Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

MBG Kembali Beroperasi, Harga Wortel dan Mentimun Melonjak, Tomat Anjlok

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga wortel naik seiring beroperasinya kembali Program MBG. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memberikan dampak terhadap pergerakan harga sejumlah komoditas hortikultura di Kabupaten Magetan. Dalam sepekan terakhir, harga wortel dan mentimun di tingkat petani melonjak cukup tajam. Di sisi lain, harga tomat justru anjlok hingga membuat sebagian petani memilih membiarkan hasil panennya membusuk di lahan.

Pantauan di sentra pertanian Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, menunjukkan harga wortel di tingkat petani naik menjadi Rp9.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp5.000 per kilogram. Kenaikan hampir dua kali lipat ini terjadi setelah permintaan sayuran meningkat seiring kembali berjalannya Program MBG.

Tak hanya wortel, harga mentimun juga mengalami lonjakan. Dari sebelumnya berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram, kini mencapai Rp20.000 per kilogram di tingkat petani. Meski demikian, jumlah petani yang menanam mentimun di Desa Ngancar masih relatif sedikit dibandingkan komoditas hortikultura lainnya.

Petani wortel asal Desa Ngancar, Winarti, mengaku kenaikan harga tersebut menjadi angin segar bagi para petani yang sebelumnya harus menjual hasil panen dengan harga rendah.

“Petani di sini sekarang terus menanam wortel karena harganya sudah naik menjadi Rp9.000 per kilogram. Begitu juga mentimun yang sekarang mencapai Rp20.000 per kilogram. Tapi untuk tomat justru tidak laku dan harganya sangat rendah,” ujar Winarti.

Menurutnya, membaiknya harga wortel membuat petani kembali optimistis untuk memperluas areal tanam. Namun, kondisi itu belum dirasakan oleh petani tomat yang masih menghadapi kelebihan pasokan dan lemahnya permintaan.

Hal senada disampaikan petani lainnya, Sugiman. Ia mengatakan kenaikan harga wortel dan mentimun menjadi kabar baik setelah beberapa bulan terakhir petani terus merugi akibat rendahnya harga jual.

“Kami senang karena harga wortel sekarang sudah Rp9.000 per kilogram dan mentimun Rp20.000 per kilogram. Mudah-mudahan harga ini bisa bertahan. Berbeda dengan tomat yang sekarang tidak laku karena harganya terlalu murah,” kata Sugiman.

Berbanding terbalik dengan wortel dan mentimun, harga tomat di tingkat petani justru merosot tajam. Saat ini tomat hanya dihargai sekitar Rp1.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp4.000 per kilogram. Harga yang sangat rendah membuat sebagian petani memilih tidak memanen karena biaya panen dinilai lebih besar dibanding nilai jual hasil produksi.

Kondisi tersebut juga tercermin di Pasar Agrobis Plaosan. Harga wortel di tingkat pedagang naik menjadi Rp12.000 per kilogram dari sebelumnya Rp10.000 per kilogram, sedangkan mentimun dijual Rp24.000 per kilogram, naik dari sekitar Rp21.000 per kilogram.

Sementara itu, harga tomat di pasar turun menjadi Rp2.000 per kilogram dari sebelumnya Rp4.000 per kilogram. Adapun komoditas cabai rawit masih relatif stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram.

Para petani berharap meningkatnya kebutuhan sayuran untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis mampu menjaga stabilitas harga komoditas hortikultura. Di sisi lain, mereka juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk mengatasi anjloknya harga tomat, sehingga petani tidak terus mengalami kerugian saat musim panen tiba. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Ramadhan, Persit KCK Koorcab Rem 081 Bagi 100 Paket Takjil

    Berkah Ramadhan, Persit KCK Koorcab Rem 081 Bagi 100 Paket Takjil

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Umat muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan keberkahan dengan melakukan berbagai amal ibadah. Tak terkecuali para istri prajurit TNI AD di Madiun yang tergabung dalam Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya. Di momen Ramadan 1446 H kali ini digunakan untuk aksi sosial dengan membagi-bagikan takjil. […]

    Bagikan
  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    Dindik Tindaklanjuti 36 Siswa SMP dan 24 Siswa SD yang Belum Daftar Ulang

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun terus memantau proses daftar ulang peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Hingga hari ini, diketahui masih ada sejumlah siswa yang belum melakukan daftar ulang di jenjang SD dan SMP, khususnya siswa yang berdomisili di dalam Kota Madiun. Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan Kota […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
expand_less