Berita Terkini
Trending Tags

Wayang Kulit Hari Jadi Kota Madiun ke-108, Komitmen Lestarikan Seni Budaya Menguat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota serahkan wayang gunungan kepada dalang. (28/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gemerincing gamelan dan lantunan tembang Jawa mengawali malam peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 di Lapangan Aspirasi, Jalan Taman Praja, Minggu (28/6/2026). Bukan sekadar hiburan, pagelaran wayang kulit dengan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” menjadi panggung kebersamaan sekaligus penegasan bahwa seni budaya tetap memiliki tempat istimewa di tengah perkembangan zaman.

Suasana semakin semarak ketika ratusan warga memadati area pertunjukan. Sorotan lampu panggung menyinari kelir wayang, sementara suara gamelan berpadu dengan antusiasme penonton dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang tua.

Yang menarik, sebelum lakon utama dimainkan, panggung lebih dahulu menjadi milik generasi muda. Dalang-dalang cilik bersama 150 sinden cilik binaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun tampil memukau, diiringi kelompok karawitan dari siswa SD dan SMP. Penampilan mereka menjadi simbol bahwa estafet pelestarian budaya telah mulai diteruskan kepada generasi penerus.

Image Not Found
150 sinden cilik binaan Disbudparpora Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forkopimda menyerahkan wayang gunungan kepada empat dalang berprestasi asal Kota Madiun, yakni Dhanang Dhanardana, Muhammad Satria Putra Widomovanda, Nabil Ekri Rasfadila Erlambang, dan Aditya Krisna. Keempatnya dipercaya membawakan lakon “Gathutkaca Prawirayudha” kisah kepahlawanan yang sarat nilai keberanian, pengabdian, dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Bagus Panuntun menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memenuhi Lapangan Aspirasi. Menurutnya, besarnya animo warga menunjukkan bahwa seni budaya masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Madiun.

Ia mengungkapkan, pemerintah kota tengah memperkuat penyelenggaraan kegiatan berbasis budaya lokal. Salah satunya dengan menyiapkan Panggung Aspirasi sebagai ruang pertunjukan seni bagi Kecamatan Taman yang juga dapat dimanfaatkan kecamatan lain.

Selain penataan kawasan, pemerintah berencana memperbaiki fasilitas pendukung agar lokasi tersebut semakin nyaman digunakan sebagai ruang ekspresi seni masyarakat.

Image Not Found
Pemkot Madiun teguhkan komitmen lestarikan seni budaya. Foto : Kris-Sinergia

“Kegiatan ini bukan untuk pemerintah kota, tetapi untuk seluruh masyarakat. Karena itu pemerintah akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan seni budaya lokal,” ujarnya.

Lebih jauh, Bagus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas ruang berkesenian hingga tingkat kelurahan. Ia menyebut, mulai 2027 pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung berbagai kegiatan seni budaya di setiap kelurahan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus menghidupkan aktivitas masyarakat di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, budaya merupakan identitas daerah yang tidak akan tergeser oleh perkembangan ekonomi kreatif. Justru keduanya dapat berjalan beriringan untuk mendukung pembangunan Kota Madiun sebagai kota wisata.

Kehadiran dalang cilik, sinden cilik, serta pelajar yang terlibat dalam pagelaran menjadi harapan baru bagi keberlangsungan warisan budaya tersebut.

Image Not Found
Penampilan memukau Dalang cilik Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Pemerintah Kota Madiun siap mendukung dan memfasilitasi para pelaku seni budaya agar terus berkarya dan melahirkan generasi penerus,” katanya.

Bagus juga mengajak para seniman untuk aktif menyampaikan gagasan dan program melalui pemerintah kelurahan agar dapat difasilitasi dalam berbagai kegiatan budaya. Menurutnya, kekayaan seni lokal akan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat di seluruh wilayah Kota Madiun.

Di sela kemeriahan acara, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada panggung pertunjukan. Bagus turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan setelah kegiatan usai. Ia mengajak para pedagang kaki lima, panitia, dan masyarakat untuk bersama-sama merawat fasilitas publik sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Wayang kulit bukan sekadar pertunjukan yang menghidupkan kisah pewayangan. Di balik layar kelir, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga akar budaya, memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, sekaligus memperkuat identitas Kota Madiun sebagai daerah yang tumbuh bersama tradisi.

Di usia ke-108, Kota Madiun tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen bahwa seni budaya akan terus menjadi denyut kehidupan masyarakat, diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madiun Jadi Rujukan Nasional, Palangka Raya Pelajari Skema KPBU untuk Penerangan Jalan

    Madiun Jadi Rujukan Nasional, Palangka Raya Pelajari Skema KPBU untuk Penerangan Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan ke Kabupaten Madiun pada Jumat (24/4/2026) untuk mempelajari pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Kunjungan yang berlangsung di Pendopo Muda Graha itu bertujuan menggali praktik terbaik dalam penyediaan infrastruktur penerangan jalan yang efisien dan berkelanjutan. […]

    Bagikan
  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
  • Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

    Harga Telur Naik, Warga Miskin Di Ponorogo Malah Untung

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga telur ayam yang kini mencapai Rp28–Rp29 ribu per kilogram ternyata tidak selalu membawa kabar buruk. Di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sejumlah warga miskin justru merasa diuntungkan. Mereka adalah penerima bantuan ayam petelur dari pemerintah daerah melalui program Taskintul atau Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pangan yang Betul. Program […]

    Bagikan
  • Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu […]

    Bagikan
  • Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jalan Tol Ngawi–Kertosono kini tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak utama pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah di Jawa Timur bagian barat. Ruas tol yang dikelola PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) ini menghadirkan konektivitas yang semakin efisien, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah-daerah […]

    Bagikan
  • Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi telah tiba di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/01/2026) malam. Mengenakan topi dan memakai jaket, Maidi masuk ke gedung Merah Putih KPK diikuti oleh beberapa orang yang turut diamankan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) […]

    Bagikan
expand_less