Berita Terkini
Trending Tags

Kota Madiun Siapkan Ekosistem Halal Modern, PSC dan PRC Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM Halal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PSC dan PRC bakal jadi pusat promosi produk halal Kota Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai serius membangun ekosistem halal sebagai penguatan sektor ekonomi kreatif dan wisata kota. Langkah itu diwujudkan melalui pengembangan kawasan halal di Pahlawan Religi Center (PRC) hingga pemanfaatan Pahlawan Street Center (PSC) untuk berbagai event bertema halal.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pengembangan ekosistem halal dilakukan seiring meningkatnya posisi Kota Madiun sebagai kota tujuan wisata modern di Jawa Timur.

“Karakter Kota Madiun ini kota wisata buatan, modern, dan ekonomi kreatif. Karena itu kami ingin membangun ekosistem halal di Kota Madiun,” ujarnya.

Menurut Bagus, konsep halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan maupun sekadar kepemilikan sertifikat halal. Lebih dari itu, konsep tersebut dinilai mampu menjadi nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat branding Kota Madiun sebagai kota modern dan ramah wisatawan.

Pemkot Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM kini mulai menyiapkan tahapan pembentukan ekosistem halal tersebut. Salah satu fokus utama pengembangannya berada di kawasan PRC yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata religi.

“Kalau PRC itu nanti menjadi pusat ekosistem halal permanen. Sementara, PSC akan dimanfaatkan sebagai lokasi event dan promosi UMKM halal secara insidental,” imbuhnya.

Bagus menyebut, area yang sebelumnya disewakan secara umum nantinya diprioritaskan untuk UMKM binaan Pemkot Madiun. Dalam berbagai event tertentu, konsep halal juga bakal menjadi tema utama kegiatan di PRC maupun PSC.

“Di PRC dan PSC nanti akan ada tema halal dalam event-event tertentu. Jadi semuanya diarahkan untuk UMKM binaan Kota Madiun,” katanya.

Data pemkot mencatat, sejak 2019 terdapat sekitar 10 ribu warga Kota Madiun yang telah terdaftar memiliki sertifikasi halal. Bahkan pada 2025, Kota Madiun memperoleh penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Jawa Timur terkait pengembangan sertifikasi halal.

Di sisi lain, pemkot juga terus mendorong pelaku UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal. Sertifikasi tersebut dinilai penting karena kini telah menjadi standar produk di tingkat internasional, sekaligus menjamin keamanan pangan dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“BPJPH dan Kementerian Agama membuka proses sertifikasi halal. Kami harap pelaku UMKM bisa ikut memanfaatkan, karena ini menjadi standar produk,” tandasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berinisial SD, warga Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya berinisial BA (41). Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu sore (21/2/2026) pekan lalu. Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, menjelaskan korban berlari ke rumah temannya yang […]

    Bagikan
  • Siapa Bakal di Mutasi Wali Kota Madiun Maidi ?

    Siapa Bakal di Mutasi Wali Kota Madiun Maidi ?

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi secara gambling menyampaikan bakal ada mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Hal itu ditegaskan Maidi usai acara halalbihalal bersama ASN Pemkot Madiun di Pahlawan Business Center (PBC) pada Selasa (08/04/2025). Bahkan, Maidi yang didampingi Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun telah […]

    Bagikan
  • Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

    Wagub Jatim: Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pawitandirogo

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong penguatan ekonomi kreatif di kawasan Pawitandirogo yang meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ponorogo. Menurut Emil, sektor ekonomi kreatif memiliki posisi strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi kawasan Pawitandirogo. Karakter geografis yang didominasi pegunungan membuat tidak semua wilayah dapat dikembangkan […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya cepat Polres Magetan dalam menangani kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Poncol membuahkan hasil. Dua pelaku berhasil ditangkap kurang dari dua hari setelah kejadian. Salah satunya diketahui merupakan residivis yang diduga juga terlibat dalam sejumlah kasus serupa di luar Kabupaten Magetan. Kasus ini bermula pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 12.30 […]

    Bagikan
expand_less