Dhanang Dhanardana, Muhammad Satria Putra Widomovanda, Nabil Ekri Rasfadila Erlambang, dan Aditya Krisna. Keempatnya dipercaya membawakan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” kisah kepahlawanan yang sarat nilai keberanian, pengabdian, dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Bagus Panuntun menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memenuhi Lapangan Aspirasi. Menurutnya, besarnya animo warga menunjukkan bahwa seni budaya masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Madiun.

Ia mengungkapkan, pemerintah kota tengah memperkuat penyelenggaraan kegiatan berbasis budaya lokal. Salah satunya dengan menyiapkan Panggung Aspirasi sebagai ruang pertunjukan seni bagi Kecamatan Taman yang juga dapat dimanfaatkan kecamatan lain.

Selain penataan kawasan, pemerintah berencana memperbaiki fasilitas pendukung agar lokasi tersebut semakin nyaman digunakan sebagai ruang ekspresi seni masyarakat.

Image Not Found
Pemkot Madiun teguhkan komitmen lestarikan seni budaya. Foto : Kris-Sinergia

“Kegiatan ini bukan untuk pemerintah kota, tetapi untuk seluruh masyarakat. Karena itu pemerintah akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan seni budaya lokal,” ujarnya.

Lebih jauh, Bagus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas ruang berkesenian hingga tingkat kelurahan. Ia menyebut, mulai 2027 pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan seni budaya di setiap kelurahan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, budaya merupakan identitas daerah yang tidak akan tergeser oleh perkembangan ekonomi kreatif. Justru keduanya dapat berjalan beriringan untuk mendukung pembangunan Kota Madiun sebagai kota wisata.

Kehadiran dalang cilik, sinden cilik, serta pelajar yang terlibat dalam pagelaran menjadi harapan baru bagi keberlangsungan warisan budaya tersebut.

Image Not Found
Penampilan memukau Dalang cilik Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Pemerintah Kota Madiun siap mendukung dan memfasilitasi para pelaku seni budaya agar terus berkarya dan melahirkan generasi penerus,” katanya.

Bagus juga mengajak para seniman untuk aktif menyampaikan gagasan dan program melalui pemerintah kelurahan agar dapat difasilitasi dalam berbagai kegiatan budaya. Menurutnya, kekayaan seni lokal akan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat di seluruh wilayah Kota Madiun.

Di sela kemeriahan acara, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada panggung pertunjukan. Bagus turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan setelah kegiatan usai. Ia mengajak para pedagang kaki lima, panitia, dan masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas publik sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Wayang kulit bukan sekadar pertunjukan yang menghidupkan kisah pewayangan. Di balik layar kelir, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga akar budaya, memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, sekaligus memperkuat identitas Kota Madiun sebagai daerah yang tumbuh bersama tradisi.

Di usia ke-108, Kota Madiun tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen bahwa seni budaya akan terus menjadi denyut kehidupan masyarakat, diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    Gempa Pacitan M 5,5, PT KAI Hentikan Sementara 11 Perjalanan Kereta di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang berpusat di wilayah timur laut Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, berdampak pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghentikan sementara 11 perjalanan kereta api sebagai langkah antisipasi keselamatan. Gempa terjadi sekitar pukul 08.21 […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Hangus Terbakar Diduga Terkena Percikan Mesin Gerinda

    Mobil Pick Up Hangus Terbakar Diduga Terkena Percikan Mesin Gerinda

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil pick up milik warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo, ludes terbakar pada Jumat (9/5/2025) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB atau menjelang waktu salat Jumat itu sempat membuat warga panik karena kobaran api yang cukup besar. Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Minta Target Pembangunan Tidak Melenceng dari Rencana

    Plt Wali Kota Madiun Minta Target Pembangunan Tidak Melenceng dari Rencana

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memberikan peringatan keras kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Salah satunya terkait pemahaman terhadap arah pembangunan daerah hingga tingkat paling bawah. Hal itu ditegaskan, Bagus dalam Apel Kerja Pejabat dan ASN di halaman Balai Kota Madiun pada […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa petang (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon mangga berukuran besar tumbang hingga menimpa rumah warga di Kelurahan Bulukerto. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, yaitu ketika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah setempat. Pohon mangga dengan diameter mencapai 120 […]

    Bagikan
  • Berantas Praktik Perjudian, Satreskrim Polres Ponorogo Ringkus Belasan Pelaku

    Berantas Praktik Perjudian, Satreskrim Polres Ponorogo Ringkus Belasan Pelaku

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah Bumi Reog. Dalam operasi yang digelar di sejumlah kecamatan, polisi menggerebek beberapa lokasi yang diduga menjadi arena perjudian dan mengamankan belasan orang yang terlibat. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil […]

    Bagikan
expand_less